SATELITNEWS.COM, LEBAK—Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak mencatat perputaran uang pada acara Seba Baduy yang digelar dari tanggal 1 sampai 4 Mei 2025 lalu mencapai Rp142 juta. Angka ini dihitung dari pengeluaran pengunjung untuk hotel, makan di restoran, serta belanja produk UMKM lokal.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak, Usep Suparno mengatakan, gelaran Seba Baduy 2025 berhasil menarik animo puluhan ribu pengunjung. Selama tiga hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 42.686 wisatawan lokal dan 45 wisatan turis mancanegara memadati sekitaran Kota Rangkasbitung untuk menyaksikan langsung upacara adat Baduy tersebut.
“Dari data yang kami himpun, perputaran ekonomi selama tiga hari pelaksanaan mencapai Rp142.052.000. Angka ini dihitung dari pengeluaran pengunjung untuk hotel, makan di restoran, serta belanja produk UMKM lokal,” kata Usep, Rabu (7/5/2025).
Menurut Usep, tahun ini Seba Baduy merupakan Seba Geude. Pada pelaksaanaanya tampil lebih semarak karena adanya kolaborasi khusus dengan Paguyuban Sumedang Larang Banten, yang ikut memberikan warna tersendiri dalam penyelenggaraan.
Tak hanya ramai oleh wisatawan, gelaran tahun ini juga disorot secara internasional. Sedikitnya 19 duta besar negara sahabat hadir menyaksikan langsung prosesi Seba Baduy yang digelar di Pendopo Bupati Lebak. “Antusiasme sangat luar biasa, bahkan kunjungan wisata tahun ini melampaui target awal kami yang hanya 35 ribu. Ini menjadi bukti bahwa budaya lokal mampu menjadi magnet pariwisata,” ujar Usep.
Kepala Disbudpar Lebak, Imam Rismahayadin berharap, pada momentum ini dapat memperkuat posisi Kabupaten Lebak sebagai destinasi wisata budaya di Banten, sekaligus memperkenalkan Seba Baduy ke panggung dunia. “Dengan seba Baduy tentunya selain memperkenalkan warisan budaya, kita juga berharap tumbuhnya ekonomi masyarakat lokal diantaranya UMKM,” kata singkatnya. (mulyana)
Baca Juga: Kios Sawarna Terbengkalai, Begini Respons DPRD Lebak
























