SATELITNEWS.COM, SERANG – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Raden Achmad Dimyati Natakusumah, memberikan peringatan keras kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten, agar bisa memanfaatkan iuran koperasi. Tindakan itu harus dilakukan, agar para abdi negara tidak terlibat pinjaman online (Pinjol) dan rentenir.
Pesan itu, disampaikan saat mantan Anggota DPR RI ini memimpin apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Koperasi, di halaman kantor Gubernur Banten, Senin (28/7/2025).
Wagub Dimyati juga menyampaikan, koperasi memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat dan abdi negara. Oleh karena, dengan adanya koperasi, bisa sedikit membantu masyarakat dan pegawai dalam perekonomian.
“Jangan sampai terlibat Pinjol dan lainnya, lebih baik manfaatkan koperasi yang ada. Karena koperasi, merupakan salah satu penggerak perekonomian masyarakat,” tegas Dimyati, Senin (28/7/2025).
Dimyati sedikit bercerita tentang sejarah koperasi. Kata dia, sejarah dan peran koperasi dalam membangun ekonomi kerakyatan sangat besar. Sebagai informasi, gerakan koperasi di Indonesia bermula sejak tahun 1896 oleh R. Aria Wiraatmadja di Purwokerto, yang mendirikan koperasi simpan pinjam bagi pegawai, dan terus berkembang hingga ditetapkan 12 Juli sebagai Hari Koperasi Nasional melalui Kongres Koperasi pertama di Tasikmalaya pada 1947.
“Kalau kita melihat sejarah, peran koperasi ini sangat penting dan memang dimaksudkan untuk perekonomian kerakyatan. Jadi koperasi ini bisa dimanfaatkan, untuk menggerakan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Program Bang Andra Diklaim Perkuat Konektivitas Antar Desa
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, peringatan HUT Koperasi ke-78 ini diharapkan menjadi momen memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan pemerintah daerah.
Nilai-nilai koperasi yang menekankan partisipasi dan kemandirian ekonomi, sejalan dengan semangat pelayanan publik yang inklusif dan produktif.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Banten ingin menegaskan komitmennya, dalam mendorong kemajuan koperasi sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah serta mempererat sinergi antar perangkat daerah, dalam mendukung gerakan koperasi modern,” ujarnya. (adib)
