SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerjunkan belasan tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pelajar. Program ini merupakan upaya skrining kesehatan secara menyeluruh sebagai langkah preventif dan deteksi dini berbagai masalah kesehatan di kalangan anak sekolah.
Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan bahwa sebanyak 13 tenaga kesehatan dilibatkan dalam program ini. Mereka akan bertugas secara bergiliran mengunjungi sekolah-sekolah sesuai dengan jumlah murid yang diperiksa.
“Jumlah personel tenaga kesehatan ada 13 orang. Untuk setiap turun ke sekolah, nakes menyesuaikan dengan jumlah murid,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/8).
Allin merinci, para petugas nakes terbagi dalam beberapa pembagian tugas pemeriksaan. Diantaranya yakni meja validasi data skrining mandiri (kelengkapan identitas dan resiko penyakit sesuai hasil skrining mandiri), meja pemeriksaan antropometri (Tinggi Badan, Berat Badan, Lingkar Perut) dan Status Gizi, meja pemeriksaan kesehatan gigi, meja pemeriksaan kesehatan mata, telinga, hidung, kesehatan jiwa, kesehatan reproduksi, meja pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan haemoglobin, dan meja administrasi.
Allin melanjutkan, jika dari hasil pemeriksaan ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, siswa akan dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat. Nantinya, faskes terdekat akan memberikan hasil CKG beserta dengan surat rujukan.
“Pemeriksaan lanjutan di Puskesmas. Bila kasus tersebut dapat di tangani dan di tatalaksana di Puskesmas, bila tidak dapat di tatalaksana maka di rujuk ke faskes lanjutan. Puskesmas akan memberikan hasil CKG kepada siswa disertai surat rujukan untuk di berikan kepada orang tua siswa,” katanya.
Baca Juga: Dislipidemia dan Obesitas Jadi Temuan Tertinggi CKG di Kota Tangerang
Sementara, untuk hasil pemeriksaan kesehatan jiwa, mekanismenya pun serupa. Puskesmas menjadi rujukan awal, dan akan ditindaklanjuti sesuai tingkat kebutuhan penanganan. Seluruh hasil pemeriksaan, termasuk rekomendasi dan surat rujukan, akan diberikan kepada siswa dan disampaikan kepada orang tua atau wali murid.
“Bila ada hasil skrining kesehatan jiwa, rujukannya, pemeriksaan lanjutan di Puskesmas. Bila kasus tersebut dapat di tangani dan di tatalaksana di Puskesmas, bila tidak dapat di tatalaksana maka di rujuk ke faskes lanjutan,” pungkasnya.
Diketahui, CKG sekolah di Kota Tangerang Selatan sudah dilaksanakan sejak Juli 2025 dengan total sekolah sebanyak 144 sekolah yang terdiri dari 53 sekolah SD sederajat, 45 sekolah SMP sederajat dan 46 sekolah SMA sederajat.
Adapun jumlah peserta didik yang sudah dilakukan CKG pada bulan Juli sebanyak total 52.229 dengan rincian peserta didik jenjang SD sederajat sebanyak 43.405 peserta didik, jenjang SMP sederajat sebanyak 4.545 peserta didik dan jenjang SMA sederajat sebanyak 4.279 peserta didik. (eko)
























