SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Ribuan Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang, sedang galau. Pasalnya, hingga saat ini mereka belum menerima pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2025.
Sekedar diketahui, pembayaran THR bagi seluruh ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan pemerintahan tidak terkena efisiensi, dan bisa dibayarkan dua minggu sebelum perayaan Lebaran IdulFitri.
Seorang pegawai kecamatan yang menolak namanya disebutkan mengaku, hingga saat ini Pemkab Pandeglang belum membayarkan THR kepada para pegawai. Padahal, para pegawai itu menantikan pembayaran bonus tersebut untuk kepentingan Lebaran.
“Iya belum dibayarkan, enggak tahu kenapa belum ada pembayaran. Bahkan, teman-teman yang lain sudah sering menanyakan kapan dibayarkannya, mudah-mudahan enggak lama lagi,” katanya, Kamis (20/3/2025).
Bapak tiga anak ini mengaku, bingung dengan kondisi seperti saat ini. Di satu sisi, istri dan anak sering menanyakan uang untuk membeli keperluan Lebaran, sementara disisi lain dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena pemerintah belum ada keputusan.
“Orang rumah sering menanyakan kapan THR cair, buat beli keperluan Lebaran, kata mereka. Mau bilang apa, kita nanya ke Pemda juga jawabannya selalu dibilang sabar, dan sedang diusahakan,” ujarnya.
Baca Juga: Istighosah Qubro hingga Murak Liwet Siap Memeriahkan Hari Santri Nasional di Pandeglang
Pejabat eselon III lainnya mengaku, hingga saat ini dirinya kerap kesulitan, karena operasional dan kepentingan selama Ramadan dan menjelang Lebaran belum terpenuhi. Bahkan, dirinya mengaku sampai meminjam uang kepada orang lain karena keterbatasan anggaran.
“Pusing ini juga, dan semua PNS juga merasakan hal yang sama, karena memang selama ini kami mengharapkan pembayaran THR. Tapi sampai sekarang, belum ada kejelasan kapan dibayarnya,” keluhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengakui, belum dilakukannya pembayaran THR tersebut. Dia mengaku, pihaknya masih melakukan usaha agar hak para pegawai bisa segera terpenuhi.
“Itu kan begini, kita masih sedang melakukan usaha agar THR bisa segera dibayarkan, kita masih usahakan. Kita maksimalkan di minggu terakhir bisa dilakukan pembayaran THR,” ujarnya. (adib)

















