Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Jangan Anggap Remeh, Cegah Serangan Jantung Sebelum Terlambat

Oleh Deddy Maqsudi
Minggu, 6 Jul 2025 20:44 WIB
Rubrik Bisnis
CEGAH SERANGAN JANTUNG: Dokter Spesialis Jantung pada RSUD Tigaraksa, dr. Randy Alfa Rabby, Sp. JP, FIHA. (ISTIMEWA) Jangan Anggap Remeh, Cegah Serangan Jantung Sebelum Terlambat

CEGAH SERANGAN JANTUNG: Dokter Spesialis Jantung pada RSUD Tigaraksa, dr. Randy Alfa Rabby, Sp. JP, FIHA. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Penyakit Jantung Koroner (PJK) masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Data Global Burden of Disease menunjukkan bahwa lebih dari 244 juta orang di dunia hidup dengan PJK, termasuk sekitar dua juta penduduk Indonesia.

Dokter Spesialis Jantung, pada RSUD Tigaraksa, dr. Randy Alfa Rabby, Sp. JP, FIHA, mengatakan bahwa serangan jantung atau dalam istilah medis disebut infark miokard akut, adalah kondisi darurat ketika aliran darah ke jaringan otot jantung terhenti secara tiba-tiba. Menurutnya, hal ini biasanya disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah koroner akibat timbunan lemak (plak) yang pecah dan membentuk bekuan darah. Ketika jantung tidak mendapat pasokan oksigen, jaringan otot jantung bisa rusak secara permanen.

“Jika tidak segera ditangani, serangan jantung dapat berakibat fatal. Kementerian Kesehatan RI menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat karena waktu sangat menentukan tingkat keparahan dan kemungkinan untuk perbaikan kondisi,” kata dr. Randy Alfa Rabby, Sp. JP, FIHA, Minggu (6/7/2025).

Pria yang biasa disapa akrab, dokter Randy ini menjelaskan, serangan jantung ini memiliki variasi gejala, diantaranya nyeri dada, dimana rasa nyerinya seperti ditekan benda berat, bisa menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung.

Selain itu, penderita bisa mengalami sesak napas, mual, muntah, pusing, dan keringat dingin. Beberapa orang, terutama perempuan, lansia, ataupun penderita diabetes, dapat mengalami gejala yang tidak khas seperti rasa lelah ekstrem atau gangguan pencernaan. “Karena gejalanya bisa muncul mendadak, penting untuk segera mencari bantuan medis saat ada keluhan mencurigakan pada dada,” ujarnya.

Ciri khas nyeri dada pada serangan jantung memiliki ciri khas yang membedakannya dari nyeri biasa. Umumnya, nyeri terasa seperti ditekan benda berat, berlokasi di tengah dada, dan berlangsung lebih dari 15 menit.

Baca Juga: Kapolresta Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kamtibmas

Nyeri ini tidak membaik meskipun sudah beristirahat atau minum obat maag. Keluhan dapat menjalar ke lengan kiri, leher, atau rahang. Rasa sesak, mual, dan keringat dingin sering menyertai. “Jika seseorang mengalami gejala seperti ini, jangan tunda waktu, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat atau RSUD Tigaraksa karena ini merupakan tanda darurat jantung,” katanya.

Dokter Randy juga mengatakan, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang terkena serangan jantung, antara lain faktor yang dapat dikendalikan (modifikatif) meliputi kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi (hipertensi), kadar kolesterol tinggi (dislipidemia), diabetes, kurangnya aktivitas fisik, dan kelebihan berat badan (obesitas).

BeritaTerbaru

DJP Tegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak

DJP Tegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak

Rabu, 22 Jul 2026 11:03 WIB
Legislator Soroti Wacana TNI Awasi Pajak, Ingatkan Jangan Pakai Pendekatan Koersif

Legislator Soroti Wacana TNI Awasi Pajak, Ingatkan Jangan Pakai Pendekatan Koersif

Rabu, 22 Jul 2026 11:00 WIB

Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 15:26 WIB
Sinar Mas Land Luncurkan mBrace, Bangun Pusat Kolaborasi AI di BSD City

Sinar Mas Land Luncurkan mBrace, Bangun Pusat Kolaborasi AI di BSD City

Kamis, 16 Jul 2026 21:50 WIB

“Faktor yang tidak dapat diubah mencakup usia lanjut, jenis kelamin laki-laki, serta riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Kombinasi dari faktor-faktor ini, terutama jika tidak dikendalikan, sangat meningkatkan risiko terjadinya gangguan jantung koroner,” ucapnya.

Adapun, untuk dilakukan penanganannya adalah, harus dilakukan secepat mungkin. Langkah pertamanya yaitu segera menghubungi layanan gawat darurat seperti 119 atau membawa pasien ke rumah sakit. Sambil menunggu pertolongan, penderita dianjurkan beristirahat dan tetap tenang.

Di rumah sakit, dokter akan melakukan pemeriksaan rekam jantung (EKG) dan tes darah (troponin) untuk memastikan diagnosis. Pengobatan bisa berupa membuka sumbatan dengan kateterisasi jantung dan pemasangan stent, obat-obatan pengencer darah, pengontrol tekanan darah, dan terapi lanjutan lainnya. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang selamat dan pulih. “Selain itu, mencegah serangan jantung sangat mungkin dilakukan dengan gaya hidup sehat,” ucapnya.

Hal pertama yang penting adalah berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok. Pola makan sehat dengan membatasi lemak jenuh, garam, dan gula juga sangat dianjurkan. Rajin berolahraga minimal 30 menit sehari selama lima hari dalam seminggu membantu menjaga kesehatan jantung. Selain itu, penting untuk rutin memeriksakan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah.

Baca Juga: Curanmor Diduga Bersenjata Api Gegerkan Citra Raya, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan

Mengelola stres, menjaga berat badan ideal, serta tidur cukup juga berperan besar dalam pencegahan. Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung di keluarga, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah antisipasi yang penting. “Segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan jika merasakan gejala tersebut, agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Poliklinik Jantung hadir di RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut, Senin, Rabu, dan Kamis pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB,” ucapnya. (*/alfian)

Tags: kabupaten tangerangpenyakit jantungrsud tigaraksa
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemkab Serang Perluas Perlindungan, 32.600 Pekerja Rentan Desa Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Bisnis

Pemkab Serang Perluas Perlindungan, 32.600 Pekerja Rentan Desa Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 15 Jul 2026 19:25 WIB
Sambut Tahun Ajaran Baru, Ada Promo Back to School di Dealer Jakarta-Tangerang
Bisnis

Sambut Tahun Ajaran Baru, Ada Promo Back to School di Dealer Jakarta-Tangerang

Selasa, 14 Jul 2026 18:59 WIB
Arief R Wismansyah: Entrepreneur Tangguh Harus Adaptif, Inovatif, dan Solutif
Bisnis

Arief R Wismansyah: Entrepreneur Tangguh Harus Adaptif, Inovatif, dan Solutif

Kamis, 9 Jul 2026 16:16 WIB
Bisnis

Wahana Artha Group Beri Pemeriksaan dan Kacamata Gratis untuk 100 Siswa SLBN 3 Jakarta

Jumat, 3 Jul 2026 14:58 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris dengan Pelatihan Wirausaha
Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris dengan Pelatihan Wirausaha

Selasa, 30 Jun 2026 17:27 WIB
Bisnis

Tawarkan 500 Menu, Festival RJK Pantai Ceria Hadir di Tangcity Mall

Jumat, 26 Jun 2026 12:46 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Christian Lois Dorong Penguatan Posyandu hingga Kesejahteraan Guru Agama Kota Tangerang

Christian Lois Dorong Penguatan Posyandu hingga Kesejahteraan Guru Agama Kota Tangerang

Rabu, 22 Jul 2026 15:21 WIB
Dinda Claudia Hipnotis Pengunjung Festival Cisadane 2026

Dinda Claudia Hipnotis Pengunjung Festival Cisadane 2026

Sabtu, 25 Jul 2026 12:34 WIB
Satu Prajurit TNI Dibunuh di Kelapa Dua, 4 Orang Ditangkap Polres Tangsel

Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI di Tangerang Bertambah Jadi 7 Orang

Jumat, 24 Jul 2026 16:29 WIB
Jejen Jainudin Terpilih sebagai Ketua RW 04 Kalipasir Periode 2026–2031

Jejen Jainudin Terpilih sebagai Ketua RW 04 Kalipasir Periode 2026–2031

Minggu, 19 Jul 2026 21:09 WIB
TERA ULANG - Petugas Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, melakukan tera ulang timbangan elektronik toko emas yang ada di Pasar Ciruas, Selasa (21/7/2026). (ISTIMEWA)

Tim Diskoumperindag Kabupaten Serang Tera Ulang Timbangan Toko Emas

Selasa, 21 Jul 2026 14:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.