SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Inter Milan resmi menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih anyar. Chivu bakal mengisi posisi yang ditinggalkan Simone Inzaghi.
Inter mengumumkan resmi menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih lewat situs klub, Senin (9/6/2025). Pelatih asal Rumania ini dikontrak dua oleh Si Ular hingga Juni 2027.
Chivu menggantikan Simone Inzaghi di kursi pelatih Inter. Inzaghi memutuskan meninggalkan Giuseppe Meazza usai gagal membawa Inter meraih gelar di akhir musim ini.
Inzaghi mengakhiri kebersamaannya dengan Inter selama empat tahun. Ia bergabung dengan Al Ahli selepas meninggalkan Giuseppe Meazza.
Inter sempat dikaitkan dengan sejumlah nama sebagai kandidat pengganti Inzaghi. Selain Chivu, sempat muncul nama Cesc Fabregas dan Patrick Viera jadi calon pelatih Inter. Namun, Inter mantap menunjuk Chivu. Chivu bukan sosok asing untuk Inter.
Ia pernah bermain untuk Inter pada rentang 2007-2014. Pria 44 tahun ini juga sempat menjadi pelatih tim junior Inter di berbagai kelompok umur dari U-14 hingga U-19 sebelum menjadi pelatih Parma sejak Februari lalu.
Chivu mampu menyelamatkan Parma dari degradasi dengan finis di peringkat ke-16 Serie A 2024/2025. Gialloblu jadi pengalaman pertama Chivu melatih tim utama.
Ia hanya melatih Parma selama empat bulan untuk kemudian bergabung dengan Inter. Tugas berat kini diemban oleh Chivu untuk menggantikan peran Inzaghi.
Inzaghi mampu membawa Inter tampil konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Ia total meraih enam gelar bersama La Beneamata.
Piala Dunia Antarklub 2025 akan menjadi kompetisi pertama Cristian Chivu sebagai pelatih bersama Inter Milan. Chivu langsung memasang target tinggi. “Sebuah kehormatan mendapat dipercaya untuk memegang peran ini. Saya punya ambisi dan gairah yang sama dengan yang saya miliki sebelumnya, jadi saya akan mencoba untuk menularkannya ke skuad,” ujar Chivu kepada Inter TV.
“Kami harus melakukan apa yang seharusnya dilakukan tim seperti Inter, yaitu melangkah jauh, bersaing untuk trofi, dan kami siap untuk melakukan semua itu.”
Inter akan tampil di Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Amerika Serikat pada 14 Juni sampai 13 Juli. Nerazzurri tergabung di Grup E bersama dengan River Plate, Urawa Red Diamonds, dan Monterrey.
Chivu tidak ragu untuk mematok target tinggi di kompetisi ini. Tim seperti Inter menurutnya harus selalu membidik hasil maksimal. “Kami harus menuntaskan musim ini lebih dulu karena belum selesai. Kami harus bijak, penuh semangat dan ambisi untuk meraih hasil tertentu. Kami harus efisien dan efektif,” ucap Chivu.
“Piala Dunia Antarklub segera dimulai, jadi musim belum selesai. Kami ingin mencapai apa yang mampu dicapai tim seperti ini di kompetisi ini, yaitu melaju sejauh mungkin dan mencoba meraih trofi,” katanya.
Presiden Inter Milan Beppe Marotta menegaskan timnya tetap memasang target tinggi untuk pelatih baru mereka, Cristian Chivu. Hal itu sesuai dengan sejarah klub. “Kami bangga telah mengamankan nama bersejarah bagi Inter untuk mengisi kursi pelatih,” ujar Marotta dalam sebuah acara buku di Milan, seperti dikutip Football Italia.
“Saya pikir ini sesuatu yang harus dikembangkan oleh klub-klub modern, karena ada banyak nilai positif yang terikat dalam karakter semacam ini. Kami puas dan bahagia.”
Inter sebetulnya sempat mendekati Cesc Fabregas, namun pelatih asal Spanyol itu bertahan di Como. Setelah nirgelar di akhir musim lalu, lalu apakah target yang diberikan untuk Chivu? “Seperti biasa, itu ditentukan oleh sejarah klub seperti Inter,” Marotta melanjutkan.
“Kami berpartisipasi dalam kompetisi untuk menang, lalu jika ada yang tampil lebih baik, seperti yang terjadi tahun ini, kami angkat topi untuk mereka,”
“Namun, kami harus kembali mengingatkan orang-orang bahwa mencapai puncak bukanlah hal yang mudah. Tidak banyak yang berhasil melakukannya dalam beberapa tahun terakhir,” tegasnya. (dm)