Jumat, 11 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Target Pendapatan Perubahan APBD 2025 Pemprov Banten Terkoreksi Rp1,223 Triliun

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 5 Agu 2025 22:09 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Target Pendapatan Perubahan APBD 2025 Pemprov Banten Terkoreksi Rp1,223 Triliun
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Target Pendapatan Daerah pada Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pada Perubahan APBD 2025 mengalami koreksi yang cukup besar.

Hal itu, kemudian berdampak pada efesiensi sejumlah belanja baik operasional maupun belanja modal.
Misalnya untuk belanja pengadaan tanah, untuk sejumlah rencana pembangunan infrastruktur.

Kemudian, belanja kendaraan, pemeliharaan sampai perjalanan dinas yang dipangkas sampai 50 persen.

Pada struktur rancangan perubahan KUA-PPAS 2025, Pemprov Banten menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp10,614 Triliun dari sebelumnya sebesar Rp11,837 Triliun atau terkoreksi sebesar Rp1,223 Triliun.

Penurunan itu, disebabkan penerapan kebijakan Opsen pajak dan pencabutan kebijakan kenaikan tarif objek pajak PKB dan BBNKB oleh Presiden Prabowo Subianto.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Banten, M. Faizal mengatakan, kebijakan opsen pajak itu sangat berdampak pada pendapatan Provinsi dari sektor pajak kendaraan.

Baca Juga: Anggota Dewan Rekomendasikan 6 Catatan Untuk Pemkab Serang

Pasalnya, semula Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak itu hanya sekitar 30 persen, kini berbalik menjadi 66 persen.
Meski demikian, politisi Partai Golkar ini menilai masih ada sektor lain yang bisa dioptimalkan oleh Pemprov sebagai pendapatan lainnya seperti, pendapatan dari sektor pajak industry bersama kendaraan operasionalnya.

“Itu kedepan bisa dioptimalkan,” katanya, seusai paripurna penandatanganan keputusan dan kesepakatan atas perubahan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2025, Selasa (5/8).

BeritaTerbaru

Mahasiswa UIN Jakarta Demo, Desak Dugaan Korupsi Diusut

Kamis, 10 Sep 2026 22:58 WIB
SIDAK WAJIB PAJAK -- Pimpinan DPRD dan Tim Optimalisasi PAD Pemkab Pandeglang, melakukan sidak sejumlah Cafe & Resto, Kamis (10/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah

Kamis, 10 Sep 2026 21:58 WIB
Kepala Disdikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)

Disdikpora Pandeglang Perpanjang Kebijakan PJJ

Kamis, 10 Sep 2026 21:45 WIB
KUNJUNGAN -- Komandan Kodim (Dandim) 0601/Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Futra, mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin ke Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 842/Badak Sakti (BS), Kampung Rancecet, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/9/2026). (ISTIMEWA)

Dandim 0601/Pandeglang Dampingi Kunjungan Menhan RI ke Yonif TP 842 Badak Sakti

Kamis, 10 Sep 2026 21:40 WIB

Selanjutnya, Pemprov Banten juga harus mengambil langkah-langkah strategis dalam pengelolaan dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah, guna mendukung peningkatan PAD secara riil dan berkelanjutan.

Termasuk menyusun business plan (rencana bisnis) yang menyeluruh, dan berbasis potensi ekonomi daerah serta menggali potensi PAD lainnya seperti, penerimaan dari pajak bagi hasil pusat dan daerah, meningkatkan pendapatan dari pajak air permukaan dan pajak alat berat.

“Serta mengoptimalkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil, dalam rangka peningkatan retribusi daerah,” ujarnya.

Selain dari kebijakan opsen pajak, penurunan pendapatan itu juga diakibatkan dari pencabutan kebijakan kenaikan tarif objek pajak PKB dan BBNKB oleh Presiden Prabowo Subianto, yang dikeluarkan di akhir tahun 2024 ketika evaluasi APBD 2025 sudah ditetapkan.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Raperda RP3KP dan Raperda Ekraf

Kala itu, dalam postur APBD Murni 2025 Pemprov Banten menargetkan pendapatan dari kenaikan tarif objek pajak PKB dan BBNKB sebesar Rp1,2 Triliun.

“Karena ada kebijakan dari bapak Presiden, yang tidak ingin membuat gaduh masyarakat, kebijakan itu akhirnya dicabut, sementara posisi APBD kita sudah disahkan. Akhirnya, pengurangan target pendapatan itu kita masukkan di APBD perubahan ini,” kata Kepala BPKAD Provinsi Banten, Rina Dewiyanti.

Diakui Rina, pada struktur perubahan KUA-PPAS 2025 ini, Pemprov Banten benar-benar memilih program yang sangat prioritas. Meskipun, semua yang sudah masuk di APBD murni itu prioritas. Walhasil, dengan kondisi keuangan seperti itu, beberapa program prioritas harus ditunda sampai di anggaran murni 2026.

“Sesuai dengan asta cita bapak Presiden, pak Gubernur menginginkan program pembangunan yang dilakukan dimulai dari tingkat desa. Membangun dari desa, salah satunya melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang di perubahan ini ada tambahan sebesar Rp100 Miliar,” jelasnya.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, perubahan kebijakan anggaran ini merupakan respons terhadap dinamika pembangunan daerah dan sebagai bentuk penyesuaian terhadap prioritas pembangunan nasional dan Kabupaten/Kota di Banten.

Selanjutnya, tema pembangunan Provinsi Banten tahun 2025 adalah Perkuatan Fondasi Pemerataan Kesejahteraan melalui Pendidikan Inklusif dan Infrastruktur Dasar Berkelanjutan.

“Hal itu selaras dengan tema nasional yakni Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menyatakan, penyesuaian perubahan KUA dan PPAS tahun Anggaran 2025 berpedoman pada perubahan rencana kerja pemerintah daerah RKPD tahun 2025, dengan tema pembangunan yaitu perkuatan pondasi pemerataan kesejahteraan melalui pendidikan inklusif dan dasar berkelanjutan.

“Sekaligus, mensinergikan dengan kebijakan pemerintah Kabupaten atau Kota di Provinsi Banten,” ungkap Andra.

Andra juga mengatakan, penyesuaian perubahan kebijakan umum APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2025, merupakan respon terhadap dinamika permasalahan yang timbul di daerah dengan memperhatikan prioritas nasional, yang perlu mendapatkan penanganan secara cepat.

Selain sebagai respon terhadap dinamika permasalahan yang timbul di daerah, perubahan KUA Pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2025, bertujuan untuk mengevaluasi terhadap kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah, serta capaian target kinerja program kegiatan, baik yang ditingkatkan maupun yang dikurangi dari asumsi KUA sebelumnya.

“Kesepakatan perubahan KUA dan PPAS dalam anggaran 2025 ini, akan dibahas lebih lanjut dalam agenda sidang Paripurna DPRD Banten yang akan datang,” imbuhnya. (luthfi/adib)

Tags: DPRD Provinsi BantenPerubahan APBD 2025rapat paripurna
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

LOKAKARYA MINI - Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor, dalam meningkatkan pelayanan serta derajat kesehatan masyarakat, UPT Puskesmas Bojong melaksanakan kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral Tahun 2026. (ISTIMEWA)
Banten Region

UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat

Kamis, 10 Sep 2026 21:35 WIB
BERBINCANG -- Gubernur Banten Andra Soni, saat berbincang dengan warga, usai melakukan tasyakuran dan panen Singkong, di Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Kamis (10/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Gubernur Andra Dorong Singkong Lebak jadi Komoditas Unggulan

Kamis, 10 Sep 2026 21:16 WIB
DOA BERSAMA -- Jurnalis yang bertugas di Kabupaten Lebak, saat menggelar doa bersama di Sekretariat Pokja Wartawan dan Harian Elektronik Lebak, di Jalan Abdi Negara, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (10/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Wartawan Lebak Gelar Doa Bersama

Kamis, 10 Sep 2026 21:11 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi'i menyampaikan keterangan mepada wartawan terkait perkembangan pencarian rombongan wartawan yang hilang di Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pencarian Hari Ketiga Nihil, Kabasarnas: Belum Ada Tanda-tanda

Kamis, 10 Sep 2026 19:35 WIB
LIFE JAKET : Tim gabungan dari TNI AL menemukan life jaket saat melakukan pencarian terhadap rombongan wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Pencari Sempat Temukan Pelampung Di Perairan Cikoneng, Labuan Pandeglang

Kamis, 10 Sep 2026 19:31 WIB
Headline

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

Senin, 7 Sep 2026 17:43 WIB
Liput Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rombongan Wartawan Hilang Kontak

Liput Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rombongan Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 07:39 WIB
Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Selasa, 8 Sep 2026 08:21 WIB
BERDOA BERSAMA -- Pengurus dan jajaran anggota SMSI-PWI Pandeglang, berdoa bersama untuk keselamatan 5 Jurnalis 2 Crew Kapal dan 1 Guide, yang hingga kini hilang kontak. (ISTIMEWA)

5 Jurnalis Hilang Kontak, Anggota SMSI-PWI Pandeglang Panjatkan Doa Keselamatan Bersama

Rabu, 9 Sep 2026 10:50 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.