SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten, menunjukkan sikap serius dalam pemanfaatan teknologi diera digital. Buktinya, universitas tersebut menjalin kerja sama dengan Intitut Media Digital EMTEK (IMDE).
Rektor UNMA Banten Profesor Andriansyah mengatakan, alasan pihaknya menjalin kera sama dengan IMDE sebagai upaya memanfaatkan dan memaksimalkan ilmu teknologi diduni pendidikan, khususnya diinternal kampus.
Rencananya, kedua kampus ini akan bekerja sama dalam pengembangan kurikulum yang melibatkan langsung pakar industri dari EMTEK guna memastikan materi pembelajaran selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Tak hanya itu, kolaborasi ini juga akan mempertemukan akademisi dan praktisi melalui riset bersama di bidang media digital, big data, dan teknologi komunikasi,” katanya, Jumat (18/4/2025).
Selain itu, kata dia, mahasiswa UNMA Banten juga akan mendapat kesempatan untuk mengikuti program magang di bawah naungan EMTEK Group, memberikan pengalaman sebelum mereka lulus.
Kegiatan itu, untuk memperkaya wawasan, kedua pihak akan rutin menyelenggarakan forum ilmiah berupa seminar dan workshop bersama. Acara-acara ini dirancang sebagai ruang diskusi antara pakar industri, dosen, dan mahasiswa.
“Pentingnya kerja sama ini sebagai jembatan antara dunia akademik dan industri. Kolaborasi strategis ini akan mempertemukan teori di kelas dengan tantangan nyata di dunia digital,” tambahnya.
Rektor IMDE Totok Amin Soefijanto mengatakan, penandatanganan MoU hari ini bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen untuk menciptakan sinergi berkelanjutan antara kampus dan industri.
Oleh karena, diera digitalisasi saat ini, kampus harus bisa terus berinovasi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
“Melalui berbagai program yang dirancang, kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi dinamika dunia kerja di era digital,” tuturnya.
“Kerja sama ini sejalan dengan komitmen kedua institusi dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta membangun ekosistem pendidikan yang responsif terhadap perkembangan teknologi,” sambungnya.
Dia mengatakan, program-program yang dibahas kedua belah pihak dirancang berkelanjutan, bukan seremonial belaka. Targetnya, kata dia, dalam setahun pertama sudah ada dua proyek riset dan satu modul kuliah baru yang lahir dari kolaborasi ini.
“Dengan sejumlah agenda nyata tersebut, kolaborasi UNMA-IMDE diharapkan bisa menjadi model kemitraan kampus-industri yang efektif, menghasilkan lulusan siap kerja sekaligus kontribusi penelitian yang aplikatif bagi dunia digital,” tutupnya. (adib)