SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sebanyak 10 peserta mengikuti tahap wawancara offline seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tangerang periode 2025–2030, yang digelar di Ruang Cituis, Setda Kabupaten Tangerang, Selasa (12/8/2025).
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, yang mewakili Bupati Tangerang.
Dalam sambutannya, Prima menekankan pentingnya peran strategis Baznas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Ia menyebut bahwa pimpinan Baznas yang terpilih nantinya harus memiliki integritas, kompetensi, dan kepekaan sosial.
“Zakat yang dikelola secara baik dan amanah dapat menjadi alat penting untuk membangun keadilan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mustahik,” ujarnya.
Wakil Ketua Panitia Seleksi Baznas Kabupaten Tangerang, Dr. Cecep Jaenudin menjelaskan, bahwa kegiatan wawancara ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi faktual terhadap 10 peserta yang telah lolos seleksi sebelumnya.
“Peserta yang hadir hari ini merupakan hasil seleksi dari tes tertulis dan wawancara sebelumnya. Sesuai aturan, jumlah peserta yang diajukan ke Baznas RI adalah dua kali lipat dari jumlah pimpinan yang akan direkomendasikan. Jadi dari 10 peserta ini, hasilnya akan diverifikasi oleh tim pusat, kemudian Baznas RI memberikan pertimbangan kepada Bupati Tangerang mengenai siapa saja yang layak menjadi pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Baca Juga: BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan
Wawancara ini merupakan tahapan akhir dari proses seleksi calon pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang. “Insya Allah paling telat September sudah diumumkan lima orang calon pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang terpilih,” imbuh Cecep.
Turut hadir sebagai penguji seleksi, Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor selaku Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Baznas Pusat, serta Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, Ketua Baznas Provinsi Banten.
“Baznas Provinsi Banten hadir untuk memberikam arahan sekaligus mendampingi tim dari Baznas Pusat dalam proses verifikasi tersebut,” imbuh Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, Ketua Baznas Provinsi Banten.
Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor selaku Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Baznas Pusat menambahkan, agar pengurus Baznas bisa bersinergi dengan program-program di tingkat pemerintah pusat hingga provinsi dan kabupaten/kota. (aditya)
