SATELITNEWS.COM, SERANG – Pembangunan di tingkat desa, menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dilakukan oleh Pemprov Banten. Hal itu, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, untuk melakukan pembangunan dari desa.
Selain melalui program padat karya, Bantuan Keuangan (Bankeu) desa juga ditargetkan akan terus dinaikkan setiap tahunnya.
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Dimyati Natakusumah mengatakan, saat ini semua pembangunan di fokuskan dari desa. Itu menjadi prioritas, yang akan dilakukan selama kepemimpinan Andra-Dimyati.
Menurut Dimyati, saat ini kondisi Pembangunan di desa sangat memprihatinkan disbanding dengan Pembangunan yang ada di Tingkat Kota.
“Saya sudah sampaikan hal itu kepada para Walikota, bagaimana kondisi desa-desa di Kabupaten itu membutuhkan perhatian yang lebih,” kata Dimyati seusai menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABDSI) Kabupaten Tangerang 2025-2031 yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Senin (2/6/2025).
Dikatakan Dimyati, pembangunan di Kelurahan dengan di Desa itu berbeda jauh. Di Kelurahan itu, skup nya lebih kecil namun di desa itu lebih ruler.
Baca Juga: Program Bang Andra Diklaim Perkuat Konektivitas Antar Desa
Maka dari itu, dirinya ingin pembangunan di desa itu ditingkatkan sehingga Tingkat kesejahteraannya sama dengan yang di perkotaan.
“Tentunya peran BPD dalam melakukan pengawasan juga sangat dibutuhkan. Sehingga Pembangunan itu sesuai dengan perencanaan,” ujarnya.
Di tahun pertama ini, kata Dimyati, Pemprov Banten sudah mengalokasikan bankeu Desa sebesar Rp100 juta, di tahun kedua nanti diusahakan Rp200 juta dan sampai di tahun ketiga mencapai Rp300 juta.
Semua anggaran itu, harus digunakan untuk memperkuat ketahanan ekonomi, pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Untuk infrastruktur, beasiswa, PKK, Posyandu, untuk Desa dan BPD juga ada. Termasuk untuk Koperasi Merah Putih,” pungkasnya.
Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABDSI) Kabupaten Tangerang, Komar Tajudin Aldo menambahkan, pihaknya menagih janji Wagub Banten yang akan memberikan anggaran untuk setiap BPD di Provinsi Banten sebesar Rp5 juta. Hal itu penting disampaikan karena dikhawatirkan lupa untuk dianggarkan.
Baca Juga: Pemprov Banten Klaim Cadangan Pangan Dimusim Kemarau Aman
“Apalagi sampai kelewat dan diambil orang lain anggarannya,” katanya.
Karena selama ini, kata Komar, BPD hanya diberikan kewenangan untuk menandatangani berbagai bantuan saja, sementara untuk anggarannya tidak diberikan. Oleh karena itu, jika janji Wagub itu benar-benar bisa diralisasikan, maka itu merupakan pertama dalam Sejarah BPD mendapat anggaran.
“Teman-teman juga harus bisa mempertanggungjawabkannya dengan baik, sehingga bantuan ini bisa berkelanjutan,” ujarnya. (luthfi)
