SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Barcelona mengalahkan Celta Vigo 4-3 dalam duel pekan ke-32 Liga Spanyol musim ini. Sempat tertinggal 1-3, tim asuhan Hansi Flick bangkit dan meraih kemenangan.
Bertanding di Estadi Olimpic Lluis Companys, Sabtu (19/4/2025), Ferran Torres membawa Barcelona unggul di menit ke-12, namun hat-trick Borja Iglesias pada menit ke-15, 52, dan 62 membuat tuan tertinggal 1-3.
Gol Dani Olmo di menit ke-64 dan Raphinha empat menit berselang membuat skor menjadi imbang 3-3. Penalti Raphinha di masa injury time memastikan tuan rumah mengamankan tiga poin.
Dengan hasil ini, Barcelona duduk di puncak klasemen dengan 73 poin. Celta Vigo yang harus pulang dengan kekalahan ada di peringkat tujuh dengan 43 poin.
Dalam laga tersebut, Raphinha makin menggila di Barcelona. Pemain Brasil itu terus menambah pundi-pundinya musim ini.
Torehan itu membuat Raphinha kini sudah menembus catatan kontribusi lebih dari 50 gol semusim. Rinciannya, ia mengemas 30 gol dan 23 assist untuk Barcelona.
Jika ditotal, Raphinha juga menggenapkan golnya menjadi 50 di Barcelona. Ia melakukannya dalam tiga musim, dan bisa saja bertambah mengingat musim masih berjalan saat ini. “Pahlawannya bukan saya, tapi tim. Bisa mencetak 50 gol di tim ini, dalam kurang tiga tahun, sangat spesial buat saya,” katanya usai laga, melansir Tribuna.
“Sejujurnya, dalam mimpi paling liar saya, saya tak pernah membayangkan ini mungkin terjadi. Tapi bisa terwujud sangatlah spesial,” katanya.
Pelatih Hansi Flick menyebut, Barca menang karena tampil habis-habisan dan enggan menyerah. “Saat kami menang, kami menyukai laga-laga semacam ini. Kami melawan sebuah tim yang sangat bagus, mereka memperoleh hasil yang bagus dalam 10 pertandingan terakhir, seperti yang saya katakan kemarin di konferensi pers. Pelatih mereka melakukan pekerjaan yang fantastis,” pelatih Barcelona Hansi Flick mengatakan.
“Saya pikir gol-gol mereka tidak ada hubungannya dengan pressing kami. Kami biasanya melakukan pressing dengan sangat baik, tapi hari ini kami membuat kesalahan. Kami memudahkan lawan,” lanjut si entrenador dilansir Reuters.
“Namun, tim melakukan segalanya, kami tidak menyerah. Inilah mentalitas yang kami miliki sekarang,” ungkap Hansi Flick.
“Saya tidak ingin membicarakan tentang kesalahan yang dilakukan para pemain saya. Saya kira semua orang bisa melihat bahwa tim tidak menyerah, mereka melakukan yang terbaik selama 90 menit, dan kami mendapatkan tiga poin,” pelatih Jerman ini.
Ini menjadi kali ketiga Barcelona bangkit dari posisi tertinggal dua gol dan akhirnya memenangkan laga. Sebelumnya, mereka melakukan hal serupa saat menang 5-4 atas Benfica di Liga Champions pada Januari dan saat menekuk Atletico Madrid 4-2 di LaLiga bulan lalu.
Mereka menunjukkan apa itu remontada, istilah bahasa Spanyol untuk bangkit usai tertinggal. Sesuatu yang belakangan ini kerap diasosiasikan dengan Real Madrid di Liga Champions namun faktanya jauh panggang dari api.
“Setelah 1-3, sungguh luar biasa bagaimana kami bangkit. Itu tidak mudah. Saya merasa bangga bahwa kami memenangkan tiga poin hari ini. Itu adalah kemenangan yang sangat penting,” ujar pelatih Hansi Flick usai laga, dikutip ESPN.
“Ini adalah sikap, mentalitas. Sungguh luar biasa melihatnya. Itu sulit. Kami mencoba segalanya untuk mendapatkan poin dan kami berhasil. Itu luar biasa.”
“Hari ini adalah salah satu comeback besar. Itu amat penting karena kami tahu sekarang sudah di pengujung musim, satu pertandingan berlalu, tiga poin didapat. Itu adalah perasaan terbaik.”
“Senang melihat tim tidak pernah menyerah. Pada bulan November jika kami memiliki situasi ini, kepala akan tertunduk, energinya negatif. Sekarang berbeda. Kami memiliki energi positif. Kami terus maju,” jelas pelatih asal Jerman itu. (dm)