SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Sebuah truk berwarna hijau dengan nomor polisi DB 8337 AS mengalami kecelakaan tunggal setelah gagal menanjak dan akhirnya masuk ke dalam selokan di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (4/7/2025).
Peristiwa yang terjadi di tanjakan Parakan ini sekitar pukul 08.50 WIB. Menurut informasi yang dihimpun, truk tersebut awalnya berusaha melintasi tanjakan Parakan dari arah Serpong menuju Pamulang. Namun, diduga karena tidak kuat menanjak, kendaraan tersebut mundur dan akhirnya tergelincir masuk ke selokan di sisi jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tangerang Selatan, Ipda Marulloh, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari jajaran Polsek Pamulang dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi kejadian.
“Sudah kami komunikasikan dengan Kanit Lantas Polsek Pamulang. Informasinya memang truk tidak kuat menanjak dan akhirnya masuk ke selokan,” ujar Marulloh saat dikonfirmasi hari ini.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa proses evakuasi kendaraan sedang berlangsung dan pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas derek untuk mengangkat truk tersebut dari dalam selokan. “Anggota kami sudah di TKP. Kami juga sudah koordinasi dengan derek besar untuk membantu proses evakuasi truk tersebut,” jelasnya.
Marulloh tidak merinci soal laporan mengenai adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kejadian ini sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi, terutama kendaraan yang melintas dari arah Serpong menuju Pamulang. Hingga siang hari, mobil yang mengangkut batu makadam tersebut masih dilakukan proses evakuasi.
“Anggota kami masih di TKP. Masih proses ngepok barang muatan. Sudah dicoba ditarik dengan derek tapi tidak kuat mengingat muatannya masih penuh. Untuk isi muatannya batu makadam,” katanya.
Petugas kepolisian juga mengimbau pengendara, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur menanjak, serta menjaga jarak aman agar kejadian serupa tidak terulang. (eko/gatot)