SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Sebanyak 54 Koperasi Merah Putih resmi terbentuk di seluruh kelurahan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi lokal dan mendukung keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat akar rumput.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan bahwa masing-masing koperasi telah berdiri dan beroperasi di kantor kelurahan setempat, dengan dukungan administratif dari kelurahan untuk tahap awal.
“Setiap kelurahan sudah terbentuk satu Koperasi Merah Putih, kesekretariatannya juga nanti sebagian dibantu oleh kelurahan dulu,” ujarnya, Rabu (4/6/2025).
Menurutnya, seluruh pengurus dan pengawas koperasi juga telah dibentuk. Setiap koperasi memiliki struktur kepengurusan antara 3 hingga 8 orang, dan akan diperkuat dengan divisi-divisi serta unit usaha guna mendukung pengembangan bisnis.
“Pengawas sudah terbentuk kemudian pengurus juga sudah terbentuk semuanya, setidaknya ada 3 hingga 8 kepengurusan untuk satu koperasi. Nanti juga akan dilengkapi dengan divisi dan unit usaha perkembangan lainnya,” bebernya.
Ia menambahkan, koperasi-koperasi ini juga akan menggandeng UMKM lokal sebagai mitra dalam menyusun rencana bisnis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca Juga: Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel
“Agar nantinya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan memberdayakan UMKM, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” bebernya.
Sebagai informasi, pembentukan Koperasi Merah Putih ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
Sementara, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Tangsel, Dudung E. Diredja menyambut baik terbentuknya koperasi-koperasi tersebut. Ia menegaskan komitmen Dekopinda dalam mendukung operasional Koperasi Merah Putih.
Menurut Dudung, tujuan dibentuknya Koperasi Merah Putih ingin memajukan perkoperasian di tingkat desa atau kelurahan. Kata dia, sejak awal proses pembentukan Koperasi Merah Putih, Dekopinda Tangsel selalu dilibatkan oleh dinas koperasi dan UMKM. Salah satunya adalah menyiapkan sumber daya manusia yang sudah dibina olehnya melalui pelatihan koperasi selama ini.
“Tentunya diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat hingga ke lapisan paling bawah. Kemampuan atau kualitas sumber daya manusiannya sudah kita siapkan, baik dari level 1 hingga level 3, bahkan hingga kepengurusannya juga dilibatkan,” paparnya.
Oleh karenanya, Dudung mengharapkan, Koperasi Merah Putih dapat berkolaborasi dengan koperasi-koperasi masyarakat yang sudah terbentuk terlebih dahulu. Dengan demikian, Koperasi Merah Putih dapat berperan penting dalam pembangunan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
“Tujuannya kan sama ya, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkasnya. (eko)
























