SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Aston Villa comeback menang 3-2 atas Paris Saint-Germain. Hal itu tapi tak cukup membawa The Villains ke semifinal Liga Champions. PSG yang melaju usai unggul agregat 5-4.
Villa vs PSG pada laga leg kedua perempatfinal Liga Champions berlangsung di Villa Park, Rabu (16/3/2025). PSG bisa unggul 2-0 lebih dulu.
Gol lahir lewat Achraf Hakimi di menit ke-11 dan Nuno Mendes di menit ke-27. Villa bisa memperkecil ketinggalan sebelum jeda dari gol Youri Tielemans.
Pada babak kedua, Villa bisa membalikkan keadaan setelah John McGinn bikin gol di menit ke-55 dan Ezra Konsa mencatatkan namanya di papan skor dua menit berselang. Villa menang 3-2. Namun hasil tersebut tak cukup membawa mereka ke semifinal.
PSG yang melaju ke semifinal usai unggul agregat 5-4. Hal ini terjadi karena pada leg pertama PSG menang 3-1.
Laga Aston Villa vs PSG disaksikan oleh 42.535 penonton. Jelas sebagian besar mendukung tim asihan Unai Emery itu.
Sebelum laga, ada tifo raksasa ‘This Is Villa Park’. Penuhnya tribune stadion membakar semangat pemain-pemain Aston Villa.
Alhasil, Aston Villa bisa menjaringkan bola ke gawang PSG tiga kali. Youri Tielemans, John McGinn, dan Ezri Konsa yang mencatatkan gol untuk Aston Villa.
Pemain PSG, Vitinha, yang mengungkap keangkeran atmosfer Villa Park saat menghadapi Aston Villa. Kini, pemain asal Portugal itu sudah tak sabar menatap semifinal. “Laga yang menantang. Pada awal babak kedua, dengan penonton mendukung mereka, (Villa) menjadi sangat sulit untuk kami. Tapi kami bisa melaju dan sekarang kami tak sabar menatap semifinal,” kata Vitinha seperti dikabarkan oleh situs UEFA.
Vitinha mengakui Aston Villa tampil spartan sepanjang 2×45 menit. Dia tak risau timnya harus kalah di Villa Park, lantaran berhasil mengamankan tempat ke semifinal Liga Champions. “Yang terpenting adalah lolos ke semifinal. Itu tidak mudah, tetapi kami berhasil mempertahankan keunggulan kami hingga akhir,” kata Vitinha dalam laman resmi UEFA.
“Saat kami tidak dalam performa terbaik, kami bisa dihukum seperti yang kami alami hari ini,” dia menambahkan.
“Itu sulit. Di awal babak kedua, dengan dukungan penonton, [Villa] membuat kami kesulitan. Namun, kami berhasil lolos dan sekarang kami bisa menatap semifinal,” jelasnya.
Kendati tersingkir, Aston Villa memberikan sebaik-baiknya perlawanan. Mereka nyaris comeback melawan Paris Saint-Germain yang sedang mengerikan.
“Saya bangga banget atas semua yang kami lakukan. Bisa mencapai level ini adalah langkah maju terbaik untuk mencapai titik yang saya inginkan bersama Aston Villa,” kata Emery dikutip Sky Sports.
“Kami bersaing dengan baik di leg pertama, tapi tidak cukup. Kami lebih baik lagi hari ini dan nyaris comeback. Langkah maju terakhirnya masih belum terpenuhi dan inilah satu-satunya aspek yang ingin saya poles buat proses kami.”
“Para pemain unjuk kapasitas. Kami mengalahkan Bayern Munich dan menang malam ini, para pemain unjuk kapasitas di level ini, mereka ada di sini karena memang pantas ada di sini dan menghadapi laga-laga semacam ini.”
“Saya menginginkan klub dengan tantangan yang sama seperti saya, menambah pemain-pemain berkualitas kalau kami butuh, sangat bangga dengan para pemain ini, percaya diri kami akan mencapai target-target kami sampai laga terakhir yang kami hadapi,” imbuhnya. (dm)