SATELITNEWS.COM, KAB SERANG—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang telah mendistribusikan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) terhadap para mustahik hampir sebesar Rp 8 miliar. Pendistribusian tersebut terhitung periode Januari sampai dengan Juni.
Ketua Baznas Kabupaten Serang Badrudin mengatakan penyaluran bantuan bagi para mustahik ini dilakukan melalui kecamatan. Adapun penerimanya antara lain Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS), MA dan santri dengan jumlah mustahik 1.044 orang dan nominal bantuannya Rp787.350.000.
Kemudian beasiswa yang disalurkan melalui UPZ Dinas Pendidikan yaitu beasiswa SD sebanyak 1.508 orang dengan nominal bantuan masing masing Rp 600 ribu yang totalnya Rp 904.800.000. Bantuan beasiswa melalui UPZ sekolah dan SMP untuk SMP, MTS dan MA sebanyak 845 orang dengan nominal seluruhnya Rp642.750.000 atau untuk SMP masing masing Rp750.000 dan MA Rp1.200.000.
Selanjutnya bantuan beasiswa melalui dinas dan kantor untuk MI Rp. 600.000 dan MTS Rp250.000. Sedangkan keseluruhan mustahiknya 480 orang dan nominal bantuannya Rp324 juta. “Jadi keseluruhannya untuk bantuan beasiswa yang disalurkan oleh Baznas pada tahun 2025 ini sebanyak 3.877 orang dengan jumlah nominal Rp2.658.900.000,” ujarnya, Senin (30/6/2025).
Kata Badrudin, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan jamban sehat di 29 kecamatan dengan masing-masing bantuan Rp5 juta yang totalnya Rp145 juta. “Baznas juga memberikan bantuan santunan pada hari raya Idulfitri sebanyak 5.560 orang dengan total bantuan Rp556 juta,” tuturnya.
Badrudin menuturkan, pada hari raya Iduladha pihaknya juga memberikan bantuan untuk sebanyak 500 orang dengan total Rp100 juta. Bantuan marbot masjid Rp290 juta, santunan 1000 anak yatim di bulan ramadhan Rp100 juta, santunan pasukan kebersihan sebanyak 500 orang sebesar Rp37.500.000, bantuan bedah rumah 7 orang pada program TMMD Rp175 juta dan dua Musola Rp10 juta.
Baca Juga: 2025, Baznas Lebak Targetkan ZIS Capai Rp 8,5 Miliar
“Ada tambahan lagi bantuan untuk warung kecil melalui kecamatan di 29 kecamatan, per kecamatan 10 orang dengan total bantuan keseluruhan Rp580 juta. Kemudian pengadaan rutilahu dari infak ASN untuk 13 orang dengan Rp325 juta,” tuturnya.
Badrudin mengungkapkan, bahwa secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan melalui UPZ kecamatan, Amilin dan UPZ OPD mencapai Rp5.738.400.000 dengan total mustahik 11.519 orang. “Sebetulnya yang sudah tersalurkan itu hampir Rp8 miliar, karena ada hak mustahik 35 persen yang didistribusikan oleh para UPZ, jadi enggak disalurkan melalui kita, juga ada yang penyaluran melalui bantuan langsung seperti ada dari masyarakat minta bantuan untuk kesehatan, juga ada Ibnu Sabil yang datang dari mana mana kita bantu,” katanya. Terkait dengan pengumpulan zakat infak dan sedekah, Badrudin mengatakan dari Januari sampai Juli ini baru mencapai Rp14 miliar.”Jadi kurang Rp15,4 miliar lagi,” pungkasnya. (sidik)
























