SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang kembali menggelar Pelatihan Kerja Gelombang II di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti, Rabu (21/5). Sebanyak 176 peserta mengikuti pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja. Dalam sambutannya, Soma menekankan pentingnya pelatihan kerja sebagai bekal sebelum memasuki dunia profesional.
“Pelatihan ini sangat penting agar saat melamar kerja, para pencari kerja sudah memiliki keterampilan. Jadi, ketika masuk ke perusahaan, mereka tidak kaget lagi dan perusahaan pun tidak perlu repot melakukan pelatihan dari awal,” ujar Soma kepada Satelit News.
Soma menambahkan, pelatihan kerja ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam upaya menekan angka pengangguran. Peserta akan menjalani pelatihan selama satu bulan penuh, kemudian Disnaker akan menjembatani mereka dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja terampil.
“Sesuai amanat Bupati, kita tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga membuka akses ke dunia kerja. Jadi, perusahaan bisa langsung mendapatkan tenaga kerja siap pakai hasil binaan kita,” tambahnya.
Ia berharap program ini mampu menekan angka pengangguran dan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Soma juga berpesan kepada peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius dan disiplin.
Baca Juga: 200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Direlokasi Mulai 14 Oktober 2026
“Kalau pengangguran turun, Insya Allah kemiskinan juga ikut menurun,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono menjelaskan, pelatihan ini terdiri atas 11 kelas keterampilan. Di antaranya, instalasi listrik 16 peserta, menjahit alas kaki 32 peserta, desain grafis16 peserta, las listrik 32 peserta, operator forklift 48 peserta, menjahit pakaian 16 peserta, dan Bahasa Jepang 16 peserta.
Khusus untuk program bahasa Jepang, pelatihan berlangsung selama dua bulan, sebagai persiapan bagi peserta yang berencana bekerja di Jepang. Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapat pelatihan fisik, mental, dan kedisiplinan dari instruktur Koramil 13/Cisoka.
Rudi mengungkapkan, dari 1.065 orang yang mendaftar, hanya 344 hadir saat seleksi, dan 176 peserta lolos, atau sekitar 16,52 persen.
“Kami berharap semua peserta bisa mengikuti pelatihan secara penuh dan nantinya langsung bisa kami salurkan ke perusahaan mitra,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang, Husin, menyampaikan bahwa jumlah pengangguran di Kabupaten Tangerang pada tahun 2024 tercatat sebanyak 102.510 orang.
Baca Juga: Porseda 2026 Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin, Tanamkan Cinta Budaya dan Toleransi
“Untuk data tahun 2025, saat ini masih dalam proses dan belum dirilis,” ujarnya. (alfian/aditya)





















