Dukung Penuh Perluasan Transportasi Umum Jabodetabek
>> MRT Akan Diperpanjang Hingga Balaraja
SATELITNEWS, TANGERANG – Guna mengatasi permasalahan kemacetan akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyatakan dukungan penuh terhadap rencana perluasan layanan transportasi umum, seperti Transjabodetabek dan MRT Jakarta, yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dukungan ini disampaikan secara resmi pada Senin (21/4).
Sebelumnya, Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Pramono Anung mengumumkan rencana perluasan rute transportasi publik Jakarta, termasuk Transjabodetabek, MRT Jakarta, dan JakLingko, hingga wilayah Provinsi Banten. Salah satu rute yang akan dikembangkan, adalah perpanjangan jalur MRT hingga ke wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang.
“Kami akan terus mendorong agar MRT tidak hanya berhenti di Lebak Bulus, tapi juga diperpanjang sampai Balaraja. Pemerintah Jakarta sudah memutuskan akan membuka lima rute baru, dua di antaranya langsung terhubung dengan Tangerang dan Tangerang Selatan,” ungkap Pramono dalam pernyataannya di Jakarta.
Selain sektor transportasi, Pramono juga menyinggung pentingnya kerja sama antardaerah dalam menangani berbagai persoalan seperti kemacetan, banjir, pengelolaan sampah, hingga urusan administratif. Menurutnya, masalah-masalah tersebut tidak bisa ditangani hanya oleh Jakarta, melainkan butuh kolaborasi dengan daerah penyangga.
“Jakarta dan Banten dalam banyak hal saling bersinggungan. Maka kami sepakat untuk mencari solusi bersama. Masalah Jakarta tak bisa diselesaikan sendiri, harus melibatkan daerah-daerah di sekitarnya,” jelasnya.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan, bahwa Pemkab Tangerang mendukung sepenuhnya rencana tersebut, karena dinilai akan memberi manfaat besar bagi mobilitas masyarakat.
“Secara umum kami sangat mendukung perluasan transportasi umum seperti Transjabodetabek dan MRT. Ini akan sangat membantu mobilitas warga Kabupaten Tangerang, terutama yang bekerja di Jakarta,” ujar Intan kepada Satelit News, Senin (21/4).
Menurut Intan, kemacetan di Kabupaten Tangerang kini menjadi tantangan besar, akibat meningkatnya jumlah kendaraan pribadi. Dengan hadirnya transportasi umum yang terintegrasi, diharapkan hal itu bisa diminimalisir.
“Sebagai bentuk dukungan, kami juga akan menyiapkan infrastruktur pendukung seperti lahan dan lainnya. Kemarin kita juga sudah membahas soal aglomerasi bersama Pemprov DKI Jakarta,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan segera merancang dan memenuhi kebutuhan fasilitas pendukung bagi layanan Transjabodetabek dan MRT, seperti sistem halte dan titik penjemputan penumpang yang terintegrasi di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Kita siap mendukung sistem dan lokasi yang diperlukan untuk kelancaran transportasi umum ini,” tegas Intan. (alfian/aditya)
Baca Juga: 200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Direlokasi Mulai 14 Oktober 2026





















