Selasa, 12 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Banten Region

SMAN 4 Kota Serang Didemo, Tuntut Pelaku Pelecehan Seksual Segera Diadili

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 22 Jul 2025 17:01 WIB
Rubrik Banten Region, Kota Serang
SMAN 4 Kota Serang Didemo, Tuntut Pelaku Pelecehan Seksual Segera Diadili

DEMONSTRASI: Massa aksi yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan alumni menggelar demonstrasi di depang pintu gerbang SMAN 4 Kota Serang pada Senin (21/7). Mereka menuntut pelaku pelecehan seksual dan korupsi segera diadili. (TAUFIQ SOLEHUDIN/RMG)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG--Massa yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan alumni menggelar aksi demonstrasi di depan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kota Serang pada Senin (21/7). Aksi itu digelar dalam rangka menuntut oknum guru yang diduga melakukan pelecehan seksual segera diadili.

Sebagaimana diketahui, belakangan, SMAN 4 Kota Serang tengah diterpa sejumlah kasus. Mulai dari kasus dugaan pelecehan seksual hingga dugaan korupsi iuran siswa. Berdasarkan pantauan, aksi itu mulai dilaksanakan sekitar pukul 09.18 WIB. Rombongan massa aksi berjalan dari belakang kantor Kelurahan Kasemen hingga depan pintu gerbang SMAN 4 Kota Serang.

Massa aksi mayoritas berpakaian serba hitam membentangkan sejumlah spanduk tuntutan. Salah satunya bertuliskan Yang Mencoreng Bukan Suara Kami Tapi Perbuatan Mereka. Lalu ada spanduk yang bertuliskan, Instansi Bobrok, SMAN 4 Diobok-obok#ADILITANGKAP. Tidak hanya itu mereka juga menunjukkan selebaran poster bertuliskan tuntutan dengan mengungkap identitas terduga pelaku. ‘#Tangkappedofil Tangkap Pelaku Pelecehan.’

Di sisi lain, terlihat sejumlah aparat Kepolisian dan TNI diterjunkan untuk berjaga mengamankan area sekolah. Mereka bersiaga di sekitar halaman sekolah sejak pagi hari sebelum aksi demonstrasi dimulai.

Di depan gerbang sekolah, salah seorang orator massa aksi menyoroti kasus-kasus yang belakangan ini terungkap di SMAN 4 Kota Serang. Salah satunya yakni soal kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru berinisial SJ terhadap siswi SMAN 4 Kota Serang.

Dalam aksi itu orator menunjukkan salah satu bukti kasus dugaan pelecehan seksual berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp milik korban dengan SJ. Dalam percakapan itu SJ mengajak korban pergi bersama untuk menginap di sebuah hotel.

BeritaTerbaru

RAKOR - Jelang Iduladha, Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah intensifkan Rakor bersama jajaran Forkopimda. (ISTIMEWA)

Bupati Serang Intensifkan Rakor Bersama Forkopimda

Selasa, 12 Mei 2026 16:30 WIB
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo. (SIDIK/SATELITNEWS.COM)

DKPP Kabupaten Serang Pastikan Hewan Kurban Aman Dikonsumsi Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 16:27 WIB
Direktur FBN, Lulu Jamaludin, berfoto bersama dengan para mahasiswa UIN SMHB. (ISTIMEWA)

Sejumlah Mahasiswa UIN SMH Banten Teliti Gerakan Sosial Relawan FBN

Senin, 11 Mei 2026 21:44 WIB
Distribusi MBG di Sajira Lebak Dipantau Ketat

Distribusi MBG di Sajira Lebak Dipantau Ketat

Senin, 11 Mei 2026 19:32 WIB

“Sekolah aja negeri tapi bejat. Sampai hari ini pelakunya masih di dalam,” ujar orator.

Tidak hanya SJ, massa aksi juga menyoroti oknum guru lainnya berinisial Z yang dikenal kerap melontarkan perkataan kasar serta pelecehan secara verbal terhadap siswanya.

“Yang parah mah guru inisial Z. Saya pernah dibilangin, buat apa dandan kayak begitu mau jadi lonte?” ujar salah seorang korban yang juga turut hadir dalam aksi tersebut.

Salah seorang korban lainnya mengungkapkan, dirinya pernah melaporkan kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oknum tersebut kepada pihak sekolah. Namun, sayangnya, laporan yang disampaikannya justru malah terkesan diabaikan oleh pihak sekolah.

“Malah pernah dibilang jangan lapor bapak (mantan kepala sekolah), kasihan,” ungkapnya. Selain itu dia juga menyoroti sikap salah satu oknum guru yang dinilai tidak berpihak terhadap korban pelecehan seksual.

“Saya juga pernah mendengar teman saya dikatakan, ‘Kamu ngapain berpenampilan seperti itu? Giliran dilecehin aja nyalahin cowok.’ Bagaimana bisa seorang guru mengatakan hal tidak etis seperti itu?” ujarnya.

Koordinator aksi, Bagas Yulianto, menjelaskan kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di SMAN 4 Kota Serang bukan kali ini terjadi. Kasus itu, katanya, sudah lama terjadi hanya saja baru terungkap di tahun ini.

“Kejadiannya memang bukan hanya di tahun ini, tapi satu-dua tahun yang lalu ini sudah terjadi kasus pelecehan seksual. Per tahun ini memang baru diangkat kasusnya,” kata Bagas. Kemudian dia menambahkan, “Bahwa ada dua sampai tiga korban dan ada dua sampai tiga pelaku.”

Selain kasus pelecehan seksual dalam aksi itu mereka juga menyoroti adanya kasus dugaan korupsi dana iuran siswa. Berdasarkan informasi yang diperoleh, SMAN 4 Kota Serang telah menjalankan program ‘One Day, One Thousand’ atau ODOT. Dalam program tersebut setiap siswa secara sukarela dimintai iuran sebesar Rp1.000 per harinya. Iuran tersebut dikumpulkan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan operasional kegiatan siswa serta menyukseskan pelaksanaan pembangunan masjid di SMAN 4 Kota Serang.

Namun berdasarkan hasil investigasinya, Bagas mencurigai adanya praktik korupsi dalam pengelolaan iuran tersebut. “Di setiap minggu atau harinya itu ada iuran seribu per siswa, tapi nggak jelas dikemanakan alokasi anggaran,” katanya.

Atas persoalan yang terjadi dia menuntut pihak sekolah bersikap tegas, mengadili terduga pelaku pelecehan dan korupsi dana iuran siswa. “Tidak ada negosiasi sesuai landasan hukum yang hadir di bangsa Indonesia,” tegasnya.

Setelah massa berorasi cukup lama pada akhirnya Plt Kepala SMAN 4 Kota Serang, Nurdiana Salam, memberanikan diri keluar menghadapi pendemo. Di hadapan massa aksi, dia berjanji akan berkomitmen menuntaskan semua persoalan yang terjadi di SMAN 4 Kota Serang, termasuk kasus pelecehan seksual.

Namun saat didesak mengajak keluar SJ menemui massa aksi, Nurdiana mengabaikannya dan memutuskan untuk masuk kembali ke sekolah. Atas keputusan itu kericuhan akhirnya pecah.

Pintu gerbang yang dijaga oleh aparat Kepolisian dan TNI berhasil dibobol paksa oleh massa aksi yang terbakar emosi. Beruntung, aparat yang berjaga berhasil mengamankan kembali situasi dan memukul mundur massa aksi hingga keluar gerbang sekolah.

Situasi di luar sekolah tidak serta-merta terkendali. Gejolak terus dikobarkan oleh massa aksi. Mereka kemudian membakar ban bekas serta menutup akses Jalan Lopang-Banten Lama. Akibatnya kemacetan di jalan tersebut tak terelakan.

Beberapa saat kemudian setelah kericuhan terjadi, Plt Kepala SMAN 4 Kota Serang, Nurdiana Salam, kembali menemui massa aksi di luar sekolah. Dihadapan mereka, dia berkomitmen akan menuntaskan kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di SMAN 4 Kota Serang. Bahkan dia menegaskan, akan menindak siapapun pelakunya jika itu memang benar-benar terbukti.

“Insya Allah akan kita proses siapapun itu. Pelaku yang anda sampaikan tadi insya Allah akan bapak juga proses,” ujar Nurdiana.

Begitu pun dengan kasus dugaan korupsi dana ODOT, Nurdiana mengaku siap SMAN 4 Kota Serang diaudit secara menyeluruh oleh pihak yang berwenang. “Bapak terbuka lebar semua untuk diaudit, untuk diperiksa tentunya oleh pihak-pihak yang berwenang,” ucapnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Kanit PPA Polresta Serang Ipda Febby Mufti Ali membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru di SMAN 4 Kota Serang.

“Iya kang betul. Terduga pelaku 1 orang, korban 1 orang kang,” tulis Febby dalam pesan singkat pada Senin (21/7).

Berdasarkan hasil penyelidikan terhadap kasus tersebut, Febby menyampaikan bahwa perbuatan pelaku benar-benar mengarah pada perbuatan pelecehan seksual. Kemudian karena itu dalam waktu dekat ini Polresta Serang akan segera melakukan gelar perkara guna memperdalam proses penyelidikan kasus.

“Ada perbuatannya (pelecehan seksual), minggu-minggu ini akan kami lakukan gelar perkara kang,” tandasnya. (tqs/rmg)

Tags: buktikepolisianpelecehan seksualSMAN 4 Kota Serangtni
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang
Banten Region

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
Jelang Iduladha, Peredaran Hewan Kurban di Lebak Diawasi Ketat
Banten Region

Jelang Iduladha, Peredaran Hewan Kurban di Lebak Diawasi Ketat

Senin, 11 Mei 2026 17:50 WIB
Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah, melepas jamaah calon haji asal Kabupaten Serang, Senin (11/5/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Bupati Serang Lepas 388 Jemaah Calon Haji

Senin, 11 Mei 2026 17:45 WIB
MELAKUKAN RAZIA : Petugas gabungan dari Samsat Kota Serang dan Polresta Serang melakukan razia kendaraan. Dalam razia itu, dua randis Pemprov Banten terjaring razia karena digunakan pada saat jam WFH.(DOKUMEN/SATELIT NEWS)
Banten Region

ASN Melanggar WFH, Gubernur Banten Diminta Buat Aturan Tegas dan Mengikat

Senin, 11 Mei 2026 17:38 WIB
MEMBERIKAN PERNYATAAN - Kabid Humas Polda Banten Kombespol Maruli Ahiles Hutapea, menyampaikan pernyataan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Viral Botol Miras Di Mapolsek Baros, Kapolda Banten Instruksikan Sanksi Tegas

Senin, 11 Mei 2026 17:33 WIB
Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah. (ISTIMEWA)
Banten Region

Anggaran Rumah dan Mobil Dinas Bupati Serang Dialihkan Untuk Rutilahu dan Ambulans Desa

Senin, 11 Mei 2026 17:30 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260507_172022

Wabup Lebak Dorong Deteksi Dini HIV bagi Warga Binaan Lapas

Kamis, 7 Mei 2026 17:22 WIB
Ingin Lebih Diterima Rakyat, PAN Targetkan 14 Kursi di DPRD Banten Pada Pemilu Mendatang 

Ingin Lebih Diterima Rakyat, PAN Targetkan 14 Kursi di DPRD Banten Pada Pemilu Mendatang 

Sabtu, 9 Mei 2026 11:17 WIB
Perbaikan KUA di Kota Tangerang Terkendala Status Lahan dan Anggaran

Perbaikan KUA di Kota Tangerang Terkendala Status Lahan dan Anggaran

Rabu, 6 Mei 2026 16:57 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Rabu, 6 Mei 2026 17:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.