SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Kebakaran di area samping landfill Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam pada Jumat (16/10/2026) lalu, diklaim sudah diantisipasi sebelumnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel, Bani Khosiatullah, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penataan sehingga menjadi salah satu faktor yang mempercepat penanganan kebakaran tersebut.
“Sebetulnya, kenapa ini alhamdulillah*dalam satu jam cepat padam, karena kita sudah antisipasi,” ujarnya, Minggu (18/10).
Ia merinci, salah satu antisipasi yang dilakukan adalah dengan melakukan penyiraman rutin hingga melapisi sampah dengan tanah.
“Teman-teman seminggu sekali menyiram, yang kemudian kami juga tutup pakai tanah landfill-nya. Kalau tidak dilakukan itu secara rutin, ya mungkin tidak secepat ini bisa padam. Itu sebetulnya anak buah saya tiap hari kontrol, apakah karena panas,” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa kebakaran terjadi di area samping landfill yang berbatasan dengan Kali Cisadane, tepatnya di kawasan bantaran sungai. Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar), tiga alat berat, serta pompa air atau alkon yang memanfaatkan sumber air dari Kali Cisadane.
“Ada tiga alat berat, ditambah alkon dari Kali Cisadane,” sebutnya.
Penggunaan alat berat dilakukan untuk mengurai dan mengaduk material di area yang terbakar. Langkah tersebut bertujuan membuka bagian bawah tumpukan material agar titik api lebih mudah dijangkau dan dipadamkan.
“Jadi, biar bagian bawahnya, biar apinya itu gampang dipadamkan, jadi diratakan atau diurai menggunakan alat berat,” katanya.
Diketahui, sampah di TPA Cipeucang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dilaporkan terbakar pada Jumat (16/10/2026) sore. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Omay Komarudin, menyebutkan bahwa api diduga berasal dari aktivitas pemancing di sekitar lokasi yang kemudian merembet ke area tumpukan sampah.
“Kayaknya di samping ada orang mancing, iya merembet ke Cipeucang,” ujar Omay saat dikonfirmasi melalui telepon.
Menurutnya, api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet lebih luas. Ia menyebutkan kobaran api tidak terlalu besar sehingga petugas dapat segera mengendalikan situasi.
“Kebakaran di TPA Cipeucang sudah padam. Kecil saja itu, ada tumpukan sampah yang terbakar, sudah padam setelah satu jam pemadaman,” katanya.
Ia menyampaikan, Damkar Tangsel mengerahkan satu unit armada untuk melakukan penanganan. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dengan luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 100 meter persegi.
“Armada yang kami turunkan satu unit, luas kebakaran sudah langsung padam. Proses pemadaman ada sekitar satu jam, luasnya sekitar 100 meter persegi, apinya tidak seberapa, tapi asapnya juga sudah terkendali,” bebernya.
Omay menambahkan bahwa titik kebakaran berada di bagian belakang area TPA Cipeucang, tepatnya di dekat aliran Sungai Cisadane.
“Titik kebakarannya ada di belakang, dekat Sungai Cisadane,” pungkasnya. (eko)
Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

















