SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan resmi membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri untuk tahun ajaran 2025/2026, mulai Selasa (24/6).
Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, menjelaskan bahwa mekanisme penerimaan siswa baru tahun ini kembali menekankan prinsip-prinsip objektif, transparan, dan akuntabel. Hal ini dirancang untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan bermutu, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun sosial.
“SPMB 2025 bukan sekadar proses penerimaan murid baru, tetapi bagian dari upaya pemerintah kota memastikan setiap anak di Tangsel mendapatkan kesempatan pendidikan yang berkualitas sesuai domisili dan potensi yang dimiliki,” ujarnya, Senin (23/6).
Deden menyampaikan, sebanyak 24 Sekolah Menengah Pertama Negeri yang tersebar di tujuh kecamatan Kota Tangsel siap menampung peserta didik baru melalui sistem SPMB yang dilaksanakan secara daring. Calon peserta didik dan orang tua diimbau untuk memahami seluruh prosedur dan tahapan pendaftaran agar tidak mengalami kendala selama proses berlangsung.
“Proses pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui laman resmi melalui https://ppdb.tangerangselatankota.go.id,” ucapnya.
Deden melanjutkan, pelaksanaan SPMB dibagi dalam beberapa tahap dan jalur penerimaan sesuai dengan kuota yang sudah ditetapkan, yakni pada tahap pertama melalui jalur domisili dengan kuota 40 persen.
Baca Juga: Ombudsman Antisipasi Titip Menitip SPMB Di Banten
“Pendaftaran online dan verifikasi data dilaksanakan pada tanggal 24-26 Juni. Pengumuman kelulusannya 28 Juni dan pelaksanaan daftar ulang pada 30 Juni,” terangnya.
Kemudian pelaksanaan tahap kedua yakni melalui jalur mutasi dengan kuota lima persen dan jalur prestasi 25 persen yang mulai digelar pada tanggal 1-3 Juli.
“Pengumuman dilaksanakan pada 4 Juli dan daftar ulang pada 5 Juli,” katanya.
Setelah itu, ada tahap ketiga yakni jalur afirmasi dan disabilitas dengan kuota 30 persen. Kata dia, pendaftaran dan verifikasi data dilaksanakan pada tanggal 7-9 Juli, setelah itu dilakukan pengumuman kelulusan pada 10 Juli dan daftar ulang pada 11 Juli 2025.
Deden juga mengingatkan para calon peserta didik dan orang tua untuk tidak menunda pendaftaran, karena seluruh proses dilakukan secara daring dan memiliki batas waktu yang ketat. (eko)
