SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Hasil berbeda diraih dua pebulutangkis andalan Indonesia di ajang China Open 2025. Anthony Sinisuka Ginting langsung terhenti di babak pertama atas Brian Yang. Sementara Jonatan Christie melaju ke 16 besar setelah menyingkirkan tunggal putra Singapura, Jiang Heng Jason The.
Dalam pertandingan di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Rabu (23/7/2025) sore WIB, Ginting sempat menang telak pada gim pertama. Namun, ia lantas banyak melakukan kesalahan sendiri dan berakhir kalah 21-9, 16-21, 14-21. Ginting unggul cukup nyaman pada gim pertama. Unggul 8-5, Ginting melebarkan jarak menjadi 10-6.
Ginting lantas ngebut dengan merebut sembilan poin beruntun untuk menjauh dari Yang. Ia mengamankan gim pertama dengan skor telak 21-9.
Pada gim kedua, Ginting sempat unggul 9-5 atas Yang. Namun, Yang merebut enam poin beruntun untuk berbalik unggul 11-9 saat interval.
Selepas interval, Ginting merespons dengan meraih empat angka beruntun untuk memimpin 13-11. Namun, keunggulan Ginting tidak bertahan lama setelah Yang bisa membalikkan keadaan.
Ginting kemudian justru beberapa kali melakukan kesalahan sendiri, termasuk dalam pengamatan bola dan pukulan yang menyangkut di net. Ginting pada akhirnya kehilangan gim kedua 16-21.
Gim ketiga berjalan ketat. Kedua pemain gantian memimpin perolehan angka. Ginting pada akhirnya unggul 11-9 saat interval. Ginting lagi-lagi kehilangan keunggulannya. Sementara Yang melebarkan jarak keunggulan menjadi 16-13 usai kesalahan beruntun dari Ginting.
Yang mendapat match point setelah pukulan Ginting menyangkut di net. Ginting pada akhirnya kalah 14-21.
Sementara itu, Jonatan Christie menyebut kepercayaan dirinya sudah mulai kembali selepas kemenangannya di babak 32 besar China Open 2025.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Rabu (23/7/2025), Jonatan sukses melewati lawan pertamanya di turnamen BWF Super 1000 China Open.
Juara All England 2024 itu mengalahkan tunggal putra Singapura, Jiang Heng Jason Teh. Jonatan Christie menang dua gim langsung 21-17, 21-12, dalam durasi waktu 43 menit.
Bagi Jonatan, bisa menang di babak pertama China Open 2025 menjadi hal yang disyukurinya. Apalagi kiprahnya sebelum ini bisa dibilang kurang sip, dengan lebih banyak tersingkir di babak-babak awal. Hasil terbaiknya di tahun ini adalah menjadi runner up Indonesia Masters 2025.
“Hari ini Puji Tuhan bermain lebih baik dibandingkan minggu lalu. Lebih percaya diri dan lebih bisa bermain lebih all out lagi dengan situasi lapangan yang berangin dan shuttlecock kencang. Bisa menjalankan strategi dengan sesuai yang dipersiapkan,” kata Jonatan via federasi.
Akan tetapi, Jonatan tak mau jemawa. Ia akan berupaya untuk tampil lebih baik sambil memperbaiki permainan di babak selanjutnya China Open 2025.
“Di sini mau tampil lebih baik, mau lebih membalikkan kepercayaan diri setelah di beberapa turnamen terakhir bisa dibilang permainannya (bukan hanya hasil) belum sepenuhnya kembali,” ujarnya.
“Selepas cedera dan masih proses rehabilitasi juga penguatan, jaganya itu cukup menguras pikiran, mental dan semuanya. Saya mau bermain di lapangan tidak takut, tidak ada trauma. Tujuannya ke arah sana,” tegas Jonatan Christie. (dm)