SATELITNEWS.COM, KOSAMBI—Kebakaran hebat melanda kawasan pergudangan di Dadap, Kabupaten Tangerang, Senin (25/8). Empat gedung milik PT Pameran Maju Madya (PMB), perusahaan yang memproduksi mainan anak-anak berupa mobil-mobilan dan motor-motoran, hangus dilalap si jago merah.
Syafrullah, Komandan Regu (Danru) Pos Pemadam Kebakaran Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyampaikan bahwa hingga malam hari proses pemadaman masih terus dilakukan. “Kondisi terkini masih dalam pemadaman. Yang terbakar pabrik produksi mainan, mobil-mobilan dan motor-motoran,” ujarnya kepada wartawan Satelit News di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, api membakar sedikitnya empat gedung sekaligus. Untuk meredam kobaran api, pihaknya mengerahkan sembilan unit armada pemadam. Total sebanyak 50 personel dari Kabupaten Tangerang diturunkan, dibantu 20 personel tambahan dari Jakarta.
Namun upaya pemadaman tidak berjalan mulus. Salah satu kendala terbesar adalah ketersediaan sumber air yang sempat terputus.
“Kendalanya sumber air jadi kita sumber airnya terputus,” kata Syafrullah.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Api pertama kali dilaporkan warga sebelum waktu salat Isya. Begitu menerima laporan, tim Damkar segera bergerak menuju lokasi dan berupaya memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan pergudangan tersebut.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian material. Pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik menambahkan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 18.35 wib.
“Penyebabnya dan kerugian masih belum diketahui karena memang masih dalam penanganan, ” katanya.
Salah satu warga Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Rosadi mengatakan, bahwa Pergudangan Dadap sudah sangat sering terjadi kebakaran. Dirinya, berharap agar pihak BPBD Kabupaten Tangerang melakukan pengawasan dan pembinaan kepada pemilik-pemilik gudang, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran dikemudian hari.
“Pergudangan Dadap itu sudah sangat sering, kebakaran terus. Seharusnya, ada pengawasan dan pembinaan untuk pencegahan terjadinya kebakaran, supaya hal serupa tidak terus berulang. Karena, kasihan pegawai di sana. Jangan sampai nunggu korban jiwa dulu baru dilakukan pembinaan dan pencegahan, ” harapnya. (alfian/mg01)