SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie membuka peluang untuk kembali mengadakan bazar murah menjelang lebaran. Hal tersebut melihat tingginya animo masyarakat untuk berburu bahan sembako murah.
Namun, Benyamin menegaskan bahwa bazar murah dapat kembali digelar dengan syarat stok di masing-masing mitra masih tersedia. Setidaknya, terdapat 23 tenan mulai dari UMKM yang turut andil untuk menjual produknya.
“Tidak mustahil nanti kita adakan kembali bila perlu permintaannya tinggi kalau animonya banyak, kemudian stok tersedia dari tenan kita. kita adakan lagi menjelang lebaran. Dan ada gerakan pasar murah juga dari Dinas Pertanian itu untuk sayuran kol, cabai, tomat, daging ayam,” ujarnya, Selasa (18/3).
Benyamin mengklaim adanya bazar murah turut membantu untuk mengendalikan inflasi di kota berjuluk anggrek. Meskipun inflasi di Tangsel masih terkendali di angka 2 persen, permintaan bahan pokok cenderung meningkat menjelang bulan puasa dan Lebaran, yang dapat memicu kenaikan harga.
“Iya bentuk pengendalian inflasi di Tangsel walaupun inflasi Tangsel sangat terkendali tapi tetap kewajiban kita karena itu tadi faktor psikologi masyarakat mau lebaran puasa kayak gini permintaannya naik terutama pada bahan pokok tertentu, beras, minyak, cabai, telur, daging ,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel, Abdul Aziz masih menunggu kesiapan mitranya. Kata dia, pihaknya akan mengevaluasi kemungkinan digelarnya kembali bazar murah berdasarkan kesiapan waktu dan ketersediaan stok dari para mitra.
“Nanti kita lihat, apakah dimungkinkan kembali digelar bazar murah, melihat waktu dan kondisi mitra juga, kita lihat nanti yah,” jelasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya bazar murah telah berlangsung di masing-masing kecamatan pada, Rabu (12/3/2025). Berbagai macam bahan pokok dijual oleh masing-masing tenan dengan harga dibawah pasaran.
Para warga sangat antusias hingga rela ngantre berdiri didepan tenan yang menjual bahan pokok. Rata-rata, mereka mengutamakan membeli bahan pokok seperti beras, minyak, telur, hingga daging ayam. (eko)