SATELITNEWS.COM, JAKARTA – DPRD Kota Tangerang, melalui Wakil Ketua III Arief Wibowo bersama Fraksi PKS, melakukan kunjungan kerja ke Ketua DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/7). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas wilayah dalam penanganan banjir dan percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung pada masyarakat Kota Tangerang.
Dalam pertemuan tersebut, Arief menegaskan pentingnya kerja sama konkret antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Tangerang, khususnya dalam mengatasi persoalan banjir di kawasan Ciledug, Larangan, hingga Cipondoh. Salah satu solusi yang didorong adalah percepatan pembangunan Waduk Polor di aliran Kali Angke, yang melintasi dua wilayah tersebut.
“Kami sampaikan langsung agar DPRD DKI turut mengawal alokasi anggaran untuk Waduk Polor. Dengan sinergi antarwilayah, penyelesaian banjir dari hulu ke hilir bisa terintegrasi dan tidak sektoral,” ujar Arief.
Tak hanya soal banjir, pembahasan juga mencakup proyek pembangunan Rumah Sakit Internasional bertaraf paripurna di Pegadungan, Jakarta Barat. RS yang akan dilengkapi hotel dan sekolah kedokteran ini ditargetkan beroperasi pada 2027, bertepatan dengan peringatan 500 tahun DKI Jakarta.
“Ini kabar baik juga untuk Kota Tangerang karena dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta. RS ini bisa membuka peluang kerja sama di sektor kesehatan dan pariwisata medis,” tambah Arief.
Arief juga mendorong perluasan layanan TransJakarta ke Terminal Poris Plawad, yang saat ini baru dilayani dari Kalideres. Ia berharap rute dari koridor Ciledug dapat diperpanjang hingga Poris untuk mendukung mobilitas warga Tangerang–Jakarta.
Baca Juga: DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa
“Poris Batuceper adalah simpul penting. Kalau TransJakarta dari Ciledug tersambung ke Poris, integrasi antarmoda akan jauh lebih efisien.”
Tak kalah penting, Arief juga menyinggung kelanjutan proyek Jalan Benteng–Betawi, yang hingga kini belum rampung. Menurutnya, pembangunan baru menyentuh sisi ‘Benteng’, namun belum masuk ke kawasan ‘Betawi’.
“Kalau proyek ini diteruskan, akan jadi jalur alternatif penting dan bisa mengurangi beban lalu lintas Jalan Daan Mogot.”
Ia menyayangkan bahwa hingga kini fokus penanganan banjir di DKI masih dominan di kawasan timur, sementara barat—khususnya Jakarta Barat dan perbatasan Tangerang—juga sangat terdampak.
“Air dari Tangerang mengarah ke Jakarta Barat—Ciledug, Cipondoh, Larangan, hingga Petir. Waduk Polor bisa jadi solusi jangka panjang,” tegasnya.
DPRD Kota Tangerang berharap, melalui komunikasi lintas daerah seperti ini, berbagai program strategis yang menyangkut kedua wilayah bisa segera diimplementasikan demi kepentingan masyarakat bersama. (mg01)
Baca Juga: DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK
























