SATELITNEWS.COM, SERANG – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia (RI), Hanif Faisol Nurofiq, menemui sejumlah jurnalis, korban intimidasi dan pengeroyokan oknum petugas keamanan dan Brimob Polda Banten.
Pertemuan yang dijembatani Ketua PWI Serang Raya, Engkos Kosasih tersebut,
berlangsung di salah satu kantor media online, di Kota Serang, Jumat (22/8/2025).
Menteri LH RI Hanif mengatakan, di era keterbukaan informasi saat ini, tidak boleh yang menghalangi jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kami sangat prihatin, dan menyesalkan perbuatan seperti ini,” kata Hanif, saat bertemu dengan wartawan korban intimidasasi di Serang.
Pernyataan ini, disampaikan Hanif saat menanggapi kasus intimidasasi hingga penganiayaan terhadap jurnalis yang meliput dugaan pencemaran lingkungan di PT Genesis Regeneration Smelting di Kabupaten Serang, Kamis (22/8/2025).
Ia juga menambahkan, pihaknya telah mengirim surat resmi ke jajaran kepolisian, mulai dari Polres, Polda, hingga Kapolri, untuk menindaklanjuti kasus ini dengan cermat dan mengupayakan penangkapan aktor intelektualnya.
Baca Juga: Menteri LH Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bahaya Radiasi Radionuklida Cs-137
“Kami merasa sangat keberatan dan akan mengawal proses ini,” tegasnya.
Ia meyakini, karyawan yang melakukan penganiayaan tidak akan berani bertindak tanpa adanya instruksi dari atasan.
Oleh karena itu, Hanif menuntut agar tidak hanya karyawan, tetapi juga pimpinan perusahaan PT Genesis harus bertanggung jawab.
“Tindak pidana yang dilakukan pada perusahaan tersebut, memang tidak hanya karyawannya, tapi pimpinannya harus bertanggung jawab,” imbuhnya.
Selain menuntut keadilan, Hanif juga menjamin seluruh biaya pengobatan jurnalis yang menjadi korban akan ditanggung oleh pihaknya.
“Biaya pengobatan bebankan kepada kami,” janjinya.
Baca Juga: 5 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka Pengeroyokan Wartawan dan Staf KLHK di Serang
Hanif berharap dukungan dari seluruh jurnalis dan masyarakat luas, untuk terus memberikan informasi tentang perbaikan lingkungan. Ia menekankan, negara tidak boleh kalah oleh tindakan premanisme.
“Siapapun orangnya, kita lawan. Karena tanggung jawab kami kepada rakyat lebih besar,” tutupnya.
“Kami tidak akan pernah takut, tidak akan gentar untuk mengembalikan amanah rakyat, amanah Pak Presiden Prabowo terkait perbaikan lingkungan. Teruslah bekerja, teruslah berbuat lebih baik.” sambungnya.
Sementara, Ketua PWI Serang Raya, Engkos Kosasih, mengapresiasi itikad baik dari Menteri LH yang menyempatkan waktunya untuk mengunjungi para korban.
“Ini merupakan bentuk penghargaan bagi wartawan, khususnya yang menjadi korban pengeroyokan. Apalagi Pak Hanif berkomitmen untuk mengawal kasus tersebut hingga tuntas,” tukasnya. (sidik)
























