SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Enam gol tersaji dalam duel Barcelona vs Inter Milan di leg pertama semifinal Liga Champions. Meski banyak gol, duel tuntas 3-3.
Barcelona vs Inter berlangsung di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Kamis (1/5/2025) dini hari WIB. Inter memimpin 1-0 lewat Marcus Thuram saat laga baru berjalan kurang dari satu menit.
Denzel Dumfries kemudian membawa Inter memimpin 2-0. Barcelona selanjutnya membalas dengan mencetak dua gol lewat Lamine Yamal dan Ferran Torres untuk menutup babak pertama menjadi 2-2.
Inter sempat memimpin 3-2 di babak kedua lewat brace Dumfries. Barca kemudian membalas setelah Yann Sommer tercatat membuat gol bunuh diri dan laga tuntas 3-3.
Hasil ini membuat peluang kedua tim untuk ke final masih nyata sama rata 50 persen. Leg kedua selanjutnya berlangsung di markas Inter pada tengah pekan depan.
Ini menjadi pertanda positif untuk Inter. Sebab, pasukan Simone Inzaghi sebelum melawan Barcelona sudah menelan tiga kekalahan beruntun.
Pemain Inter Denzel Dumfries merasa karakter Nerazzurri sudah kembali setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun. “Itu penampilan yang bagus, setelah tiga kekalahan berturut-turut, saya melihat Inter yang sebenarnya. Kami bermain dengan sepenuh hati, saya bangga,” kata Dumfries kepada Amazon Prime Video Italia.
“Tentu saja kami ingin menang, tetapi ini adalah pertandingan yang bagus, semuanya terbuka lebar dan kami akan lihat di San Siro,” sambungnya.
Inter patut mengutuk kegagalan mereka mempertahankan keunggulan dua gol. Tapi tidak cuma itu, Inter juga harus gigit jari karena kehilangan Lautaro yang digantikan Mehdi Taremi di awal babak kedua.
Lautaro mengalami masalah di paha kirinya saat berduel dengan pemain lawan di babak pertama. Pria asal Argentina
itu diprediksi bakal absen di leg kedua pekan depan. “Dia merasa ada yang tidak beres dengan ototnya, tapi dia masih bisa bermain di delapan laga beruntun. Sayangnya, kami mendapat masalah kecil ini, ketika Thuram dan Taremi juga cedera sehingga tidak bisa dirotasi,” ujar pelatih Inter Simone Inzaghi di Footbal Italia.
“Ada risiko cedera ketika Anda bermain delapan laga beruntun, saya harap tidak cederanya tidak serius. Meski saya juga ragu soal itu.
Di sisi lain, Raphinha tak puas karena Barcelona hanya bermain imbang 3-3 melawan Inter Milan di semifinal leg pertama Liga Champions. Meski begitu, Raphinha sukses melewati torehan Lionel Messi.
“Ketika kami bermain di kandang seperti ini, seharusnya kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” ucap dia usai pertandingan kepada Movistar. “Kami tidak boleh kebobolan banyak gol, terutama di kandang sendiri. Namun, hasilnya memang tidak terlalu buruk dan situasinya sama kuat untuk leg kedua di Milan.”
Raphinha akan kembali diandalkan Barcelona untuk menantang Inter Milan di Giuseppe Meazza pada semifinal leg kedua, sepekan lagi. Hanya kemenangan yang akan meloloskan salah satu dari kedua tim ke partai puncak di Munich. (dm)