SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Diduga korsleting listrik, sebanyak enam ruko milik gudang J&T, panti pijat refleksi, toko emas, shopee, agen telur, dan vape store di Jalan Taman Kutabumi, Blok C.21 Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, dilalap si jaho merah, Sabtu (14/6) sore. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materil akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 700 juta.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Agun Guntara mengatakan, kebakaran yang menimpa enam ruko di Jalan Taman Kutabumi, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis itu terdiri dari gudang J&T, panti pijat refleksi, toko emas, shopee, agen telur dan vape store. Menurut Agun, berdasarkan keterangan saksi, bahwa kebakaran itu sekitar pukul 12.15 WIB. Namun pihaknya baru mendapatkan laporan sekitar pukul 12.50 WIB.
“Setelah mendapatkan laporan, kita langsung menuju lokasi bersama 20 personel dan 5 unit mobil pemadam kebakaran, dari Pos Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan, dan dibantu BPBD Kota Tangerang,” kata Agun Guntara kepada Satelit News, Sabtu (14/6).
Sesampainya di lokasi, api sudah sangat besar membumbung tinggi, menyelimuti enam ruko di Jalan Taman Kutabumi, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis. Menurut Agun, berdasar keterangan saksi, api pertama kali muncul di atas atap gudang milik J&T, lalu merembet ke ruko lainnya yang lokasinya dekat dengan titik awal api muncul (J&T).
“Saat kami tiba, api sudah menyelimuti ke enam ruko tersebut. Namun, kata salah satu saksi, awalnya api hanya timbul di gudang J&T lalu merembet ke 5 ruko lainnya,” ujar Agun.
Lanjut Agun, pihaknya langsung melakukan aksi untuk menjinakan api yang terus berkobar membakar ruko tersebut. Namun, api yang besar dan pemukiman yang padat, sempat menyulitkan pihaknya untuk memadamkan api tersebut.
Baca Juga: Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai
“Cukup sulit, karena api sudah besar dan padatnya pemukiman membuat kita sempat kewalahan. Namun, setelah 3 jam kita berjuang, Alhamdulillah akhirnya api dapat dipadamkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat menambahkan, bahwa dalam peristiwa kebakaran itu, dipastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka. Hanya saja, akibat kebakaran itu, pemilik ruko ataupun para pengusaha yang menempati ruko tersebut mengalami kerugian materil sekitar Rp700 juta.
“Alhamdulillah, kalau korban jiwa ataupun luka tidak ada. Tapi, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp700 juta,” tandasnya.
Ujat juga mengatakan, bahwa kebakaran yang menimpa enam ruko di Jalan Taman Kutabumi, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis pada Sabtu (14/6) lalu, dikarenakan adanya korsleting listrik pada kabel di gudang J&T, lalu api yang membesar merembet ke ruko yang ada disebelahnya, yaitu panti pijak refleksi, toko emas, agen telur, shopee, toko emas, dan vape store.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik, karena berdasarkan keterangan pegawai J&T, sebelum keluar api di atap, sempat timbul suara dan asap,” pungkasnya. (alfian/aditya)





















