SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga meraih prestasi tertinggi sebagai juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa persiapan yang dilakukan meliputi pemetaan potensi atlet, perbaikan fasilitas olahraga, hingga dukungan penuh terhadap seluruh cabang olahraga (cabor).
“Kita melakukan pemetaan fasilitas olahraga, kebutuhan cabang olahraga, dan dukungan bagi atlet. Memang tidak mudah, menjadi tuan rumah itu bukan hanya soal penyelenggaraan, tapi juga prestasi. Kami ingin Tangsel bukan sekadar jadi tuan rumah yang baik, tetapi juga bisa menorehkan hasil maksimal,” ujarnya usai menghadiri pembukaan pemetaan dan penyuluhan cabang olahraga atlet Porprov 2026 di Swiss Bel-Hotel Serpong, Rabu (27/8).
Meski sempat direncanakan pembangunan venue baru, Pilar mengungkapkan bahwa saat ini Pemkot Tangsel lebih fokus pada optimalisasi fasilitas olahraga yang sudah ada, mengingat kebijakan efisiensi anggaran daerah.
“Yang penting, fasilitas yang ada diperbaiki dulu agar layak digunakan. Ke depan, pembangunan venue bisa dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” sebutnya.
Pilar menegaskan bahwa kunci sukses meraih juara umum terletak pada kesiapan setiap cabor. Untuk itu, Pemkot mendorong semua cabor melakukan pemetaan potensi atlet dan menyusun strategi yang matang.
Baca Juga: Preview Amerika Serikat vs Paraguay, Beban Berat Tuan Rumah
“Jangan berpikir otomatis bahwa tuan rumah pasti juara. Juara itu harus dipersiapkan dengan serius-mulai dari atlet, pelatih, strategi, hingga dukungan fasilitas. Kami mendorong semua cabor untuk melakukan pemetaan potensi. Ada cabor yang sudah terbukti konsisten menyumbang medali, ada juga yang butuh pembinaan lebih lanjut. Semua ini harus kita susun bersama,” paparnya.
Untuk meningkatkan motivasi dan kesejahteraan atlet, Pemkot Tangsel menyiapkan sejumlah program, termasuk beasiswa atlet berprestasi, insentif pelatih, serta pendampingan teknis.
“Kami sedang menyiapkan beberapa program, termasuk beasiswa untuk atlet berprestasi, dukungan untuk pelatih, serta pendampingan. Intinya, atlet tidak boleh berjuang sendiri. Pemerintah harus hadir, dan itu sudah kami diskusikan dengan Pak Wali Kota,” ungkapnya.
Pilar berharap, Porprov Banten 2026 nantinya dapat berjalan lancar baik segi penyelenggaraan maupun prestasi. Menurutnya, masa depan sebuah kota pun dapat ditentukan dari prestasi pada bidang olahraga.
“Kita ingin menjaga wibawa sebagai tuan rumah sekaligus membuktikan bahwa Tangsel punya potensi besar di dunia olahraga. Bagi saya, masa depan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, pendidikan, atau kesehatan, tapi juga oleh prestasi olahraganya. Tangsel harus bisa jadi contoh, meskipun APBD kita tidak sebesar kota lain, semangat kita tidak boleh kalah,” jelasnya.
Kepala Bidang Mobilisasi Sumber Daya KONI Tangsel Baharudin menjelaskan bahwa pemetaan potensi atlet telah dilakukan melalui kegiatan yang melibatkan perwakilan dari 56 cabor.
Baca Juga: Banten Resmi jadi Tuan Rumah PON XXIII 2032
“Hari ini dalam acara pemataan dan penyeluruhan cabor dan atlit menuju porprov 2026. Mungkin pemataannya, pemaparannya seperti gimana langkahnya untuk menjadi juara umum, gimana teknik dan taktik pertandingan, seperti itulah. Mungkin garis besarnya hanya itu,” katanya.
Menurut Baharudin, kekuatan tiap cabang sangat bergantung pada internal pengurus masing-masing. Ia mencontohkan cabor balap motor yang dipimpinnya, yang selama ini konsisten menyumbang medali emas bagi Tangsel.
“Peta kekuatannya itu kita ya sebagai pengurus kembali lagi ke cabor masing-masing karena internal cabor yang akan mengerti teknik dan taktik mereka untuk menjadi juara. Contohnya seperti cabor saya sendiri di balap motor, saya punya teknik sendiri dan cara sendiri untuk gimana caranya dicabor saya balap motor jadi juara umum,” sebutnya. (eko)
