Sabtu, 4 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Oleh: Raden Siska Marini*

Oleh Deddy Maqsudi
Jumat, 1 Agu 2025 13:27 WIB
Rubrik Headline, Kolom
Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

PEREMPUAN BANTEN: Raden Siska Marini, Founder Ruang Aman, sebuah lembaga katalisator pengarustamaan gender. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

“BKOW hadir membawa pengaruh besar, untuk keluarga kuat dan generasi gemilang masa depan.” — Irna Narulita Dimyati, Ketua BKOW Provinsi Banten (dalam pernyataan resmi melalui akun media sosial).

Pernyataan itu disampaikan dengan nada optimis dan penuh harapan. Sebagai Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Banten, Irna Narulita menegaskan bahwa BKOW tidak hanya akan menjadi payung organisasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga tangguh, perempuan berdaya, dan anak-anak yang terlindungi.

Dalam unggahan resmi di media sosialnya, ia menulis bahwa BKOW terus mengawal program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Mereka aktif dalam kegiatan pemberdayaan, advokasi, dan edukasi, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, dan memastikan perlindungan yang layak bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Sebagai pendamping komunitas dan aktivis gender di akar rumput, saya menyambut baik semangat itu. Namun, pengaruh besar bukan hanya soal narasi yang kuat, tapi juga soal hadirnya keberpihakan di lapangan. Maka, saya dan banyak perempuan lain di Banten menunggu uji nyali dari pernyataan ini: apakah akan tinggal sebagai puisi digital, atau menjadi realitas yang mengubah wajah komunitas perempuan desa?

Dalam banyak ruang kebijakan, perempuan Banten sering kali hadir sebagai angka, bukan suara. Mereka disebut dalam program, tapi jarang dilibatkan dalam penyusunan. Nama mereka tercantum dalam data penerima manfaat, tapi suara mereka tak terdengar saat keputusan dibuat.

Dari pengalaman saya mendampingi komunitas perempuan di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang, saya melihat jelas bagaimana para perempuan ini menghadapi dinding-dinding yang tak selalu tampak secara fisik, tapi terasa menekan dalam keseharian mereka.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Selatan Analisa Data Gender

Di satu sisi, mereka memikul beban rumah tangga, pendidikan anak, merawat orang tua, bahkan turut mencari penghasilan. Di sisi lain, mereka juga dituntut untuk patuh terhadap struktur sosial yang seringkali membatasi ruang geraknya.

Perempuan harus kuat, tapi juga harus tahu diri. Harus tangguh, tapi tidak boleh terlalu vokal. Harus pintar, tapi jangan melebihi laki-laki. Narasi semacam ini masih menjadi napas dalam sejumlah komunitas.

BeritaTerbaru

Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Jul 2026 10:17 WIB
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, Diduga Dipicu Cuaca Panas Ekstrem

TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, Diduga Dipicu Cuaca Panas Ekstrem

Selasa, 30 Jun 2026 20:37 WIB
Perbaikan Permanen Jalan Iskandar Muda Neglasari Dijanjikan Medio Juli 2026, Asal...

Perbaikan Permanen Jalan Iskandar Muda Neglasari Dijanjikan Medio Juli 2026, Asal…

Selasa, 30 Jun 2026 17:32 WIB
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB

Saya pernah mendampingi seorang ibu rumah tangga yang mengelola warung kecil di pinggir desa. Ia ingin mengikuti pelatihan penguatan ekonomi perempuan yang diadakan kecamatan. Tapi suaminya melarang, dengan alasan bahwa tugas istri bukan mencari ilmu di luar rumah.

“Kalau semua perempuan pintar, nanti suami merasa direndahkan,” begitu katanya.

Cerita seperti ini bukan pengecualian. Bahkan sering terjadi di lingkungan yang tampak “maju” sekalipun.

Namun bukan berarti semua perempuan tinggal diam. Banyak di antara mereka yang, dengan caranya sendiri, berusaha melawan ketimpangan ini.

Baca Juga: Kualitas Udara di Jatiwaringin Memburuk, Warga Diminta Tak Mendekat

Mereka membentuk kelompok arisan yang bukan sekadar ajang kumpul, tapi ruang aman untuk belajar. Ada yang mulai bertanya tentang hukum waris, tentang cara menyekolahkan anak hingga kuliah, hingga soal bagaimana keluar dari kekerasan dalam rumah tangga yang sudah bertahun-tahun dijalani dalam diam.

Hal-hal seperti ini mungkin tidak tercatat dalam laporan lembaga donor atau proposal program, tapi saya menyaksikannya langsung dalam keseharian mereka.

Saya tidak akan mengklaim bahwa kerja-kerja saya dan teman-teman Ruang Aman telah mengubah peta besar pergerakan perempuan di Banten. Tapi dari skala kecil, kami melihat betapa pentingnya pendekatan akar rumput yang tidak menggurui.

Banyak perempuan yang baru bisa bersuara setelah diberi ruang untuk mendengar dulu. Banyak yang mulai berani menulis pengaduan setelah merasa ada yang percaya pada ceritanya.
Ini hal-hal sederhana, tapi esensial

Kami pernah memfasilitasi diskusi lintas usia yang dihadiri oleh para ibu rumah tangga, guru madrasah, dan remaja perempuan. Topiknya tentang kesehatan reproduksi dan literasi hukum.
Tidak mudah menghadirkan percakapan ini tanpa menyinggung norma lokal. Maka pendekatannya pun kami sesuaikan: mendekat lewat cerita, bukan ceramah.

Hasilnya, peserta jadi lebih terbuka. Beberapa ibu bahkan mengaku baru kali itu mereka bisa memahami hak-haknya sebagai warga negara, sebagai ibu, sebagai istri, dan sebagai perempuan.

Di tingkat kabupaten, saya melihat ada geliat yang menggembirakan. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mulai serius mendorong program responsif gender.

Salah satu langkah yang patut diapresiasi adalah ketika DP3A membuka kanal konsultasi daring bagi korban kekerasan yang selama ini takut melapor.

Namun langkah progresif semacam ini akan sia-sia jika tidak disambut oleh masyarakat.

Masyarakat pun perlu disadarkan bahwa perubahan sosial bukan semata urusan lembaga pemerintah. Kesadaran kolektif adalah fondasi.

Jika kita ingin perempuan desa bisa bicara di musrenbang, maka warga laki-lakinya juga harus menganggap itu hal biasa.

Jika kita ingin ibu rumah tangga bisa belajar tanpa takut dihakimi, maka tetangga dan tokoh lokalnya juga harus mendukung.

Kesetaraan bukan soal memberi ruang istimewa, tapi soal memastikan semua orang punya kesempatan yang sama.

Saya tidak ingin menyalahkan tradisi. Banyak nilai luhur dalam budaya Banten yang sebenarnya bisa menjadi kekuatan perempuan.

Gotong royong, kesopanan, dan penghargaan terhadap ibu adalah nilai-nilai yang mendasar. Tapi akan keliru jika nilai-nilai itu digunakan untuk membungkam suara perempuan.

Justru dengan tradisi itu, perempuan harus didorong lebih percaya diri karena merekalah penjaga nilai di tengah keluarga dan masyarakat.

Tantangannya kini adalah memastikan bahwa ruang-ruang pemberdayaan tidak hanya dibuka untuk seremonial atau pelaporan proyek. Harus ada keberlanjutan. Harus ada evaluasi.

Misalnya, pelatihan ekonomi perempuan harus benar-benar diikuti dengan pendampingan pemasaran, legalitas usaha, dan penguatan jaringan.

Tidak cukup hanya mengajari membuat produk, tapi juga memastikan bahwa produk itu bisa masuk pasar, tanpa mengeksploitasi tenaga dan waktu mereka.

Sebagai penulis sekaligus pendamping komunitas, saya terus belajar bahwa perubahan sosial adalah proses panjang. Tidak semua harus dilakukan secara frontal.

Ada saatnya kita menggoyang sistem, tapi ada saatnya kita mengajak duduk bersama.

Saya sendiri masih banyak belajar dari para ibu yang saya dampingi: tentang sabar, tentang cara menyampaikan kritik tanpa dibenci, tentang bagaimana menyelipkan pesan kesetaraan dalam diskusi pengajian, atau bahkan di sela-sela acara tahlilan.

Perempuan Banten tidak kekurangan potensi. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, akses, dan dukungan.

Maka tanggung jawab kita hari ini bukan hanya membuka jalan, tapi juga memastikan bahwa jalan itu aman, terang, dan tidak berliku bagi mereka—karena kemerdekaan yang sesungguhnya adalah ketika perempuan bisa memilih arah hidupnya sendiri, dan negara hadir bukan hanya sebagai pelindung, tapi juga sebagai pendengar. (*)

*(Founder Ruang Aman, sebuah lembaga katalisator pengarustamaan gender)

Tags: genderperempuan banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

DIMUSNAHKAN : Berbagai jenis narkotika hasil tindak kejahatan dimusnahkan. Secara keseluruhan, narkoba tersebut ditaksir mencapai Rp90,5 Miliar. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Musnahkan Berbagai Jenis Narkotika Senilai Rp90,5 Miliar

Selasa, 30 Jun 2026 14:16 WIB
Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) dan Peneliti Senior Citra Institute, Agisthia Lestari. (ISTIMEWA)
Banten Region

Putusan MK dan Harapan Baru Perempuan, Dunia Politik Indonesia Lebih Berwarna

Selasa, 30 Jun 2026 11:11 WIB
Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran 27 Ribu Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Dibekuk
Headline

Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran 27 Ribu Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Dibekuk

Senin, 29 Jun 2026 23:01 WIB
Kejari Kabupaten Tangerang Geledah PKBM di Kosambi, Usut Dugaan Korupsi
Headline

Kejari Kabupaten Tangerang Geledah PKBM di Kosambi, Usut Dugaan Korupsi

Senin, 29 Jun 2026 22:53 WIB
“Pemda Diam”, Jalan Kemuliaan Cipondoh Akhirnya Dibuka Kelompok Ormas
Headline

“Pemda Diam”, Jalan Kemuliaan Cipondoh Akhirnya Dibuka Kelompok Ormas

Senin, 29 Jun 2026 18:27 WIB
Diduga Tabrak Mobil Bak Terbuka, Pemotor Tewas di Ciputat
Headline

Diduga Tabrak Mobil Bak Terbuka, Pemotor Tewas di Ciputat

Senin, 29 Jun 2026 16:27 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

MENUNJUKKAN NARKOTIKA : Dirresnarkoba Polda Banten Kompol Wiwin Setiawan (tengah) menunjukkan barang bukti narkotika jenis baru. (ISTIMEWA)

Polda Banten Gagalkan Peredaran 195 Cartridge Vape Berisi Etomidate

Senin, 29 Jun 2026 14:53 WIB
Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Selasa, 30 Jun 2026 21:59 WIB
Selepas Pulang Umrah, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Selepas Pulang Umrah, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Selasa, 30 Jun 2026 12:11 WIB
Ilustrasi lelang jabatan. (ISTIMEWA)

Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemkab Pandeglang, 20 Orang Dinyatakan MS Dan 1 Orang TMS

Minggu, 28 Jun 2026 17:18 WIB
Gagal Nyalip Truk di Jalan Sudirman Tangerang, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Gagal Nyalip Truk di Jalan Sudirman Tangerang, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Senin, 29 Jun 2026 14:50 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.