SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, berinisial YA (40), ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Perumahan Pesona Sindang Sari 2, Kecamatan Pasar Kemis, Sabtu (9/8). Kuat dugaan, korban mengakhiri hidupnya karena depresi berat setelah ditinggal meninggal oleh ibunya.
Kapolsek Pasar Kemis, AKP Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa sebelum peristiwa tragis itu, YA sempat mengirim pesan singkat kepada rekan kerjanya yang bernama Topik. Dalam pesan tersebut, YA menyatakan niatnya untuk bunuh diri.
“Sebelumnya, YA sempat mengirim pesan kepada teman kerjanya, bahwa akan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” kata Kapolsek Pasar Kemis, AKP Syamsul Bahri kepada Satelit News, Minggu (10/8).
Mendapat pesan yang mengkhawatirkan itu, Topik segera menghubungi atasan mereka, Rizki, yang kemudian bergegas mendatangi rumah orang tua YA, Edi, yang berada di Taman Kutabumi, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis. Rizki yang panik langsung menanyakan keberadaan Yusuf kepada Edi Junaedi (orang tua Yusuf).
“Rizki langsung ke rumah orang tua YA dan menanyakan keberadaannya, sambil menjelaskan dan menunjukkan pesan singkat yang dia terima dari YA kepada orang tua YA,” katanya.
Selanjutnya, bersama-sama, mereka menuju rumah YA di Taman Kutabumi, dan menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa, tergantung dengan tali berwarna kuning. Melihat peristiwa itu, Edi dan Rizki langsung melaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Pasar Kemis, dan YA pun langsung dievakuasi untuk dimakamkan. Pihak keluarga menduga YA mengalami depresi mendalam sejak kepergian sang ibu.
Baca Juga: Gagal Curi Mobil Boks, 2 Pelaku Ditangkap Polres Metro Tangerang
“Kalau berdasarkan keterangan keluarga, YA ini diduga depresi, karena ditinggal oleh ibunya,” katanya. (alfian/aditya)
