SATELITNEWS.COM, TANGERANG—West Ham bakal menjamu Chelsea dalam di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 di London Stadium, Sabtu (23/8/2025) pukul 02.00 WIB. Kubu tuan rumah dan tim tamu sama-sama mengincar kemenangan perdana.
Chelsea mengusung misi meraih kemenangan perdana musim ini. Setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Crystal Palace pada pekan pembuka, The Blues ingin menebus kekecewaan dengan hasil maksimal di London Stadium.
Debut tiga pemain anyar – Jamie Gittens, Joao Pedro, dan wonderkid Estevao – tidak mampu memberi warna berarti pada serangan Chelsea pekan lalu. Meski dominan, pasukan Enzo Maresca kesulitan menembus pertahanan solid Palace. Kegagalan itu membuat publik bertanya-tanya soal ketajaman lini depan The Blues di musim baru.
Ambisi Chelsea musim ini cukup tinggi, bahkan dipandang sebagai kuda hitam dalam perburuan gelar. Namun, untuk meyakinkan publik, kemenangan atas West Ham akan menjadi langkah penting. Pertandingan ini juga bisa menjadi kesempatan bagi Maresca untuk menemukan kombinasi terbaik di lini serang.
Di kubu tuan rumah, West Ham justru memulai musim dengan bencana. Kekalahan telak 0-3 dari tim promosi Sunderland menyalakan lampu merah sejak awal kompetisi. Graham Potter, yang kembali ke sorotan publik setelah masa lalu kurang manis di Chelsea, menghadapi tekanan besar untuk segera membawa The Hammers bangkit.
Karenanya pasukan Graham Potter ingin melampiaskan kekecewaan ke Chelsea. “Itu hasil yang mengecewakan, tak bisa dipungkiri. Itu hasil yang buruk bagi kami,” kata Potter dalam konferensi pers jelang melawan Chelsea.
“Saya sangat percaya pada para pemain, sangat percaya pada tim, sangat percaya pada klub, dan tugas saya adalah mendukung mereka, mendorong, dan meningkatkan kemampuan mereka,” sambungnya.
Potter menegaskan bahwa semua laga di Premier League tidak bisa diprediksi. Tim besar atau kecil semuanya bisa saling mengalahkan.
“Ini Premier League, kami tidak bisa datang ke mana pun dan berpikir kami akan mendapatkan tiga poin. Kami tahu kami perlu berbuat lebih banyak, untuk meningkatkan performa kami,” Potter menjelaskan.
“Para pemain sangat kecewa setelah pertandingan. Tergantung kami untuk bereaksi dan bertindak,” tegasnya.
Potter memang belum sepenuhnya mendapat kepercayaan penuh dari fans West Ham. Rekornya yang hanya lima kemenangan dari 19 laga Premier League bersama klub itu membuat posisinya rawan. Laga melawan mantan timnya tentu menjadi ujian besar, sekaligus kesempatan untuk membuktikan dirinya masih layak. (bl/dtc/net)