SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Duel seru tersaji di Stadion Stamford Bridge saat Chelsea menjamu Manchester United dalam laga lanjutan Liga Inggris, Sabtu (17/5/2025) pukul 02.15 WIB. Kedua tim mengusung misi bangkit usai tumbang di pekan sebelumnya. Selain itu, ini juga jadi ajang persiapan tampil di final kompetisi Eropa.
Saat ini Chelsea berada di peringkat 5 klasemen Liga Inggris 2024/2025 dengan torehan 63 poin. The Blues membutuhkan 3 poin untuk mengamankan posisi lolos Liga Champion musim depan. Mereka memiliki poin sama dengan Aston Villa di posisi 6 dan 1 poin di atas Nottingham Forest yang menempati urutan 7.
Chelsea vs Manchester United menjadi big match Liga Inggris 2024/2025 yang digelar pekan ini. Sama-sama tumbang di laga terakhir, kedua tim bertekad meraih hasil positif di pekan 37.
Di laga terakhir Chelsea tumbang 2-0 dari rival langsungnya, Newcastle United. Hasil itu membuat upaya The Blues mengamankan tiket ke Liga Champion semakin berat karena harus menang di 2 laga pemungkas EPL.
Laga kontra Manchester United bakal menentukan posisi mereka di Liga Inggris, sekaligus persiapan final UECL melawan Real Betis. Oleh sebab itu, kemenangan sangat penting untuk The Blues, tidak hanya menjaga posisi di 5 besar, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka jelang bersua Real Betis.
Sementara Manchester United tampil buruk di Liga Inggris 2024/2025. Sudah aman dari degradasi dan tidak bisa naik ke papan atas, The Red Devils seperti melepas EPL dan lebih fokus meraih gelar Liga Eropa.
Pertandingan final Liga Eropa menghadapi Tottenham Hotspur lebih penting dari Liga Inggris 2024/2025. Namun, karena jadwal final UEL masih 2 pekan lagi, laga melawan Chelsea tetap akan coba dimenangi oleh Manchester United.
Di pertemuan pertama musim ini Manchester United dan Chelsea bermain imbang 1-1 di Stadion Old Trafford. Laga di Stamford Bridge, pada Sabtu, 17 Mei 2025 pun diprediksi berlangsung sengit.
Manajer MU Ruben Amorim sadar betul bahwa dirinya belum maksimal membenahi Man United. Kalau sampai musim depan tak ada perkembangan signifikan, dia pun bersedia memberi ruang untuk manajer lain.
“Semua orang di sini harus berpikir serius mengenai banyak hal. Semua orang berpikir mengenai final (Liga Europa). Final bukan masalah. Kami mempunyai hal lebih besar untuk dipikirkan,” kata Amorim di BBC.
“Ini momen menentukan di sejarah klub. Kami harus sangat kuat di musim panas dan berani karena kami tak akan menjalani musim depan seperti ini.”
“Kalau kami mulai seperti ini, kalau masih ada perasaan itu, kami harus memberi ruang untuk orang berbeda,” kata dia menambahkan.
Bersama MU, Amorim sudah menjalani 39 pertandingan di semua ajang. Hasilnya, manajer asal Portugal itu membukukan 16 kemenangan, delapan hasil imbang, dan 15 kali menelan kekalahan.
Chelsea diprediksi memakai formasi 4-2-3-1, mengandalkan Jadon Sancho sebagai penyerang utama. The Blues tidak bisa diperkuat Nicolas Jackson yang mendapat kartu merah, serta Aaron Anselmino, Christopher Nkunku, Marc Guiu, Omari Kellyman, dan Wesley Fofana yang mengalami cedera.
Sementara Manchester United diprediksi tampil dengan skema 3-4-2-1, dengan memakai Rasmus Hojlund sebagai penyerang utama. Manchester United juga tengah mengalami badai cedera dan kehilangan Ayden Heaven, Diogo Dalot, Joshua Zirkzee, Leny Yoro, Lisandro Martinez, Matthijs de Ligt, dan Toby Collyer. (dm)