SATELITNEWS.COM, SERANG – Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Setda Kabupaten Serang, masih menggunakan katalog versi 5 (V5), untuk kegiatan beberapa pengadaan barang dan jasa. Karena katalog versi terbaru yaitu versi 6, masih belum lengkap etalasenya.
Kasubag Layanan Pengadaan Secara Elektronik pada Bagian UKPBJ Setda Kabupaten Serang, Eko Arifiyanto mengatakan, meskipun masih digunakan untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa, Katalog Versi 5 ini, hanya bisa untuk dua jenis pengadaan yaitu konstruksi dan kesehatan.
“Untuk yang lain sudah ditutup semua oleh LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) pada 20 Maret 2025. Jadi yang tersisa di katalog versi 5 yaitu kontruksi dan kesehatan seperti beli obat serta alat alat kesehatan,” katanya, Rabu (9/4/2025).
Eko menuturkan, masih digunakannya versi 5 ini lantaran pada katalog versi 6 belum lengkap etalasenya. Kemudian proses pembayaran juga dari pihak perbankan masih mengalami kesulitan.
“Semua memang sekarang sudah pada pakai versi 6, tapi etalasenya belum semuanya disediakan oleh LKPP. Terus untuk pembayaran masih ada masalah, jadi pembayarannya melalui BJB, nah ini belum sinkron dengan aplikasi yang baru, mungkin April ini sudah beres,” ujarnya.
Sementara, Kepala Bagian UKPBJ Setda Kabupaten Serang, Hendri Nur Afdi mengatakan, hingga saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang belum ada yang mengajukan untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa.
Baca Juga: Bedolan Pamarayan Kabupaten Serang, Tradisi Turun Temurun yang Dinanti Masyarakat
“Dari fisik belum yah (lelang pengadaan,red), Kemarin itu DPUPR rencananya memang ada paket pengadaan pematangan lahan, tapi gak tahu tuh apakah mau proses lelang atau melalui katalog,” tuturnya.
Hendri mengungkapkan, pada prinsipnya pihaknya siap melaksanakan proses tender jika memang sudah ada pengajuan dari OPD. (sidik)

















