SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,9 terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.45 WIB. Getaran gempa terasa hingga wilayah di Tangerang Raya (Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang).
“Pusat gempa berada di darat 14 Km tenggara Kabupaten Bekasi,” tulis BMKG di laman resminya, Rabu (20/8/2025).
BMKG menyampaikan gempa terjadi pada pukul 19.54 WIB. Gempa ada pada kedalaman 10 kilometer.
Burhan, warga Kampung Katomas, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengaku merasakan getaran gempa. Katanya, pada saat gempa terjadi dirinya sedang bersantai di teras depan rumah sambil meminum kopi. Namun, tiba-tiba badannya terasa bergoyang dan saat melihat gelas kopinya, dia pun melihat air kopi yang juga ikut bergoyang.
“Saya lagi ngopi di depan rumah, tiba-tiba ada getaran. Warga juga sebagian keluar rumah khawatir gempa bertambah besar,” kata Burhan kepada Satelit News, Rabu (20/8).
Beruntung gempa yang cukup besar itu tidak berlangsung lama dan segera reda. Dirinya, juga berharap tidak ada gempa susulan menerjang wilayah Indonesia, khususnya Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, untung cepat reda. Jadi, tidak ada korban ataupun luka,” katanya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II, Sutiyono membenarkan terkait adanya peristiwa gempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah Kabupaten Tangerang. Namun, berdasarkan data yang diterima BMKG bahwa pusat gempa itu berada di Tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dimana, titik gempa berada ditengah laut dengan kedalaman 10 kilometer.
Baca Juga: Gempa Susulan di NTT Bikin Panik Upacara Hari Kemerdekaan
“Iya betul, telah terjadi gempa. Tetapi, pusatnya berada di Bekasi, Jawa Barat bukan di Tangerang. Berdasarkan data, pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer laut Tenggara Kabupaten Bekasi,” katanya.
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang. Pasalnya, gempa sudah reda dan tidak berdampak besar di wilayah Tangerang dan sekitarnya. “Tetap tenang dan waspada. Alhamdulillah, gempa pun sudah reda dan tidak berpotensi tsunami,” katanya. (alfian)
























