SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Manchester United memiliki peluang bagus saat bertandang ke Groupama Stadium menghadapi Lyon dalam leg 1 perempat final Europa League (UEL) 2024/2025, Jumat (11/4/2025) pukul 02.00 WIB. Setan Merah punya bekal bagus mengingat mereka tercatat belum pernah kalah dari Lyon dalam 5 pertemuan terakhir.
MU juga dalam misi kebangkitan untuk kembali ke jalur kemenangan, selepas menelan kekalahan dari Nottingham dan bermain imbang kontra Manchester City di kompetisi lokal.
Lyon tengah dalam tren bagus berdasar statistik laga sebelumnya. Dari 5 pertandingan terakhir, Lyon hanya menelan 1 kekalahan. Kemudian ketika babak 16 besar UEL 2024/2025, Lyon mampu menyingkirkan FCSB dengan agregat besar 7-1.
Laga kontra Manchester United jadi tantangan besar bagi pelatih Lyon, Paulo Fonseca. Pasalnya Lyon tercatat belum pernah menang atas Manchester United.
Di kubu seberang, Manchester United baru saja mendapat hasil imbang serta kekalahan dalam kurun 2 pertandingan terakhir.
Hasil imbang kontra rival sekota Manchester City, lalu kekalahan dari Nottingham Forest. Kini skuad asuhan Ruben Amorim dituntut untuk bangkit.
Manchester United menembus babak 16 besar UEL 2024/2025, usai mengalahkan Real Sociedad dengan agregat 5-2. Bruno Fernandes mencetak hattrik pada laga itu.
“Dia bisa memainkan bola mati, dia bisa mencetak penalti di bawah tekanan, dan melakukan transisi di akhir pertandingan,” ucap Ruben Amorim soal Bruno Fernandes, dikutip dari laman UEFA.
Kiper Manchester United Andre Onana optimistis menatap perempatfinal Liga Europa. Onana percaya diri, MU jauh lebih baik daripada Lyon.
Kedua klub berjumpa lagi untuk kali pertama, sejak MU memenangi babak 16 besar Liga Champions 2007/08 dengan agregat 2-1.
Baik MU dan Lyon sama-sama lolos ke fase ini secara meyakinkan. Les Gones mendepak Steaua Bucharest dengan keunggulan agregat 7-1. Sedangkan Setan Merah menyingkirkan Real Sociedad lewat agregat 5-2.
Kendati demikian, Lyon lebih konsisten. Tim besutan Paulo Fonseca itu memenangi delapan dari 10 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, dengan hanya dua kali kalah. Sebaliknya, Manchester United malah cuma tiga kali menang dalam periode serupa dan menderita tiga kekalahan.
Andre Onana mendesak MU agar fokus pada diri sendiri, bukan pada lawan. MU mesti tampil solid dan unjuk mental pemenang. “Lyon itu sebuah tim yang sangat bagus, kami tahu beberapa pemain mereka, tapi aku tidak berpikir kami harus fokus pada mereka. Ini lebih tentang kami, apa yang akan kami lakukan,” sebut dia menatap laga Lyon vs Manchester United.
“Kupikir kami lebih baik daripada mereka. Kami hanya harus pergi ke sana dan menunjukkan siapa kami itu,” sambung mantan kiper Inter Milan ini dikutip ESPN.
“Jika kami ke sana dengan mentalitas juara, dan kami fokus, tetap solid dan kompak dan kami mengikuti rencana permainan, kami akan memenangi pertandingannya. Tentu saja, tidak akan mudah tapi kurasa kami jauh lebih baik daripada Lyon,” Andre Onana menambahkan.
Lyon diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1, Alexandre Lacazette menjadi penyerang murni. Beberapa pemain dipastikan absen karena cedera, seperti: Duje Caleta-Car, Ernest Nuamah, dan Malick Fofana
Sedangkan Manchester United diprediksi memakai formasi 3-4-2-1, Rasmus Hojlund sebagai penyerang. Beberapa pemain absen, seperti: Amad Diallo, Ayden Heaven, Jonny Evans, Kobbie Maino, Lisandro Martinez, dan Matthijs de Ligt. (dm)