SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menyebut ada peningkatan jumlah warga Kota Tangerang yang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2025. Dari total 1,8 juta penduduk Kota Tangerang, diperkirakan sebanyak 61 persen warga bakal mudik.
“Persentase tahun lalu itu dari 1,8 juta penduduk, berkisar 48 persen yang mudik dari Kota Tangerang. Dari 48 persen ke 61 persen, jadi ada angka kenaikan yang signifikan pada mudik tahun ini,” ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan jumlah tersebut lantaran libur lebaran tahun ini bertambah. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan selama arus mudik dan balik Lebaran. “Petugas atau pegawai kita harus bisa melakukan WFA (Work From Anywhere). Semoga masyarakat yang hendak mudik kembali ke Kota Tangerang dalam keadaan selamat,” ucapnya.
Maryono mengimbau bagi masyarakat yang hendak mudik sebelum berangkat untuk terlebih dahulu mengecek kondisi rumah yang akan ditinggalkan. “Sebelum berangkat jangan lupa kunci pintunya, pastikan listriknya sudah mati,” ujarnya.
Sementara Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena mengatakan persiapan arus mudik yang dilakukan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Polri/TNI, BNN dan Jasa Raharja.
Ia memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dari 26 Maret sampai 28 Maret 2025. Kata dia, jumlah warga yang akan berangkat mudik dari terminal Poris Plawad diperkirakan mencapai 4.000 penumpang. “Kalau saat ini, penumpang yang berangkat belum terlalu signifikan,” katanya, Minggu (23/3/2025).
Baca Juga: Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos
Ia menyebut tujuan mudik lebaran 2025 paling banyak yakni Jawa Tengah. Disusul dengan Jawa Timur dan Padang. “Mayoritas daerah Jawa Tengah selanjutnya Jatim dan Padang,” tandasnya. (hafiz)
























