Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)

Oleh: Budi Rahman Hakim, Ph.D.*

Oleh Deddy Maqsudi
Senin, 14 Jul 2025 18:48 WIB
Rubrik Headline, Kolom
Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)

SURAT CINTA: Budi Rahman Hakim, Ph.D, Pengasuh Pesantren Peradaban Dunia JAGAT ‘ARSY, Tangerang Selatan – Banten. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Yang Terhormat Gubernur Banten,
Kami menulis surat ini dengan cinta yang kritis—karena pendidikan bukan sekadar janji politik, tetapi tanggung jawab konstitusional yang menyentuh jantung keadilan sosial. Ketika Bapak meluncurkan gagasan “sekolah gratis” dalam RPJMD dan kampanye publik, harapan kami terpaut: akhirnya, negara akan benar-benar hadir dalam ruang kelas.

Namun di balik semangat itu, suara rakyat menggema lain. Di Kabupaten Pandeglang, seorang ibu penjual gorengan masih membayar Rp2 juta lebih untuk seragam dan biaya kegiatan sekolah negeri anaknya. Di Serang, seorang siswa SMA menceritakan bagaimana aplikasi pendaftaran daring terus error, memaksanya bolak-balik ke kantor dinas. Di Kota Tangerang Selatan, forum wali murid menyuarakan keresahan akan iuran komite yang nominalnya nyaris setara dengan biaya SPP swasta. Pertanyaannya: di mana letak “gratis”-nya?

Kritik ini bukan semata anekdot. Data Ombudsman RI Perwakilan Banten (2023) menyebut bahwa sektor pendidikan masih mendominasi laporan pengaduan masyarakat, khususnya menyangkut transparansi, pungutan liar, dan diskriminasi layanan. Ini mengindikasikan bahwa inovasi kebijakan belum berhasil menjangkau realitas administratif dan sosial di lapangan.

Studi Bank Dunia (World Bank, 2020) menegaskan bahwa kebijakan pembebasan biaya pendidikan hanya efektif jika didukung skema pembiayaan yang jelas, partisipatif, dan berkeadilan. Tanpa itu, apa yang disebut “sekolah gratis” sering kali hanya memindahkan beban dari pungutan resmi menjadi beban sosial tersembunyi—dalam bentuk sumbangan wajib, uang gedung, atau program donasi siluman. Kajian yang dilakukan oleh SMERU Research Institute (2022) di berbagai provinsi menunjukkan bahwa 73% sekolah negeri masih memungut biaya dari wali murid, terutama untuk kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan sarana.

Putusan Mahkamah Agung No. 2485 K/Pdt/2017 juga menegaskan bahwa satuan pendidikan negeri yang dibiayai negara tidak boleh melakukan pungutan. Namun dalam praktiknya, regulasi ini justru disiasati melalui lembaga komite atau yayasan mitra sekolah. Pengawasan dari Dinas Pendidikan Provinsi pun dinilai lemah. Jika dibiarkan, ini menciptakan ketimpangan struktural yang merusak legitimasi negara di mata publik.

Sekolah swasta pun tidak boleh luput dari perhatian. Lebih dari 42% siswa menengah di Banten bersekolah di lembaga swasta (BPS, 2023), dan mayoritas berasal dari keluarga ekonomi bawah yang tidak mampu masuk sekolah negeri karena daya tampung terbatas atau zonasi. Apakah mereka juga akan mendapatkan subsidi pendidikan dalam program sekolah gratis ini? Jika tidak, maka janji tersebut bukan inklusif, tapi diskriminatif.

Baca Juga: Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Kementerian Keuangan RI dalam Kajian Belanja Pendidikan Nasional (2021) merekomendasikan agar pemerintah daerah mulai mengembangkan pendekatan berbasis kebutuhan (needs-based funding) dan bukan semata berbasis lembaga. Prinsip ini penting untuk diterapkan di Banten. Artinya, bantuan dana tidak boleh hanya dikucurkan ke lembaga negeri, tetapi kepada seluruh siswa yang membutuhkan, apapun latar belakang sekolahnya.

Untuk itulah, program ini butuh: (1) revisi regulasi BOS Daerah yang memasukkan indikator sosial-ekonomi siswa, (2) audit partisipatif atas praktik pungutan di sekolah-sekolah negeri, (3) integrasi sistem pengawasan daring yang melibatkan publik, dan (4) kolaborasi aktif antara Pemprov, Dinas Pendidikan, Bappeda, dan DPRD untuk memastikan bahwa kebijakan ini tidak sekadar janji retoris, melainkan kontrak moral dengan rakyat.

BeritaTerbaru

MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi'i menyampaikan keterangan mepada wartawan terkait perkembangan pencarian rombongan wartawan yang hilang di Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Pencarian Hari Ketiga Nihil, Kabasarnas: Belum Ada Tanda-tanda

Kamis, 10 Sep 2026 19:35 WIB
LIFE JAKET : Tim gabungan dari TNI AL menemukan life jaket saat melakukan pencarian terhadap rombongan wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)

Tim Pencari Sempat Temukan Pelampung Di Perairan Cikoneng, Labuan Pandeglang

Kamis, 10 Sep 2026 19:31 WIB

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi

Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi

Kamis, 10 Sep 2026 17:23 WIB

Gagasan sekolah gratis seharusnya tidak dipresentasikan sebagai trofi politik, melainkan sebagai hasil keberanian institusional untuk mengubah sistem pendidikan yang rumit, tidak transparan, dan sering kali menyisakan ketimpangan. Dalam semangat demokrasi, pendidikan tidak bisa diserahkan hanya kepada birokrasi tertutup. Ia harus melibatkan masyarakat, guru, orang tua, dan pelajar sebagai subjek utama.

Pendidikan adalah hak, bukan hadiah. Ia adalah instrumen utama dalam menciptakan mobilitas sosial dan menjembatani ketimpangan. Amartya Sen dalam Development as Freedom (1999) menekankan bahwa pendidikan adalah kebebasan substantif yang memungkinkan manusia membentuk masa depan mereka sendiri. Maka mengingkari janji pendidikan gratis bukan hanya soal kegagalan birokrasi, tetapi bentuk pelemahan terhadap martabat warga.

Gubernur yang kami hormati,
Kami tahu Anda tidak ingin dikenang sebagai pemimpin yang hanya piawai merangkai jargon. Kami ingin percaya bahwa di balik janji Anda, ada niat tulus dan strategi nyata untuk memastikan tidak ada lagi anak Banten yang putus sekolah hanya karena tak mampu membeli seragam atau membayar uang gedung. Tapi kepercayaan itu butuh bukti, bukan baliho.

Jika memang serius, mari hadirkan roadmap yang jelas, timeline yang transparan, dan akuntabilitas publik yang ketat. Jika perlu, adakan Forum Rakyat Pendidikan se-Banten sebagai ruang kontrol dan saran. Libatkan kampus, lembaga swadaya masyarakat, serta organisasi guru dan pelajar untuk menyusun ulang masa depan pendidikan kita.

Baca Juga: Andra Soni: Irigasi Cisata Pandeglang Tingkatkan Produktivitas Petani

Surat ini adalah bentuk cinta. Karena cinta kadang muncul sebagai pertanyaan, sebagai peringatan, dan sebagai suara yang tak ingin negeri ini tertidur dalam euforia narasi tanpa realisasi. Kami tidak ingin anak-anak kami sekadar menjadi baris statistik dalam dokumen pemerintah. Kami ingin mereka belajar dengan damai, bermartabat, dan tanpa dibebani ilusi.

Salam dari rakyat kecil yang masih percaya pada kekuatan kata-kata yang ditepati. (*)

*(Pengasuh Pesantren Peradaban Dunia JAGAT ‘ARSY, Tangerang Selatan – Banten)

Tags: gubernur bantenSekolah GratisSurat Cinta
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kasus Kandang Ayam di Ciputat Tak Kunjung Tuntas, Warga Kirimkan Somasi
Headline

Kasus Kandang Ayam di Ciputat Tak Kunjung Tuntas, Warga Kirimkan Somasi

Kamis, 10 Sep 2026 16:56 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan melakukan pencarian rombongan wartawan, yang dikabarkan hilang di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Hari Ketiga, Pencarian Wartawan Hilang di Banten Diperluas Menjadi Enam Sektor

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB
HELIKOPTER : Helikopter HR-3604, diterjunkan untuk melakukan pencarian rombongan wartawan yang hilang di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Dukung Pencarian Wartawan di Perairan Selat Sunda, Helikopter HR-3604 Dikerahkan

Kamis, 10 Sep 2026 14:30 WIB
Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
Headline

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Rabu, 9 Sep 2026 21:13 WIB
Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ
Edukasi

Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 20:53 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Bantu Wilayah Terdampak Kekeringan, PMI Banten Salurkan 840 Ribu Liter Air Bersih

Minggu, 6 Sep 2026 16:13 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:36 WIB
Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kegiatan CKG di wilayah Provinsi Banten. (ISTIMEWA)

CKG di Banten Diklaim Tembus 53,69 Persen, Hipertensi dan Diabet Mendominasi

Kamis, 10 Sep 2026 16:44 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.