SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemerintahan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, kembali melakukan terobosan. Kali ini, Badan Usaha Milk Desa (BUMDes) Warga Dekat, Desa Bandung, menjalin kerjasama dengan pihak ekspedisi atau jasa pengiriman barang.
Kebijakan itu sengaja dilakukan, sebagai upaya memudahkan pengiriman barang atau logistik, yang dihasilkan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di desa tersebut. Dengan begitu, diharapkan roda perekonomian bisa terus bergerak dengan optimal.
Kepala Desa (Kades) Bandung, Kecamatan Banjar, Wahyu Kusnadiharja mengatakan, BUMDes Warga Dekat Desa Bandung berupaya agar barang hasil UMKM bisa dikirim dengan cepat dan memudahkan bagi masyarakat yang ingin membeli, termasuk bagi warga yang berada diluar Desa Bandung.
Atas dasar itu, kemudian pihaknya menjalin kerja sama dan melalukan penandatangan nota kesepahaman atau Memmorandum of Understanding (MoU) dengan salah satu jasa pengiriman barang di Kabupaten Pandeglang.
“Alhamdulillah, penandatangan ini sudah berjalan dengan baik. Setelah ini, pegawai atau karyawan dari BUMDes kami sudah mulai mengikuti training atau pelatihan untuk dapat menerima konsumen. Untuk kemudian melakukan pengiriman secara domestik ataupun ekspor,” kata Wahyu, Kamis (19/6/2025).
Wahyu mengatakan, selain produk unggulan Desa Bandung, kerja sama itu juga membuka peluang usaha lain bagi masyarakat lokal. Dengan memanfaatkan kerja sama yang ada, masyarakat juga bisa melakukan transaksi lain, dengan jangkauan yang lebih luas dan lebih besar.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Selain prodak-prodak unggulan UMKM yang ada di desa akan kirimkan dan kami juga membuka lebar seluas-luasnya untuk masyarakat Banjar dan Mekarjaya, ketika mau melakukan pengiriman bisa langsung datang ke BUMDes kami,” pungkasnya.
Wahyu menerangkan, kerja sama ini menjadi unit usaha baru BUMDes bekerjasama dengan JNE, yaitu usaha logistik. Untuk saat ini, pihaknya masih memfokuskan usaha jasa kirim dibidang produk unggulan Desa Bandung.
“Yang nanti akan dibuka tiga titik yang sudah kami persiapkan bekerja sama dengan JNE. Adapun prodak saat ini menjadi skala prioritas yaitu kopi puhu dan yang kedua ikan mas Sinyonya, ada anyaman pandan dan ada batik,” tuturnya.
Sales JNE wilayah Rangkasbitung dan Pandeglang, Tb Ansor mengatakan, kerja sama yang dilakukan antara pihaknya dengan BUMDes Warga Dekat merupakan langkah awal, untuk memasarkan semua produk unggulan masyarakat.
Dia berharap, kerja sama yang sudah terjalin bisa mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat dan perusahaan. Dengan begitu, pedekonomian warga bisa ikut terus berjalan dan berkembang dengan konsisten.
“Kedepannya kita berharap kerjasama ini bisa terus karena ini potensi yang sangat luar biasa setelah kita gali lebih dalam. Dan semoga antara JNE dan BUMDes bisa berjalan baik dan saling menguntungkan tentunya,” imbuhnya. (adib)
Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat
























