SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pertaruhan nama besar Italia dan Brasil menjadi bumbu lain pertemuan Inter Milan melawan Fluminense dalam babak 16 besar Piala Dunia Antarklub di Bank of America Stadium, Charlotte, Selasa (1/7/2025) pukul 02.00 WIB. Kedua kubu mengusung persaingan gengsi antara tim Italia dan Brasil.
Inter Milan perlahan bangkit untuk kembali ke performa terbaik mereka bersama pelatih baru, Cristian Chivu. Nerazzurri berhasil lolos ke babak 16 besar FIFA CWC 2025 dengan status sebagai juara Grup E.
Inter Milan akan menghadapi tantangan klub asal Brasil, Fluminense yang finis di urutan kedua Grup F. Laga ini diprediksi penuh gengsi antara tim Italia dan Brasil.
Fluminense sendiri juga memiliki tren positif dengan raihan 1 kemenangan dan 2 laga imbang di babak penyisihan grup. Fluminense bakal memberikan perlawanan ketat kepada Inter Milan.
Duel Inter Milan vs Fluminense diprediksi turut membawa gengsi dan nama besar dari negara masing-masing yakni Italia vs Brasil. Italia terkenal dengan strategi bertahan ‘catenaccio’, sementara Brasil sering mengandalkan permainan individual.
Inter Milan tengah berproses menemukan permainan terbaik mereka usai pergantian pelatih dari Simone Inzaghi ke Cristian Chivu. Nerazzurri sempat mengalami kesulitan saat meraih hasil imbang di laga pertama FIFA CWC 2025 kontra Monterrey.
Lautaro Martinez dan kawan-kawan perlahan bangkit dengan kemenangan di laga kontra Urawa Red dan River Plate. Inter sukses finis sebagai juara Grup E dengan raihan 7 poin.
“Kami berhasil menang (melawan River Plate) dan melaju ke babak gugur. Pada hari Senin (Waktu AS), akan ada pertarungan lain. Kami perlu memulihkan diri secara fisik dan mental agar siap menghadapi laga besok.” ujar Cristian Chivu dikutip dari laman resmi klub.
Di kubu lawan, Fluminense diprediksi memberikan perlawanan ketat kepada Inter Milan. The Tricolor mampu menunjukkan performa solid di babak penyisihan grup.
Di Grup F, Fluminense berhasil menahan imbang Borussia Dortmund dan Mamelodi Sundowns, serta meraih 1 kemenangan penting di laga melawan Ulsan HD. Hasil tersebut menempatkan Fluminense di posisi runner-up Grup F.
Fluminense juga dalam tren positif dengan rekor belum terkalahkan dalam 9 laga di semua kompetisi. Laga kontra Inter Milan akan menjadi ujian konsistensi bagi tim asal kota Rio De Janeiro tersebut.
Inter Milan diprediksi belum bisa menurunkan sejumlah pemain yang diragukan kebugarannya seperti Marcus Thuram, Benjamin Pavard, dan Hakan Calhanoglu. Duet Lautaro Martinez dan Francesco Pio Esposito akan menjadi andalan di lini depan.
Sementara itu, Fluminense kemungkinan akan menurunkan skuad utama mereka. Sejumlah pemain senior seperti Fabio (GK), Thiago Silva, German Cano bakal menjadi tumpuan permainan tim. (dm)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
INTER MILAN (3-5-2): Yann Sommer (GK); Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Kristjan Asllani, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Pio Esposito, Lautaro Martinez
Pelatih: Cristian Chivu
FLUMINENSE (4-3-3): Fábio (GK); Samuel Xavier, Thiago Silva, Juan Pablo Freytes, Renê; Hercules, Nonato, Matheus Martinelli; Jhon Arias, German Cano, Agustin Canobbio
Pelatih: Renato Gaúcho