Selasa, 8 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Terkait Penyusutan Lahan Pertanian di Banten, Pengamat Menilai Karena Inkonsistensi Kebijakan Pemerintah

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Kamis, 28 Agu 2025 12:27 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Terkait Penyusutan Lahan Pertanian di Banten, Pengamat Menilai Karena Inkonsistensi Kebijakan Pemerintah
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Terjadinya penyusutan lahan pertanian hingga puluhan ribu hektare di Provinsi Banten, terus mendapat perhatian berbagai kalangan.

Kali ini, giliran pengamat kebijakan publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Doktor Ikhsan Ahmad mengemukakan pendapatnya. Kata dia, faktor utama penyebab penyusutan lahan pertanian akibat inkonsistensi kebijakan dari berbagai tingkatan pemerintahan, terutama Pemprov Banten.

Ikhsan menilai, kelemahan utama penyusutan lahan pertanian ustru pada inkonsistensi kebijakan di lapangan dan kurangnya sinergi antara pembangunan, teknologi, dan regenerasi petani. Oleh karena itu, lanjutnya, Pemprov perlu lebih serius mengintegrasikan aspek sosial-politik dan teknis agar ketahanan pangan bukan sekadar jargon, tapi menjadi realitas di Banten

“Saya melihat beberapa catatan, pertama, Pemprov Banten sejatinya telah memiliki dasar hukum yang kuat, seperti Perda LP2B dan revisi RTRW, tapi intervensi riil di bawah harus diperkuat lewat enforcement dan penyegelan bila perlu,” katanya, Kamis (29/8/2025).

“Dua, kalau pola ruang riil bertabrakan dengan kepentingan pertanian, maka strategi kompensasi dan optimalisasi lahan (dual-use, irigasi, teknologi) bisa menjadi solusi tengah. Serta keriga, fenomena makelar tanah bisa diminimalisir dengan sistem pemantauan digital seperti GIS dan sertifikasi lahan,” sambungnya.

Dia mencontohkan, ketika pembangunan tol Serang–Panimbang mengancam lahan, Dinas Pertanian (Distan) Banten menyampaikan bahwa lahan pertanian terdampak harus diganti dua kali lipat sesuai Perda perluasan lahan berkelanjutan.

Baca Juga: Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

“Kalau kebijakan lahan tak mampu menyesuaikan, maka pendekatan adaptif seperti mekanisme kompensasi dua kali lipat,” tandasnya.

Ikhsan menerangkan, dalam praktik dilapangan, banyak komponen dan komposisi dari beberapa elemen yang menjadi penyebab penyusutan lahan, namun hal utama dari persoalan itu karena tidak konsistennya kebijakan pemerintah.

BeritaTerbaru

BERI PENGHARGAAN -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, beri penghargaan kepada para pejabat Pemkab yang memasuki purna tugas, Senin (7/9/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian

Senin, 7 Sep 2026 20:01 WIB
BAGIKAN MASKER -- DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang, menggelar acara bakti sosial bagi-bagi masker kepada masyarakat yang melintas di Jalan Raya Ahmad Yani, Pandeglang, Senin (7/9/2026). (ISTIMEWA)

Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Senin, 7 Sep 2026 19:54 WIB
TERAPKAN PJJ -- Kondisi SDN 1 Bojongleles, Kecamatan Cibadak, salah satu sekolah yang menerapkan PJJ sesuai surat edaran Pemerintah Kabupaten Lebak dan Banten. PJJ dilakukan, guna mencegah penyakit yang ditimbulkan dampak penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Sekolah Se-Lebak Terapkan PJJ Hingga 9 September

Senin, 7 Sep 2026 19:46 WIB
PANTAU KUALITAS UDARA -- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak, saat memantau kualitas udara, untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman bagi masyarakat, di kantor Dinas setempat, Senin (7/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik GAK Masih Menyebar, DLH Lebak Pantau Kualitas Udara

Senin, 7 Sep 2026 19:41 WIB

Belakangan, kata dia, generasi muda terseret oleh issue penyusutan lahan karena dinilai tidak berminat untuk menjadi petani milenials. Padahal, aspek itu tidak sederhana. Apabila dikaji, muara dari ketidak tertarikannya generasi muda karena tidak ditopang oleh kebijakan dan intervensi anggaran oleh pemerintah itu sendiri.

“Salah satu faktor berkurangnya lahan pertanian memang bukan hanya soal alih fungsi, tapi juga karena generasi muda kurang tertarik terjun ke dunia pertanian. Makanya, pemprov harus  membangun narasi baru tentang pertanian,” ujarnya.

“Dunia pertanian perlu dikomunikasikan sebagai sektor modern yang relevan dengan gaya hidup anak muda—bukan lagi identik dengan kerja berat, kotor, dan penuh ketidakpastian,” timpalnya.

Ikhsan menyarankan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan atau menjadi langkah awal Pemprov Banten, khususnya instansi terkait. Yaitu memaksimalkan penggunaan media sosial, konten kreatif, dan role model ‘petani milenial’.

Baca Juga: Kekeringan Meluas, Ratusan Hektare Sawah di Banten Gagal Panen

“Tujuannya untuk memunculkan citra pertanian yang keren, produktif, dan berkelanjutan. artinya pemerintah dituntut secara kongkrit keberpihakannya kepada petani, jadi harus ada insentif politik dan ekonomi yang konkret,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, Pemprov juga perlu membuka ruang partisipasi politik generasi muda dalam kebijakan pertanian. Misalnya dengan melibatkan komunitas mahasiswa, organisasi pemuda, atau santri di pesantren-pesantren yang punya tradisi agraris.

“Nah pejabat pemprov secara budaya dan perilaku harus pula menunjukkan keseriusannya pada persoalan ini, tidak menjadikannya sebagai citra atau branding politik,” pungkasnya.

Selanjutnya, kata dia, persoalan pelik yang kerap menjadi hantu dari penyusutan lahan yaitu karena banyak makelar atau calo tanah yang dibiarkan bebas berkeliaran. Dalam hal ini, banyak temuan dilapangan dan seolah tidak pernah bisa terselesaikan termasuk oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

“Makelar tanah adalah fenomena akibat lemahnya perlindungan terhadap lahan kritis, muncul mafia tanah dan indikasi mafia tanah dilembaga terkait, iya jadi salah satu factor penyebab yng signifikan makelar tanah adalah adanya bekingan dan tangan tangan kotor APH,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, keserakahan elite politik juga tidak bisa dikesampingkan dari penyusutan lahan pertanian di Banten. Karena diakui atau tidak, kata dia, banyak keterlibatan elite politik dalam pembebasan lahan pertanian di Banten.

“Bahkan ada indikasi elit-elit politik yang terkait dengan dinasti politik juga menjadi makelar tanah atas info-info bocoran terhadap perencanaan suatu pembangunan di atas lahan tertentu dengan memborong nya lebih dulu,” ujarnya lagi.

“Kemudian dijual lagi dengan harga yang lebih mahal, jadi sebenarnya makelar tanah itu yang paling berbahaya dan nyaris tidak tersentuh adalah orang-orang yang memiliki pengaruh politik secara kuat,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, lahan pertanian di Provinsi Banten terus berkurang, karena terjadi alih fungsi lahan. Selama tahun 2024, sedikitnya lahan pertanian disemua wilayah Provinsi Banten yang berkurang sampai 34,6 ribu hektare.

Sedangkan selama tahun 2019 sampai 2023 penyusutan lahan hanya seluas sembulan ribu hektare. Penyusutan lahan tersebut disebabkan oleh beberapa hal, terutama karena industri, perumahan, dan pembangunan jalan tol.

Penyusutan lahan itu bisa berdampak terhadap rencana Pemerintah Pusat yang berangan-angan bisa melakukan swasembada pangan dan menguatkan ketahanan pangan. Ketersediaan pangan akan semakin terancam karena adanya penyusutan atau pengurangan lahan pertanian.

Selain karena hal itu, penyebab berkurangnya lahan pertanian akibat pertumbuhan penduduk dan kurangnya minat generasi muda menggarap lahan pertanian, karena bisa menyebabkan lahan pertanian tidak produktif dan lambat laun beralih fungsi menjadi kawasan permukiman.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengakui adanya penyusutan atau pengurangan lahan pertanian di semua wilayah di Provinsi Banten karena berbagai hal, mulai dari perumahan hingga karena industri.

Secara garis besar, kata dia, hal itulah terjadi karena adanya perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) disemua wilayah di kabupaten/kota di Banten. “Perubahannya ya karena Pola Ruang ditingkat kabupaten/kota,” katanya, Selasa (26/8/2025). (adib)

Tags: Lahan Pertanian MenyusutpengamatProvinsi Banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kantor Bupati Lebak, tampak dari depan. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Pilkada 2029

Senin, 7 Sep 2026 19:37 WIB
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, dr Efrizal. (ISTIMEWA)
Banten Region

Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas

Senin, 7 Sep 2026 17:56 WIB
Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa. (ISTIMEWA)
Banten Region

DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

Senin, 7 Sep 2026 17:43 WIB
MONITOR AKTIVITAS GAK -- Gubernur Banten Andra Soni meninjau aktivitas GAK. Disela kegiatan itu, Andra menginstruksikan kepada jajarannya agar bertindak cepat, salah satunya dibidang kesehatan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan

Senin, 7 Sep 2026 17:37 WIB
MEMBAGIKAN MASKER : Relawan FBN membagikan masker gratis kepada masyarakat di lokasi wisata di Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Relawan FBn Bagikan Masker Dilokasi Wisata Pantai Anyer dan Sekitarnya

Senin, 7 Sep 2026 17:29 WIB
Sekda Banten Deden Apriandhi. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu

Senin, 7 Sep 2026 17:14 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SOSIALISASI -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, menyosialisasikan program Aku Desa Digital. (ISTIMEWA)

Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Aku Desa Digital

Selasa, 1 Sep 2026 17:42 WIB
Kejari Kota Tangerang Tegaskan Siap Dukung Asta Cita

Kejari Kota Tangerang Tegaskan Siap Dukung Asta Cita

Rabu, 2 Sep 2026 14:58 WIB
UNJUK RASA -- Ratusan mahasiswa gabungan, berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Kamis (3/9/2026). Gapura Bambu yang berada di depan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, jadi sasaran pembakaran. (ISTIMEWA)

Ratusan Mahasiswa Kepung DPRD Pandeglang, Gapura Bambu jadi Sasaran Pembakaran

Kamis, 3 Sep 2026 19:49 WIB
Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Rabu, 2 Sep 2026 17:56 WIB
Ilustrasi Erupsi Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)

GAK Level III, Abu Vulkanik Terjang 7 Kecamatan di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:29 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.