Selasa, 29 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Jangan Anggap Remeh, Cegah Serangan Jantung Sebelum Terlambat

Oleh Deddy Maqsudi
Minggu, 6 Jul 2025 20:44 WIB
Rubrik Bisnis
Jangan Anggap Remeh, Cegah Serangan Jantung Sebelum Terlambat

CEGAH SERANGAN JANTUNG: Dokter Spesialis Jantung pada RSUD Tigaraksa, dr. Randy Alfa Rabby, Sp. JP, FIHA. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Penyakit Jantung Koroner (PJK) masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Data Global Burden of Disease menunjukkan bahwa lebih dari 244 juta orang di dunia hidup dengan PJK, termasuk sekitar dua juta penduduk Indonesia.

Dokter Spesialis Jantung, pada RSUD Tigaraksa, dr. Randy Alfa Rabby, Sp. JP, FIHA, mengatakan bahwa serangan jantung atau dalam istilah medis disebut infark miokard akut, adalah kondisi darurat ketika aliran darah ke jaringan otot jantung terhenti secara tiba-tiba. Menurutnya, hal ini biasanya disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah koroner akibat timbunan lemak (plak) yang pecah dan membentuk bekuan darah. Ketika jantung tidak mendapat pasokan oksigen, jaringan otot jantung bisa rusak secara permanen.

“Jika tidak segera ditangani, serangan jantung dapat berakibat fatal. Kementerian Kesehatan RI menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat karena waktu sangat menentukan tingkat keparahan dan kemungkinan untuk perbaikan kondisi,” kata dr. Randy Alfa Rabby, Sp. JP, FIHA, Minggu (6/7/2025).

Pria yang biasa disapa akrab, dokter Randy ini menjelaskan, serangan jantung ini memiliki variasi gejala, diantaranya nyeri dada, dimana rasa nyerinya seperti ditekan benda berat, bisa menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung.

Selain itu, penderita bisa mengalami sesak napas, mual, muntah, pusing, dan keringat dingin. Beberapa orang, terutama perempuan, lansia, ataupun penderita diabetes, dapat mengalami gejala yang tidak khas seperti rasa lelah ekstrem atau gangguan pencernaan. “Karena gejalanya bisa muncul mendadak, penting untuk segera mencari bantuan medis saat ada keluhan mencurigakan pada dada,” ujarnya.

Ciri khas nyeri dada pada serangan jantung memiliki ciri khas yang membedakannya dari nyeri biasa. Umumnya, nyeri terasa seperti ditekan benda berat, berlokasi di tengah dada, dan berlangsung lebih dari 15 menit.

Baca Juga: Fraksi Demokrat Setujui Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2026, Soroti SiLPA hingga Banjir

Nyeri ini tidak membaik meskipun sudah beristirahat atau minum obat maag. Keluhan dapat menjalar ke lengan kiri, leher, atau rahang. Rasa sesak, mual, dan keringat dingin sering menyertai. “Jika seseorang mengalami gejala seperti ini, jangan tunda waktu, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat atau RSUD Tigaraksa karena ini merupakan tanda darurat jantung,” katanya.

Dokter Randy juga mengatakan, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang terkena serangan jantung, antara lain faktor yang dapat dikendalikan (modifikatif) meliputi kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi (hipertensi), kadar kolesterol tinggi (dislipidemia), diabetes, kurangnya aktivitas fisik, dan kelebihan berat badan (obesitas).

BeritaTerbaru

Samsung Galaxy A08 Resmi Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh

Samsung Galaxy A08 Resmi Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh

Jumat, 25 Sep 2026 18:23 WIB
Corporate Awards 2026 Kabupaten Tangerang, Ini Daftar 29 Perusahaan Penerima Penghargaan

Corporate Awards 2026 Kabupaten Tangerang, Ini Daftar 29 Perusahaan Penerima Penghargaan

Kamis, 24 Sep 2026 23:36 WIB
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

Kamis, 24 Sep 2026 19:46 WIB

Pemilahan Sampah Meluas, Infrastruktur Jadi Penentu

Kamis, 24 Sep 2026 12:11 WIB

“Faktor yang tidak dapat diubah mencakup usia lanjut, jenis kelamin laki-laki, serta riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Kombinasi dari faktor-faktor ini, terutama jika tidak dikendalikan, sangat meningkatkan risiko terjadinya gangguan jantung koroner,” ucapnya.

Adapun, untuk dilakukan penanganannya adalah, harus dilakukan secepat mungkin. Langkah pertamanya yaitu segera menghubungi layanan gawat darurat seperti 119 atau membawa pasien ke rumah sakit. Sambil menunggu pertolongan, penderita dianjurkan beristirahat dan tetap tenang.

Di rumah sakit, dokter akan melakukan pemeriksaan rekam jantung (EKG) dan tes darah (troponin) untuk memastikan diagnosis. Pengobatan bisa berupa membuka sumbatan dengan kateterisasi jantung dan pemasangan stent, obat-obatan pengencer darah, pengontrol tekanan darah, dan terapi lanjutan lainnya. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang selamat dan pulih. “Selain itu, mencegah serangan jantung sangat mungkin dilakukan dengan gaya hidup sehat,” ucapnya.

Hal pertama yang penting adalah berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok. Pola makan sehat dengan membatasi lemak jenuh, garam, dan gula juga sangat dianjurkan. Rajin berolahraga minimal 30 menit sehari selama lima hari dalam seminggu membantu menjaga kesehatan jantung. Selain itu, penting untuk rutin memeriksakan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah.

Baca Juga: Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Mengelola stres, menjaga berat badan ideal, serta tidur cukup juga berperan besar dalam pencegahan. Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung di keluarga, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah antisipasi yang penting. “Segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan jika merasakan gejala tersebut, agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Poliklinik Jantung hadir di RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut, Senin, Rabu, dan Kamis pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB,” ucapnya. (*/alfian)

Tags: kabupaten tangerangpenyakit jantungrsud tigaraksa
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah
Bisnis

Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah

Kamis, 24 Sep 2026 08:18 WIB
Realisasi Investasi Kota Tangerang Capai Rp11,73 Triliun, DPMPTSP Optimistis Lampaui Target
Bisnis

Realisasi Investasi Kota Tangerang Capai Rp11,73 Triliun, DPMPTSP Optimistis Lampaui Target

Rabu, 23 Sep 2026 14:50 WIB
Puncak HPN 2026 Regional, WMS Ajak Konsumen Loyal Honda Riding dan Seru-Seruan Bareng
Bisnis

Puncak HPN 2026 Regional, WMS Ajak Konsumen Loyal Honda Riding dan Seru-Seruan Bareng

Senin, 21 Sep 2026 20:32 WIB
Mendes PDT Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Desa melalui Dana Desa
Bisnis

Mendes PDT Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Desa melalui Dana Desa

Senin, 21 Sep 2026 18:07 WIB
AirNav Indonesia Buka Rekrutmen 2026, Pendaftaran Dibuka 22–30 September
Bisnis

AirNav Indonesia Buka Rekrutmen 2026, Pendaftaran Dibuka 22–30 September

Minggu, 20 Sep 2026 13:46 WIB
DJP Catat Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Rp 57,23 Triliun
Bisnis

DJP Catat Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Rp 57,23 Triliun

Sabtu, 19 Sep 2026 09:49 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Hendak Ambil Tas, Bocah 7 Tahun di Lebak Tewas Tercebur Sumur

Rabu, 23 Sep 2026 11:43 WIB
85 Kasus Baru HIV Ditemukan di Lebak Selama 2026, Tiga Meninggal

85 Kasus Baru HIV Ditemukan di Lebak Selama 2026, Tiga Meninggal

Rabu, 23 Sep 2026 17:48 WIB
HADIRI MUSDA ICMI -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Tangerang, di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Sabtu (26/9/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang Harap Musda ICMI Lahirkan Solusi Konstruktif bagi Pembangunan Daerah

Sabtu, 26 Sep 2026 16:26 WIB
Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Selasa, 22 Sep 2026 15:35 WIB
Buktikan Kerja Keras Tak Pernah Mengkhianati Hasil

Buktikan Kerja Keras Tak Pernah Mengkhianati Hasil

Rabu, 23 Sep 2026 18:41 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.