SATELITNEWS.COM, SERANG – Komunitas Pemuda Tani (KPT) Agrinity, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ketahanan pangan berbasis generasi muda. Pada hari ini, Eka Syamsul Bahri dan Saepul Arifin, selaku founder Agrinity, bersama Ketua Terpilih Juhadi dan tujuh anggota lainnya, mendatangi Kantor Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, untuk mengikuti pembekalan khusus mengenai pembuatan pupuk organik kering dan basah.
Kunjungan ini juga, turut didampingi oleh pendamping pertanian dari Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, yang selama ini aktif membina kegiatan kelompok tani muda di wilayah tersebut.
Pembekalan ini, menjadi bagian penting dari upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pertanian, terutama dalam mendorong kemandirian produksi sarana pertanian ramah lingkungan.
“Kami ingin, generasi muda tidak hanya sebagai pelaku, tapi juga sebagai inovator pertanian. Pembekalan ini akan sangat membantu, dalam pengembangan produksi pupuk organik di tingkat komunitas,” ujar Founder Agrinity, Eka Syamsul Bahri, di sela kegiatan, Jumat (20/6/2025).
Pihak Dinas Pertanian Provinsi Banten, menyambut baik kedatangan rombongan Agrinity dan menegaskan komitmennya, untuk terus mendorong program pembinaan bagi kelompok tani milenial yang kreatif dan berorientasi pada keberlanjutan.
Sementara, Saepul Arifin menambahkan, peran pemuda dalam dunia pertanian tentu sangatlah penting, dengan adanya pemuda ini dapat memunculkan inovasi dan kreatifitas baru bagi pertanian.
Baca Juga: Belasan Tahun Banten Bebas Rabies, Distan Imbau Masyarakat Waspada Hewan Pembawa Virus
“Terutama zaman sekarang, dengan kecanggihan teknologi, bagaimana pemuda bisa mengedukasi pertanian tersebut dengan teknologi supaya pertanian tersebut lebih berkembang pesat,” tuturnya.
Dengan adanya Agrinity ini, setidaknya bisa menjadi wadah bagi pemuda yang memiliki potensi dalam dunia pertanian.
“Kendala dan problematika yg mereka hadapi bisa bisa dituangkan di AGRiNITY supaya ada solusi terbaik dalam penyelesaiannya,” kata Saepul Arifin.
Dengan semangat kolaborasi dan belajar langsung dari instansi teknis, diharapkan Agrinity mampu menjadi pelopor pertanian modern yang tidak hanya produktif, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan pemberdayaan pemuda di desa. (sidik)
























