SATELITNEWS.COM, LEBAK—Calon jemaah haji asal Kabupaten Lebak membawa benda tak biasa ketika hendak berangkat ke Tanah Suci. Benda-benda itu dijadikan penanda khusus untuk mencegah barang bawaan tertukar dengan calon jemaah haji lainnya.
Uniknya penanda itu berupa barang-barang yang tak umum seperti kalung kerbau, centong, boneka, bunga, ketupat, hingga foto dan lainnya. Koper milik ratusan jemaah haji tersebut akan diberangkatkan pada 22 Mei 2025 dini hari pada Kloter 49 dari Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.
Kementerian Agama (Kemenag) Lebak sendiri terus mempersiapkan pemberangkatan bagi calhaj Lebak. Begitupun kesiapan dan kesehatan calhaj, mereka sudah melaksanakan bimbingan haji dan pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan. Secara keseluruhan calhaj Lebak sebanyak 509 orang, terbagi dua kloter yaitu Kloter 49 dan Kloter 52 yang dijadwalkan berangkat pada 23 Mei 2025.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Lebak Halimatussa’diah membenarkan penanda koper jemaah haji pada Kloter 49 ini beragama dan unik. “Tanda-tanda tuh di koper-koper itu kopernya beragam, warna-warni ya. Sebetulnya kita sudah ada SOP, cuma kita tidak bisa menghalangi keinginan jamaah untuk memberikan ciri di koper. Yang penting masih bisa ditolerir. Selagi tidak mengganggu tanda-tanda yang diberikan oleh pihak embarkasi mengenai kualitas dan lain,” kata Halimatussa’diah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/5/2025).
Hasil pemeriksaan dan sesuai aturan, menurut Halimatussa’diah penanda koper tersebut terbilang aman. Tidak hanya penanda, dirinya juga mengawasi berat isi dalam koper tersebut agar tidak melebihi ketentuan pesawat. “Aman kecuali misalkan ada tanda-tanda yang dianggap apa ya itu sudah meminta izin kerjaan itu ada syarat-syarat tertentu. Untuk berat koper dan lainnya juga maksimal itu 25 sampai 30 kg di sesuai aturan penerbangan,” tuturnya.
Kata Halimatussa’diah, pemberangkatan Kloter 49 dengan jumlah jamaah 176 digabung dengan Kota Tangerang, sehingga jadi petugasnya terbagi. Tiga petugas di Kabupaten Lebak dan tiga mendampingi Kota Tangerang.
Baca Juga: Calon Jemaah Haji di Lebak Dilarang Membawa Barang Berbau Menyengat
“Alhamdulillah nanti diterima di pendopo sekitar pukul 01.00 WIB, dini hari kemudian dilepasnya pukul 02.00 WIB, dini hari. Kita langsung menuju Pondok Gede untuk melaksanakan salat subuh di masjid,”ujar Halimatussa’diah.
“Tahun ini yang diberangkatkan sebanyak 509 orang, terdapat 248 jemaah laki-laki dan 261 perempuan. 448 merupakan jemaah urut porsi dan 61 lainnya tergolong prioritas atau lansia,” sambung Halimatussa’diah. “Untuk Kloter 49 ini memang sedikit hanya 176 karena digabung. Nah yang paling banyak itu nanti di Kloter 52 yang dijadwalkan berangkat pada 23 Mei 2025 dini hari,” pungkasnya.
Kepala Baguan Kesra Setda Lebak, Iyan Fitriyana menambahkan, kesiapan untuk pemberangkatan haji di Pendopo Pemkab Lebak sudah sesuai. “Persiapan untuk menyambut pemberangkatan sudah siap, Insya Allah kalau tidak ada halamangan di lepas oleh Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya,” kata Iyan.(mulyana)
























