Senin, 14 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Viral, Video Anggota DPRD Provinsi Banten Kritik Penanganan Korban Longsor Tak Kunjung Kelar

Oleh Made Nusantara
Minggu, 18 Mei 2025 18:45 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Lebak
Viral, Video Anggota DPRD Provinsi Banten Kritik Penanganan Korban Longsor Tak Kunjung Kelar

TANGKAPAN LAYAR: Video viral Asep Awaludin saat berkunjung ke korban banjir bandang di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, LEBAK—Beredar sebuah video di media sosial dengan narasi pemerintah abai terhadap nasib rakyatnya. Video viral dengan objek anggota DPRD Banten dari Fraksi Partai NasDem yakni Asep Awaludin saat mengunjungi warga korban banjir bandang dan tanah longsor di hunian sementara (huntara) di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak.

Dalam video berdurasi 4 menit 7 detik tersebut, ia menyoroti lamanya penanganan korban banjir bandang dan tanah longsor pada tahun 2020 silam.

Tampak Asep Awaludin atau yang kerap disapa AW itu menyatakan, pemerintah abai terhadap korban bencana, mengingat kondisi huntara belum juga membaik meskipun bencana telah terjadi 5 tahun lalu. Asep juga menegaskan siap mendanai aksi demonstrasi besar-besaran bersama warga jika tak ada respons dari pemerintah Banten. “Berarti ini pemerintah provinsi, kabupaten, atau pemerintah pusat yang g*bl*k,” kata Asep, dalam video TikToknya yang diunggah pada beberapa waktu lalu.

“Saya melihat kondisi ini dari TikTok, tadinya saya pikir masalah ini sudah selesai, kalau ada pemerintah, berarti pemerintah Indonesia tidak hadir di sini, jadi saya sebagai wakil rakyat, anggota dewan provinsi merasa prihatin dengan kondisi negara ini,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, bahwa permasalah ini terlalu berlarut-larut. Bahkan menurutnya dari mulai pemerintahan pusat, pemerintah Provinsi Banten hingga pemerintah Kabupaten Lebak tidak becus bekerja, sehingga warga yang tinggal di hunian sementara (huntara) harus hidup di tengah keprihatinan dan terabaikan.

“Saya terus terang saja ketika melihat di video, di TikTok hati saya tergugah, sedih, berarti Indonesia ada ini tidak ada gunanya. Berarti bangsa kita bangsa apa ini, berarti negara kita tidak ada manfaatnya bagi rakyat kecil, kalau selama lima tahun ini tidak ada apa-apanya,”ucapnya.

Baca Juga: Lihat Bogor Sudah Huntap, Warga Huntara Lebak Mengaku Sakit Hati

“Saya membaca juga kondisi di Jawa Barat, ternyata di Jawa Barat itu sudah selesai dari empat tahun lalu, berarti ini pemerintah provinsi, kabupaten, atau pemerintah pusat yang g*bl*k? Saya mah tegas saja g*bl*k? Betul Enggak? Setuju enggak?” tanya AW ke warga huntara.

Asep juga menegaskan siap mendanai aksi demonstrasi besar-besaran bersama warga jika tak ada respons dari Pemerintah Banten. “Kalau enggak g*bl*k enggak bakal menyia-nyiakan, terus terang saja, saya jadi wakil rakyat ini iya kan merasa tidak ada manfaatnya kalau kita tidak mau memperjuangkan rakyat ini, saya merasa tidak berguna, siap enggak kita demo ke Provinsi Banten, bahkan saya akan membiayai anggaran demonya,” ucapnya.

BeritaTerbaru

Kepala BKD Banten, Ai Dewi Suzana. (ISTIMEWA)

Tiga Jabatan Eselon II Masih Kosong, Pemprov Lakukan Pemetaan Pegawai

Minggu, 13 Sep 2026 19:10 WIB
POTO BERSAMA : Gubernur Banten poto bersama dengan anak SMK di Pandeglang. Saat ini, Pemprov Banten tengah melakukan evaluasi terhadap penjurusan mata pelajaran di SMK agar sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan.(DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Pemprov Evaluasi Jurusan SMK, Dindikbud Banten Lakukan Optimalisasi Kejurusan

Minggu, 13 Sep 2026 19:05 WIB
PEMBANGUNAN JALAN -- Ruas Jalan Mancak-Cikedung, merupakan ruas jalan yang menjadi prioritas pembangunan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui DPUPR. (ISTIMEWA)

DPUPR Kabupaten Serang Bangun Ruas Jalan Cikedung

Minggu, 13 Sep 2026 18:58 WIB
Abu GAK Mengintai Gangguan Pernapasan, Warga Lebak Diminta Tak Abai

Abu GAK Mengintai Gangguan Pernapasan, Warga Lebak Diminta Tak Abai

Minggu, 13 Sep 2026 18:22 WIB

“Kalau kita sampai bulan Mei ini Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak tidak merespons kedatangan kami ke sini, keinginan masyarakat di sini sudah lima tahun. Kita siap menduduki Provinsi Banten, nasib kita ini ditentukan oleh negara, kalau negara abai atas nasib masyakarat, ini permasalahan bangsa bukan permasalahan sepele, omong kosong,” tambahnya.

“Saya terus terang saja, kalau melihat kondisinya seperti ini itu ada dua kemungkinan, yang pertama pemerintahan provinsi dan kabupatennya yang berengsek, tidak peduli kepada nasib bangsa dan rakyatnya, atau mereka tidak becus memimpin daerah kita, betul enggak,” tutur Asep.

“Kenapa saya menyimpulkan seperti itu karena di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat sudah selesai. Ini poinnya berarti ketidakmampuan Pemerintah provinsi Banten dan Kabupaten Lebak dalam mengatasi masalah tersebut,” katanya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyebut kritik Asep sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyat.  “Intinya saya melihatnya sih begini, dia sebagai anggota dewan, dia sedang menyuarakan kepentingan rakyat, apa yang dikatakan Pak AW ini secara keras, tetapi dia betul apa yang dia katakan,” ujarnya. Ia mengakui bahwa penanganan lamban terjadi akibat kendala administrasi dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Penghuni Huntara di Lebak Cuma Ingin Hidup Layak

“Jujur masa selama lima tahun enggak diperbaiki, saya juga komplain pada saat rapat di Jakarta sudah satu rezim gitu, ini kan hanya kesalahan administrasi bukan kesalahan dari daerah, ini kesalahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena sudah abai kepada Kabupaten Lebak yang tadinya dananya siap pakai jadi dana RR diubah. Jadi administrasi itu yang menyebabkan akhirnya lama, kan kasian masyarakat. Masyarakat tidak tahu, masyarakat tahunya itu Bupati Lebak sama Gubenur Banten, enggak sebetulnya,” ungkapnya.

Padahal menurutnya, Pemkab Lebak sudah menyiapkan lahan, bahkan sudah dianggap selesai. Bahkan Amir menilai, kritik keras tersebut justru menjadi pengingat agar semua pihak segera bertindak dan tak lagi bersikap santai terhadap masalah serius ini.  “Jadi pemerintah pusat selama ini abai tidak memprioritaskan, masa Bogor juga sudah selesai, jadi menurut saya masalah Pak Asep Awaludin itu hanya bahasa saja, tujuannya benar beliau itu supaya kita cepat kerja gitu loh, kalau menurut saya dalam bahasa politik itu bahasa pulgar tapi tujuannya itu benar,” pungkasnya. (mulyana)

 

 

Tags: Asep AwaludiHuntara LebakKorban Banjir Bandang dan Tanah Longsor 2020
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Udara Dinyatakan Aman, DLH Lebak Tetap Siaga Pantau Abu GAK
Banten Region

Udara Dinyatakan Aman, DLH Lebak Tetap Siaga Pantau Abu GAK

Minggu, 13 Sep 2026 18:14 WIB
BERI BANTUAN -- Babinsa Koramil 0104/Cimanuk Kodim 0601/Pandeglang, turut mendampingi Pemerintah Desa Kadumadang untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran. (ISTIMEWA)
Banten Region

Babinsa Koramil 0104/Cimanuk Pandeglang Dampingi Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran

Minggu, 13 Sep 2026 17:33 WIB
Perubahan APBD Lebak 2026, Pendapatan Daerah Menyusut
Banten Region

Perubahan APBD Lebak 2026, Pendapatan Daerah Menyusut

Minggu, 13 Sep 2026 17:23 WIB
MAULID NABI MUHAMMAD SAW -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Ponpes Al-Kalam, Kecamatan Jiput, Pandeglang, Sabtu (12/9/2026) malam. (ISTIMEWA)
Banten Region

Doa Bersama bagi Jurnalis yang Hilang di GAK pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 13 Sep 2026 15:25 WIB
PERSIAPAN PENCARIAN -- Lima orang delegasi PWI Banten, bergabung dengan tim Ditpolair Polda Banten, untuk mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal, yang masih dalam pencarian. (ISTIMEWA)
Banten Region

PWI Banten Utus 5 Orang Perwakilan di Hari Keenam Pencarian Wartawan Hilang di GAK

Minggu, 13 Sep 2026 14:45 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR Gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Gabungan Kembali Sisir Ribuan Mil Perairan Selat Sunda

Minggu, 13 Sep 2026 14:22 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

DOA BERSAMA : Gubernur Banten Andra Soni (tengah) mengikuti doa bersama untuk mendoakan rombongan jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda, Rabu (9/9/2026) malam. (ISTIMEWA)

Gubernur Andra Doakan Lima Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang di Perairan Selat Sunda

Kamis, 10 Sep 2026 14:37 WIB
Usai Gabung Demokrat, Aldi Taher: Kim Jong Un, Xi Jinping, I'm Demokrat!

Usai Gabung Demokrat, Aldi Taher: Kim Jong Un, Xi Jinping, I’m Demokrat!

Kamis, 10 Sep 2026 16:02 WIB
Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Senin, 7 Sep 2026 19:46 WIB
MENINJAU LOKASI GALIAN -- MendesPDT RI Yandri Susanto, meninjau lokasi galian pertambangan di Kabupaten Serang, Sabtu (12/9/2026). (SIDIK/SATELITNEWS.COM)

Mendes Yandri Sidak Galian Ilegal di Kragilan dan Langsung Ditutup

Minggu, 13 Sep 2026 13:33 WIB

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.