Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Kemendari Temukan Bukti Baru Polemik Pulau Aceh-Sumut

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 16 Jun 2025 18:53 WIB
Rubrik Nasional
Kemendari Temukan Bukti Baru Polemik Pulau Aceh-Sumut

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberi keterangan pers terkait sengketa 4 pulau, seusai rapat Tim Nasional Pembakuan Rupabumi, di Kantor Kemendagri, Senin (16/6/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Ada bukti baru atau novum terkait sengketa empat pulau di perbatasan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Novum ini akan disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Atas dasar ini, bisa jadi keputusan siapa pemilik 4 pulau sengketa itu berubah lagi.

“Perlu kami sampaikan bahwa selain data-data yang memang sudah ada, yang kami pelajari lebih dalam lagi, ada novum, atau data baru yang kami peroleh berdasarkan penelusuran Kementerian Dalam Negeri,” ujar Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri,usai rapat Tim Nasional Pembakuan Rupabumi pada Senin (16/6/2025).

“Bukti baru tadi penting, karena bisa menjadi landasan yang sangat kuat yang bisa menentukan keputusan kepemilikan pulau tadi. Mari kita tunggu saja teman-teman sekalian, ke arah mana tentu nanti akan melalui kajian, pembicaraan dari Pak Menteri Dalam Negeri yang dilaporkan kepada Bapak Presiden,” kata dia lagi.

Bima menegaskan bahwa novum tersebut tidak bisa diungkap ke publik dan harus dilaporkan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

“Kami sore ini menyepakati bahwa keputusan akhir adalah didapat dari data-data yang hari ini dikumpulkan oleh Forum Rapat Lintas Instansi (Timnas Pembakuan Rupabumi) ini untuk kemudian Pak Menteri laporkan kepada Bapak Presiden,” katanya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sendiri tidak hadir dalam rapat pembahasan tersebut. “Bapak Menteri Dalam Negeri akan memimpin langsung rapat koordinasi pada siang hari ini. Tapi karena beliau bertugas mendampingi Bapak Presiden dalam kegiatan kenegaraan di Singapura, maka beliau meminta kami untuk mengadakan rapat yang sangat penting ini,” ucap Bima .

Baca Juga: Bupati Serang Salurkan Bantuan Untuk Aceh, Sumut dan Sumbar Rp1,19 Miliar

Mantan Wali Kota Bogor itu juga menjelaskan bahwa keputusan Menteri Dalam Negeri sebelumnya yang menetapkan empat pulau sebagai wilayah Sumatera Utara bisa saja bergeser.

“Tentu tidak ada keputusan yang tidak bisa diubah atau diperbaiki. Apapun itu prosesnya, tetapi kami tentu mendengar, menimbang, mempelajari semua masukan, semua data, dan perspektif yang disampaikan untuk kemudian menjadi keputusan akhir tentang status kepemilikan empat pulau tadi,” jelas Bima.

BeritaTerbaru

APBN Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Fiskal Tetap Kuat

APBN Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Fiskal Tetap Kuat

Selasa, 21 Jul 2026 18:22 WIB
Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Senin, 20 Jul 2026 18:00 WIB
KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

Senin, 20 Jul 2026 17:58 WIB
Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

Terkait waktu pengumuman keputusan final, Bima menyebutkan bahwa hal itu akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana diungkapkan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. “Presiden sangat memberikan atensi, dan akan mengambil keputusan dalam jangka waktu yang tidak lama,” tambahnya.

Polemik empat pulau mencuat setelah pemerintah pusat menerbitkan Kepmendagri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode serta Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau yang ditetapkan pada 25 April 2025. Keputusan ini menyatakan bahwa empat pulau milik Aceh masuk dalam wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut. Keempat pulau tersebut adalah Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Besar, dan Pulau Mangkir Kecil.

Keputusan ini diambil berdasarkan letak geografis pulau-pulau tersebut yang dianggap lebih dekat ke Sumut dibandingkan Aceh, meski Gubernur Aceh Muzakir Manaf menolak dan menyatakan pulau-pulau itu tetap milik Aceh berdasarkan alasan historis.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi memberikan klarifikasi terkait spekulasi yang berkembang di masyarakat. Ia membantah adanya unsur perebutan tambang minyak dan gas (migas) serta tuduhan “hadiah politik” terkait keputusan tersebut.

Baca Juga: 107 Ribu H Sawah Rusak Akibat Banjir Sumatera

“Itu perlu riset dan data. Selama ini kita belum punya informasi dan data soal kandungan migas di empat pulau tersebut,” kata Hasan di Kantor PCO, Jakarta, Senin.

Hasan menegaskan bahwa hingga kini belum ada data resmi yang mendukung klaim adanya kandungan migas di empat pulau itu. Wilayah kerja migas Offshore West Aceh (OSWA) berada dalam kewenangan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Ia juga menolak spekulasi bahwa keputusan Mendagri Tito Karnavian merupakan hadiah politik kepada Presiden Joko Widodo melalui menantunya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. “Spekulasi-spekulasi seperti itu rasanya tidak perlu ditanggapi,” tegas Hasan.

Hasan mengingatkan bahwa penyelesaian polemik ini sepenuhnya diambil alih Presiden Prabowo Subianto. “Ini tentu Presiden akan mengambil keputusan secepatnya, dengan mempertimbangkan aspirasi maupun sifat historis proses administrasi yang sudah dijalankan,” ujarnya. “Keputusan nanti akan dituangkan dalam regulasi batas wilayah yang berlaku secara hukum dan harus diterima oleh semua pihak,” katanya lagi.

Hasan Nasbi meyakini bukan persoalan sulit bagi Presiden Prabowo dalam menyelesaikan persoalan itu. Mengingat, polemik kepemilikan keempat pulau itu tidak bersengketa dengan negara lain. (rmg/san)

Tags: acehpulauSumut
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis
Nasional

Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis

Minggu, 19 Jul 2026 21:17 WIB
Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun
Nasional

Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun

Minggu, 19 Jul 2026 15:37 WIB
Nasional

Kontak Tembak di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Tewas

Sabtu, 18 Jul 2026 17:49 WIB
Bisnis

Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 15:26 WIB
Nasional

Polri Serahkan Tersangka Korupsi Don Ritto ke Kejagung

Jumat, 17 Jul 2026 19:19 WIB
Nasional

Gus Lilur Usulkan Mahfud MD Jadi Menko Polkam, Busyro Muqoddas Wamenko

Jumat, 17 Jul 2026 18:38 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Sejumlah anak yatim-piatu menerima santunan. (ISTIMEWA)

FPTK Banten dan Squad PMB Santuni Anak Yatim Di Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon

Minggu, 19 Jul 2026 12:43 WIB
Wabup Lebak: Tambang Rakyat Jangan Dibajak Investor

Wabup Lebak: Tambang Rakyat Jangan Dibajak Investor

Senin, 20 Jul 2026 20:33 WIB
Kali Cantiaga Larangan Dinormalisasi

Kali Cantiaga Larangan Tangerang Dinormalisasi

Rabu, 22 Jul 2026 16:21 WIB
Kekeringan Melanda Pagedangan Tangerang, 200 KK Krisis Air Bersih

Kekeringan Melanda Pagedangan Tangerang, 200 KK Krisis Air Bersih

Rabu, 22 Jul 2026 20:37 WIB
PENINJAUAN - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani beserta para pihak terkait, mengunjungi Sekolah Rakyat, menjelang pelaksanaan MPLS. (ISTIMEWA)

MPLS Sekolah Rakyat Pandeglang Akan Dimulai Akhir Juli Nanti

Jumat, 24 Jul 2026 15:55 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.