SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membuka tiga warung subsidi yang berada di Pasar Tradisional Cisoka, RTH Tigaraksa, dan di Pasar Tradisional Sindang Jaya, Sabtu (23/3). Warung subsidi yang dinamakan warung tekan inflasi (Warteksi Gemilang) ini, diluncurkan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan di Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, warung tekan inflasi atau yang dinamakan Warteksi Gemilang ini diluncurkan, untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan di Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M mendatang.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias sekali dengan adanya Warteksi Gemilang ini,” kata Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Sabtu (22/3).
Lanjut Maesyal Rasyid, Warteksi ini merupakan warung yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang bekerja sama dengan PD Pasar NKR, Bulog, Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Menurut Maesyal Rasyid, dinamakannya warung tekan inflasi gemilang, dikarenakan hadirnya warung ini untuk menekan inflasi, dengan cara memberikan subsidi terhadap bahan-bahan komoditi yang akan dijual kepada masyarakat.
“Ada 9 bahan komoditi yang disubsidi adalah oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Diantaranya bawang merah, bawang putih, cabe merah kriting, cabe rawit merah, cabe rawit hijau, gula pasir, minyak goreng, beras premium, dan kacang tanah kupas,” katanya.
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan, bahwa Warteksi Gemilang hadir di tengah-tengah masyarakat, untuk menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Pasalnya, setiap hari-hari besar, seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal, Tahun Baru, Imlek, atau perayaan hari besar lainnya, kebutuhan komoditi selalu mengalami kenaikan.
Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemkab Tangerang Launching Warung Subsidi
“Program ini memastikan bahwa harga kebutuhan masyarakat, seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya, tetap di bawah harga pasar. Kami juga melakukan pengecekan langsung di pasar untuk memastikan harga tetap stabil,” katanya.
Menurut Intan, dalam Warteksi Gemilang, setiap masyarakat diperbolehkan untuk membeli apa saja yang telah tersedia. Khusunya, 9 bahan komoditi yang telah disubsidi, hanya saja masyarakat harus mengantri dengan tertib.
“Tidak ada batasan untuk warga yang hendak berbelanja. Kecuali, beras kuta batasi perorang tidak boleh lebih dari 3 kilogram, kalau yang lainnya bebas selama bahan komoditi itu masih ada,” katanya.
Saat disinggung tekait ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M. Wanita yang biasa disapa akrab, Teh Intan ini menegaskan, bahwa ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat aman terkendali. Dan, dipastikan tidak akan ada Kelangkaan bahan pokok menjelang Idul Fitri.
“Alhamdulillah, ketersediaan bahan pokok aman terkendali hingga Idul Fitri 1446 H/2025 M,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang, Resmiati menambahkan, bahwa Warteksi Gemilang terdapat di tiga lokasi, diantaranya Pasar Cisoka, RTH Tigaraksa, dan Pasar Tradisional Sindang Jaya.
Baca Juga: Antisipasi Krisis dan Inflasi, Ini yang Dilakukan DPKP Pandeglang
Lanjut Resmiati, adapun komoditas yang dijual dan diberikan subsidi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang adalah bawang merah, bawang putih, cabe merah kriting, cabe rawit merah, cabe rawit hijau, gula pasir, minyak goreng, beras premium, dan kacang tanah kupas.
Subsidi yang diberikan cukup besar, sehingga harga-harga komoditi di Warteksi Gemilang sangatlah murah. Adapun, besaran harga dari ke sembilan bahan komoditi itu adalah Bawang Merah: harga pasar Rp45.000, subsidi Rp19.200, menjadi Rp25.800.
Bawang Putih: harga pasar Rp45.000, subsidi Rp19.200, sehingga harga jual menjadi Rp25.800. Cabai Merah Keriting: harga pasar Rp42.000, subsidi Rp19.200, harga jual Rp22.800. Cabai Rawit Merah: Harga pasar Rp92.000, subsidi Rp19.200, harga jual Rp72.800. Cabai Rawit Hijau: Harga pasar Rp50.000, subsidi Rp19.200, harga jual Rp30.800.
Selanjutnya ada komoditas Gula Pasir: Harga pasar Rp18.000, subsidi Rp6.700, harga jual Rp11.300. Minyak Goreng: Harga pasar Rp19.000, subsidi Rp9.100, harga jual Rp9.900. Kemudian Beras Premium: Harga pasar Rp14.900, subsidi Rp11.100, harga jual Rp3.800 per kilogram dan Kacang Tanah Kupas: Harga pasar Rp34.000, subsidi Rp16.300, harga jual Rp17.700.
“Ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang, terhadap masyarakatnya. Untuk lokasi kita membuka ditiga titik lokasi, yaitu Pasar Cisoka, Pasar Sindang Jaya, dan di RTH Tigaraksa,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























