SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Menteri Lingkungan Hidup Indonesia, Hanif Faisol Nurofi mengamuk saat melakukan inspeksi mendadak ke PT Power Steel Mandiri di kawasan Millenium, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Jumat (23/5).
Industri peleburan baja tersebut dianggap telah melakukan pencemaran udara melalui cerobong asap yang tidak dikelola dengan baik.
Amarahnya tidak dapat terbendung usai mendapati pengolahan asap limbah dari pembakaran untuk meleburkan baja tersebut yang tidak sesuai dengan aturan. Di mana, asap buangnya tidak dikelola sehingga terlihat menyebar di area pabrik atau di luar area pabrik.
“Ini gak boleh, kalau sudah melihat ini segera hentikan, tidak usah ada diskusi, ini kamu tahu tidak, banyak orang dimatikan gara-gara ini. Gak boleh ini, ini kan pembakaran terbuka, ada teorinya. Ini harus tertutup sehingga tidak menimbulkan asapnya kemana-mana,” tegas Menteri Hanif Faisol Nurofiq saat melakukan sidak di PT Power Steel Mandiri, Kawasan Milenium, Jumat (23/5).
Menurut Hanif, saat peleburan baja dilakukan, asap atau gas buangnya tidak boleh keluar dari badan lingkungan. Karena, dapat mencemari udara di wilayah Kabupaten Tangerang. Bahkan, jangkauan asap leburan besi ini bisa menyebar hingga 3 kilometer luasnya.
“Maka dari itu harus dilakukan pengelolan yang baik. Karena ini semua logam berat yang dilebur kembali, kemudian tentu ada yang menjadi debu dan memiliki tingkat ringan, makanya bisa sampai 3 kolimeter,” katanya.
Baca Juga: Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga
Asap yang ditimbulkan itu pun memiliki dampak cukup parah bagi pernapasan warga setempat dan juga pengguna jalan. Sehingga, saat ini Kementerian Lingkungan Hidup pun menyegel dan menghentikan aktifitas peleburan baja di PT Power Steel Mandiri yang berada di Kawasan Millenium, Kecamatan Cikupa.
“Sekarang kita segel, lalu kita hentikan aktifitasnya, sampai proses lebih lanjut dan juga kita beri arahan untuk tetap berjalan nantinya kegiatan ekonomi dan menjaga kualitas lingkungan, ” ujar dia.
Hanif meminta cerobong asap yang dimiliki Power Steel Mandiri dibenahi, agar asap peleburan tidak membludak ke udara terbuka, tentunya dengan menggunakan sistem perpipaan yang panjang dan menggunakan wide scraper.
“Cerobongnya juga harus ideal, tidak boleh asap yang langsung keluar, jadi melalui sistem perpipaan dengan panjang tertentu, kemudian cerobong ada wide scraper, sehingga asap ini bisa diikat lalu secara periodik kita bersihkan, tapi disini tidak dilakukan,” ungkapnya. (alfian)
























