Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Banten Region

Begini Sosok dan Kriteria Sekda Pandeglang Pengganti Fahmi Menurut Akademisi

Oleh Mardiana
Rabu, 11 Jun 2025 17:27 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
IMG-20250611-WA0035
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Sejumlah pengamat politik dan kebijakan publik di Kabupaten Pandeglang, mulai memberikan masukan terkait sosok pengganti Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Ali Fahmi Sumanta.

Mereka menyarankan, agar Pemkab Pandeglang memberikan pilihan kepada pejabat yang memiliki komitmen memajukan daerah, dan tidak asal pimpinan senang. Tujuannya, guna memastikan roda pemerintahan berjalan lancar, dan kebijakan yang diambil bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Banten, Lukman Hakim mengatakan, ada beberapa kriteria khusus bagi para pejabat yang akan dipilih menjadi Penjabat (Pj) Sekda Pandeglang maupun Sekda definitif. Salah satunya, harus pejabat yang memiliki integritas tinggi dan bisa menjadi perekat semua kalangan.

Selain itu, Pemkab Pandeglang khususnya Bupati Pandeglang, harus jeli dan cerdas dalam memilih sosok Sekda Pandeglang. Meski awalnya akan dijabat oleh Pj, namun kepala daerah harus bisa memastikan posisi Sekda definitif harus diisi pejabat yang berkompeten.

“Selain aspek kepemimpinan, Sekda Pandeglang harus yang memiliki integritas dan religius, agar Kabupaten Pandeglang terbebas dari Penyakit Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Selain itu, juga beliau sosok yang dekat dengan ulama karena Kabupaten Pandeglang dikenal kota sejuta santri,” katanya, Rabu (11/6/2025).

Lukman mengingatkan, proses open bidding atau lelang terbuka harus dijadikan sebagai dasar kualifikasi, bukan sekedar seremonial belaka. Maksudnya, proses lelang terbuka harus dijadikan sebagai ajang mencari sosok Sekda berintegritas dan berkomitmen tinggi.

BeritaTerbaru

Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah, sidak ruangan di Setda Kabupaten Serang, Selasa (19/5/2026). (ISTIMEWA)

Sidak Lingkungan Setda, Bupati Zakiyah Minta Pegawai Tata Ruangan Kerja Dengan Rapi

Selasa, 19 Mei 2026 16:11 WIB
IMG_20260519_160354

Prajurit Yonif TP 840/GS Dilatih Perakitan Jembatan Bailey

Selasa, 19 Mei 2026 16:07 WIB
Gubernur Banten Andra Soni Nyatakan DOB Cilangkahan Paling Siap

Gubernur Banten Andra Soni Nyatakan DOB Cilangkahan Paling Siap

Selasa, 19 Mei 2026 06:38 WIB
Pemkab Lebak Keluarkan Surat Edaran, ASN Wajib Pilah Sampah

Pemkab Lebak Keluarkan Surat Edaran, ASN Wajib Pilah Sampah

Senin, 18 Mei 2026 19:57 WIB

“Sosok Sekda Kabupaten Pandeglang, idealnya yang memiliki visi besar dalam membangun Pandeglang yang lebih maju, sebagaimana visi dan misi bupati dan wakil bupati terpilih,” ujarnya.

Pada sisi lain, lanjutnya, sosok sekda kedepan orang yang meminta skill manajerial yang baik, dan bisa diterima kepala dan wakil kepala daerah serta ASN di Kabupaten Pandeglang. Namun, kata dia, saat ini alangkah baiknya warga Pandeglang berduka cita terlebih dahulu sebagai penghormatan terakhir.

“Warga Pandeglang, khususnya ASN turut berdukacita atas wafatnya sosok yang cerdas dan bijaksana seperti pak Fahmi. Kita perlu meneladani dan apresiasi, atas berbagai kiprah dan kinerja yang telah dicapai,” tuturnya.

Sementara, Akademisi Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten, Eko Supriatno mengatakan, wafatnya Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang bukan hanya menyisakan duka, tetapi juga menyisakan satu pertanyaan besar, yaitu siapa yang layak menjadi pengganti, dan seperti apa kriteria Sekda yang dibutuhkan Pandeglang hari ini dan selanjutnya.

Dalam lanskap birokrasi yang cenderung stagnan, lanjutnya, pemilihan Sekda bukanlah soal siapa yang paling senior atau siapa yang paling dekat dengan kekuasaan.

“Kita tidak sedang mencari petugas absensi harian, melainkan arsitek teknokrasi daerah. Pandeglang tidak butuh Sekda yang hanya mahir membuat nota dinas, tapi yang mampu mengubah arah birokrasi dari mesin lamban menjadi mesin akselerasi pembangunan,” ungkapnya.

Sekda Pandeglang, kata Eko, harus menjadi penerjemah visi-misi kepala daerah menjadi kerja nyata. Bukan penjaga status quo. Dia harus sanggup, memotong mata rantai birokrasi yang selama ini justru menjadi rem pembangunan. Sekda adalah eksekutor senyap, dari kebijakan progresif, bukan pemain aman yang hanya menghindari kesalahan.

“Jangan ada ruang bagi politik balas budi. Sekda harus steril dari lobi partai, dari utang politik pilkada, apalagi dari sindikat proyek. Ini soal public trust. Ketika masyarakat tidak percaya birokrasi, maka sebesar apa pun program, akan nihil hasil. Sekda harus tampil sebagai garda netral, bukan pelayan kekuasaan atau penjaga dapur elite,” ucap Eko.

Kemudian, kata dia, sosok pengganti Ali Fahmi Sumanta harus bisa menjadi translator kebijakan antara kepala daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan masyarakat.

Kemampuan publik speaking itu penting, tetapi kemampuan membaca peta konflik kebijakan lebih penting lagi. Sekda yang hebat, bukan yang sering muncul di podium, tetapi yang tahu kapan harus bicara dan lebih tahu kapan harus bertindak.

“Harus paham, bahwa jabatan ini bukan semata soal administrasi, tapi soal policy making. Ia harus membaca data, peka terhadap angka-angka kemiskinan, dan berani menawarkan solusi kebijakan yang tidak populis tapi strategis. Ia bukan operator mesin ketik, tapi policy engineer,” ujarnya.

Selain itu, Sekda baru juga haru bisa menjalankan tugas dengan baik, bukan hanya sekadar menjalankan rutinitas. Tapi Pandeglang, butuh Sekda yang berani memimpin digital transformation, menyulap pelayanan publik dari yang lamban menjadi cepat, dari yang tertutup menjadi transparan, serta harus berani mengubah hal-hal yang selama ini dianggap sudah biasa, meski sebenarnya membusuk dari dalam.

“Pandeglang bukan hanya soal pusat kota, tapi soal pelosok yang masih bergulat dengan infrastruktur dasar. Sekda harus punya telinga yang tajam, menangkap keluh-kesah warga di kaki Gunung Karang. Kepekaan sosial menjadi pembeda, antara birokrat teknis dan pemimpin birokrasi sejati,” paparnya.

Sosok Sekda baru, ujarnya lagi, juga harus bisa menjunjung tinggi nilai gotong royong, sikap rendah hati, dan solidaritas masyarakat Pandeglang harus jadi roh dalam kebijakan.

Sekda jangan sampai jadi menara gading, yang tidak paham tanah yang dipijak. Perlu local wisdom, agar pembangunan tidak melulu soal beton dan angka, tapi juga rasa dan makna.

“Dia harus bisa mengelola ASN sebagai aset, bukan beban. Harus mengerti bahwa meritokrasi bukan sekadar slogan, tapi cara menyaring yang terbaik untuk mengabdi. Kepemimpinannya harus tegas tapi humanis. Kuat secara teknis, tapi tetap membumi secara sosial,” ucapnya.

Pandeglang hari ini, lanjutnya, tidak butuh Sekda yang cukup baik, tapi yang benar-benar tepat. Proses rekrutmen harus transparan dan kompetitif. Sekda adalah jantung birokrasi. Jika jantungnya kuat, maka nadi pembangunan akan berdetak cepat. Jika salah memilih, maka stagnasi akan terus menjadi kutukan.

“Jangan ulangi kesalahan lama. Ini saatnya,, menjadikan jabatan Sekda bukan sebagai hadiah, tapi sebagai mandat perubahan,” tutupnya. (adib)

Tags: Agus LukmanEko Supriatnosekda pandeglang
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (DKBPPPA) Kabupaten Serang, Haerofiatna. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang Akan Biayai Korban Pencabulan Di Kramatwatu

Senin, 18 Mei 2026 19:05 WIB
407 Pelajar SD dan SMP di Lebak Adu Prestasi dalam Ajang O2SN
Banten Region

407 Pelajar SD dan SMP di Lebak Adu Prestasi dalam Ajang O2SN

Senin, 18 Mei 2026 18:59 WIB
Pemilihan Duta Genre Kabupaten Pandeglang.(ISTIMEWA)
Banten Region

DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang Gelar Pemilihan Duta Genre

Senin, 18 Mei 2026 18:00 WIB
Wakil Ketua DPRD Banten Eko Susilo. (ISTIMEWA)
Banten Region

DPRD Minta Pemprov Matangkan Kenaikan Pajak MBLB, Agar PAD Bertambah

Senin, 18 Mei 2026 17:00 WIB
Tim aparat setempat, mengevakuasi korban diduga gantung diri, di Kampung Kedaleman, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin, (18/5/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Warga Kibin Kabupaten Serang Ditemukan Gantung Diri Di Rumahnya

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
PENANDATANGANAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki (kanan), menyaksikan penandatanganan berita acara usulan pemberian penghargaan karena berhasil mengamankan arus mudik Lebaran 2026. (ISTIMEWA)
Banten Region

Berhasil Amankan Arus Mudik, Polda Banten Diusulkan Dapat Penghargaan

Senin, 18 Mei 2026 16:41 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 19:34 WIB
IMG_20260513_135759

Pelaku Tabrakan Maut di SDN Sukaratu 5 Masih Jabat Kepala DPMPTSP Pandeglang, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Rabu, 13 Mei 2026 14:01 WIB
Kanwil DJP Banten Tetapkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Penyidikan Pabrik Baja di Tangerang

Kanwil DJP Banten Tetapkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Penyidikan Pabrik Baja di Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 11:13 WIB
Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Kamis, 14 Mei 2026 12:11 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, menggendong bayi yang namanya sama. (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang Kunjungi Bayi Bernama Moch. Maesyal Rasyid di Sepatan

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.