SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Di tengah situasi “morat-marit” nya keuangan daerah, menuntut Pemerintah Daerah (Pemda) untuk berlari kencang sambil mengencangkan ikat pinggang, guna mengoptimalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, dibutuhkan peran aktif semua pihak, termasuk politisi atau wakil rakyat, khususnya yang terlibat di lembaga legislatif, bagaimana mencari solusi terbaik menuju kearah perbaikan itu.
Diketahui, Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Pandeglang, akan menyelenggarakan Dialog Publik bertajuk “Peran BUMD dan Dispenda dalam Mengoptimalkan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang”, yang akan dilaksanakan, Rabu (28/5/2025).
Kegiatan itu, bertujuan untuk membuka ruang dialog konstruktif antara masyarakat, pemangku kebijakan, serta kalangan profesional, dalam upaya memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), dalam meningkatkan sumber-sumber PAD Kabupaten Pandeglang.
Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Pandeglang, Aip Miftahudin menyampaikan, dialog publik ini merupakan komitmen Fraksi NasDem dalam menyediakan forum komunikasi yang inklusif dan partisipatif, guna mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan ide, gagasan, serta masukan strategis terkait optimalisasi PAD.
“Peningkatan PAD, bukan semata menjadi tanggung jawab eksekutif atau legislatif, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Forum ini kami harapkan menjadi ruang strategis, untuk melahirkan rekomendasi kebijakan yang solutif bagi kemajuan Pandeglang,” kata Aip.
Baca Juga: Di DPRD Pandeglang, Abuya Muhtadi Cidahu Turun Langsung Deklarasi Menolak LGBT
Fraksi NasDem meyakini, keberhasilan dalam meningkatkan PAD merupakan pondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta memperkuat kemandirian fiskal.
Potensi daerah seperti sektor pajak, retribusi, pengelolaan aset, dan sumber pendapatan sah lainnya, perlu digali dan dikelola secara optimal dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Acara ini, akan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait, dan terbuka untuk partisipasi publik,” tambahnya.
Diharapkan pula, forum itu menambah wawasan berkreasi dan berinovasi. Sehingga, memantik partisipasi semua kalangan untuk berperan menuju peningkatan PAD. (mardiana)
























