SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Volume sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami peningkatan selama momen Lebaran 2025. Meski tak sebesar tahun lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel mencatat adanya lonjakan sekitar lima persen dari total sampah harian yang biasa diangkut.
“Alhamdulillah untuk volume sekarang ada peningkatan, tapi tidak sebanyak tahun lalu. Sekitar lima persen dari total 400 ton yang kita angkut, lima persenlah. Sekitar 20 ton, itu tersebar di seluruh kota,” ujar Tubagus Apriliadi, Kepala Bidang Persampahan DLH Tangsel, Senin (7/).
Tubagus menyebut, peningkatan tersebut masih dalam kategori terkendali, meski sempat terjadi penumpukan sementara di beberapa titik. Kata dia, seluruh sampah yang dihasilkan selama masa Lebaran masih ditampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
“Alhamdulillah tidak terlalu banyak masih bisa kita kendalikan. Masuk ke Cipeucang semua sampahnya, biasanya memang 400 ton. Kenaikan ini lebih terkontrol dibandingkan dengan tahun lalu. Mungkin memang ada tempat tempat penumpukan, tapi tidak lama,” ungkapnya.
Walaupun begitu, Tubagus mengakui bahwa penumpukan di TPA Cipeucang menjadi kendala kurang optimalnya pengangkutan sampah di lapangan. Bahkan, kata dia, sebelum sampah lebaran dikirim ke TPA, diperlukan waktu tiga hari perapihan sampah didalam kawasan TPA.
“Iya per hari (420 ton) peningkatan itu selama tiga hari karena memang kita sempat ada peralihan TPA dulu Cipeucang selama tiga hari, makanya penumpukan,” sebutnya.
Baca Juga: Stok Beras 5,3 Juta Ton, Harga Pangan Bergerak Beragam
Adapun jenis sampah yang paling mendominasi selama Lebaran, llanjut dia, limbah rumah tangga seperti sisa makanan khas hari raya, termasuk opor ayam dan rendang. Tubagus menambahkan, pihaknya mengerahkan 372 petugas kebersihan dan 100 unit armada pengangkut untuk menangani lonjakan volume sampah selama lebaran. (eko)
