SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Dalam rangka memperingati satu dekade kiprah Komunitas Taman Potret (Kotret) sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kotret menggelar pameran foto bertajuk “Jejak Budaya dan Modernitas Kota Tangerang”. Pameran ini berlangsung selama dua hari, 15–16 Agustus 2025, di Gedung Kesenian Budaya, Moderland, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Puluhan karya fotografi jurnalistik dipamerkan, merekam potret perjalanan budaya dan dinamika modernitas yang terus mewarnai kehidupan di Kota Tangerang. Setiap bidikan kamera membawa pengunjung menyusuri lorong waktu, dari kekayaan tradisi yang mengakar hingga wajah kota yang semakin modern.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Eky Fajrin, mengatakan bahwa tema “Jejak Budaya dan Modernitas” diangkat untuk menunjukkan bagaimana Kota Tangerang, yang dikenal sebagai “Kota Akhlakul Karimah”, terus tumbuh dan berkembang tanpa meninggalkan warisan nilai budayanya.
“Melalui tema ini, Kotret ingin menyampaikan bahwa perkembangan kota bukan berarti meninggalkan akar budaya. Justru budaya menjadi identitas yang menguatkan karakter masyarakat di tengah arus modernitas,” ujar Eky, Jumat (15/8/2025).
Ia menambahkan, pameran ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang apresiasi bagi para fotografer, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi masyarakat yang datang berkunjung. Setiap foto diharapkan mampu mengajak penikmatnya merenung tentang perubahan sosial dan budaya yang terjadi dari masa ke masa.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat bagaimana budaya lokal tetap hidup di tengah gempuran perubahan. Lewat karya foto, kita bisa belajar memahami jati diri Kota Tangerang yang tidak pernah lekang oleh waktu,” imbuhnya.
Baca Juga: Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi
Selain sebagai pameran seni, kegiatan ini juga menjadi bagian dari misi Kotret untuk menghidupkan ruang-ruang seni dan budaya di Kota Tangerang. Menurut Eky, kehadiran pameran fotografi seperti ini dapat menjadi jembatan antara dunia jurnalistik, masyarakat, dan pelestarian warisan budaya lokal.
Dengan format terbuka untuk umum, pameran ini mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan menikmati karya yang ditampilkan. Kotret berharap momentum ini dapat memperkuat rasa cinta warga terhadap kotanya, sekaligus memaknai kemerdekaan dengan cara yang kreatif dan penuh kesadaran sejarah.
“Ayo datang dan ramaikan! Saksikan jejak perjalanan Kota Tangerang dalam bingkai lensa, dan jadikan momen ini bagian dari perayaan kemerdekaan yang lebih bermakna,” tutup Eky. (mg01)
























